Hotel Baru di Taman Ismail Marzuki, Mulai dari Rp 630.000 per Malam
Hotel berkonsep artistik, Paviliun Raden Saleh, Artotel Curated, baru buka di Taman Ismail Marzuki, Cikini, Jakarta Pusat. Tarif menginapnya dijula mulai dari Rp 630.000 per malam.
"Melalui konsep Artotel Curated kami akan menghadirkan pengalaman menginap yang lebih dari sekadar akomodasi," kata Chief Operating Officer Artotel Group Eduard Rudolf Pangkerego saat peresmian Paviliun Raden Saleh, Artotel Curated di Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat, Selasa (23/12/2025).
Lebih lanjut disampaikan, hotel ini dihadirkan sebagai tempat singgah untuk para pelaku perjalanan, baik untuk kebutuhan bisnis, liburan, hingga para pekerja kreatif dan penggiat seni saat berkunjung ke Jakarta.
Hotel ini mengangkat tema "Cultural Symphony, Artistic Hospitality" yang dirancang oleh Arsitek Andra Matin.
Konsepnya menyatukan atmosfer seni dan budaya, dengan konsep desain bangunan yang modern dan minimalis.
"Kami akan menjalankan strategi bisnis Paviliun Raden Saleh secara selaras dan seimbang dengan memperhatikan berbagai kebutuhan pemangku kepentingan hotel," kata Eduard.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung saat acara peresmian Paviliun Raden Saleh, di Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat, Selasa (23/12/2025). Kebutuhan yang dimaksud, lanjut Eduard, mulai dari tamu hotel yang menginginkan kenyamanan hotel berstandar internasional, hingga masyarakat seniman yang menjadikan hotel ini sebagai akomodasi untuk mendukung proses kreatif.
Dalam kesempatan yang sama, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan Taman Ismail Marzuki merupakan kawasan yang punya sejarah panjang.
Ia berharap, kawasan ini bisa dibuka lebih luas dan menjadi ruang kreatif terbuka untuk masyarakat.
"Secara khusus mengenai Paviliun Raden Saleh ini, dengan jumlah kamar yang mencukupi, lokasi yang strategis, manajemen yang aman, transparan, apalagi nanti kalau tempat ini sudah menjadi single management pengelolaannya, saya yakin akan menjadi sangat berbeda."
Pernyataan tersebut disampaikan oleh Pramono saat peresmian Paviliun Raden Saleh, Artotel Curated di Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat, Selasa (23/12/2025).
Kamar tipe Bunk Bed di Paviliun Raden Saleh Artotel Curated, Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat, Selasa (23/12/2025).Ia berharap hadirnya hotel di dalam kawasan ruang terbuka kreatif ini bisa menjadi warna baru bagi perkembangan perhotelan maupun dunia seni.
Pramono juga ingin panggung-panggung hingga ruang pentas bagi seniman di kawasan Taman Ismail Marzuki dibuka lebih luas.
"Saya meyakini bahwa Jakarta dalam hal berbudaya, berkesenian, itu akan makin kuat," kata Pramono.
Sebab, sambungnya, salah satu indikasi kota global dilihat dari bagaimana masyarakatnya berbudaya dan berperilaku terhadap kebudayaannya.
"Kalau itu bisa dilakukan, saya yakin ini akan membawa kebaikan dan manfaat bagi kita semua," kata Pramono.
Terpisah, Direktur Utama PT Jakarta Propertindo Iwan Takwin mengatakan, kerjasama pengelolaan hotel ini merupakan bentuk komitmen menjadikan ekosistem Taman Ismail Marzuki terstandarisasi dan beroperasi secara profesional.
"Fasilitas dengan mutu pelayanan berstandar internasional hadir untuk menunjang kegiatan di kawasan TIM dan memperkuat citra TIM sebagai pusat kebudayaan dan kesenian internasional," kata Iwan dalam siaran resmi, dikutip Rabu (24/12/2025).
Fasilitas di Paviliun Raden Saleh
Kamar di Paviliun Raden Saleh Artotel Curated, Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat, Selasa (23/12/2025).
Paviliun Raden Saleh terdiri dari 139 kamar dengan empat tipe, yaitu tipe Bunk Bed, Twin Bed, King Bed, dan Suites.
Setiap kamar dilengkapi dengan tempat tidur, meja dengan lampu tidur, televisi, wardrobe, rak barang bawaan, serta meja dan kursi.
Lalu, dilengkapi kamar mandi dengan shower, wastafel, handuk, dan aminities. Selain itu, juga ada fasilitas kolam renang, ruang rapat, dan restoran.
Paviliun Raden Saleh berada di Gedung Ali Sadikin, kawasan Taman Ismail Marzuki, Jalan Cikini Raya Nomor 8, Cikini, Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat.
Tag: #hotel #baru #taman #ismail #marzuki #mulai #dari #630000 #malam