



Penggeledahan Berjalan Alot, Kejagung Berhasil Amankan 2 Mobil dan Laptop dari Kediaman Sandra Dewi
Nama Sandra dewi dan Suaminya, Harvey Moeis kini tengah ramai diperbincangkan publik.
Hal itu terjadi setelah Harvey Moeis terjerat kasus dugaan korupsi tata niaga komoditas timah wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Timah.
Kini Harvey Moeis telah di tahan buntut dari kasus tersebut.
Dikutip dari YouTube Intens Investigasi, Rabu (3/2/2024) Kapuspenkum Kejaksaan Agung, Ketut membenarkan telah menggeledah kediaman Sandra Dewi dan Harvey Moeis.
Menurut pengakuan Ketut, penggeledahan rumah Sandra Dewi tersebut berjalan cukup alot.
"Penggeledahan, memang agak alot sedikit," kata Ketut.
Kendati demikian, pihak Kejaksaan Agung berhasil mengamankan sejumlah barang bukti berupa 2 unit kendaraan dan laptop milik Harvey Moeis.
"Tapi berhasil kita mengamankan 2 berupa Rolls Royce dawn Mini Cooper, dan beberapa barang elektronik lainnya, seperti CCTV, laptop sebagai barang bukti elektronik dan dokumen-dokumen penting terkait dengan penanganan perkara ini, dan barang-barang berharga yang masih diverifikasi penyidik," lanjutnya.
Ketut mengatakan pihaknya akan melakukan penggeledahan di beberapa aset milik aktris 40 tahun itu.
Dalam kesempatan itu terungkap, Sandra Dewi dan Harvey Moeis tak hanya memiliki hunian-hunian mewah di Tanah Air.
Keduanya juga diketahui memiliki hunian yang berada di luar negeri.
"(Penggeledahan ini dilakukan) di Pakubuwono, dan kita akan terus melakukan penggeledahan di tempat lain, tentunya di kediaman yang bersangkutan, termasuk di dalam dan di luar negeri," bebernya.
Kasus dugaan korupsi yang menyeret nama suami Sandra Dewi itu pun mendapat perhatian dari rekan sesama publik figur.
Salah satu komentar juga disampaikan oleh aktris sekaligus politisi, Rieke Diah Pitaloka.
Rieke yang kini aktif di dunia politik mengaku tak menemukan kejanggalan dari PT Timah.
Hal itu dingkap bintang sinetron Bajaj Bajuri itu lantaran ia kerap menghadiri rapat bersama perusahaan tersebut.
"Jadi PT Timah itu mitra Komisi VI, karena berada di dalam BUMN, semua BUMN bermitra dengan Komisi VI, rapatnya itu semua kalau datang kayak baik-baik saja, prestasi dan sebagainya," ujar Rieke.

Menurut Rieke, mencuatnya kasus dugaan korupsi itu dapat dijadikan langkah awal untuk membenahi PT tersebut.
"Munculnya kasus tersebut bisa menjadi langkah awal untuk membenahi kembali PT Timah, melakukan evaluasi besar-besaran, dan harus ada audit dengan tujuan tertentu dari BPK ya agar bisa terungkap sedalam-dalamnya apa yang terjadi," tambahnya.
Ia meminta hal demikian sebab kerugian yang ditanggung negara akibat kasus itu cukup besar.
"Karena kerugiannya fantastis sekali, dan kemungkinan malah bisa lebih," tutupnya.
(Tribunnews.com/Gabriella)
Tag: #penggeledahan #berjalan #alot #kejagung #berhasil #amankan #mobil #laptop #dari #kediaman #sandra #dewi