Cara Blur Rumah di Google Maps Demi Privasi
- Keberadaan Google Maps dengan fitur Street View memang sangat membantu masyarakat dalam menemukan lokasi, mengenali lingkungan sekitar, hingga merencanakan perjalanan.
Namun di sisi lain, tampilan visual rumah atau bangunan secara jelas di Street View juga menimbulkan kekhawatiran tersendiri terkait privasi bagi sebagian orang.
Tak sedikit pemilik rumah yang merasa kurang nyaman karena fasad rumah, pagar, hingga kendaraan di halaman dapat terlihat publik.
Kabar baiknya, Google menyediakan opsi bagi pengguna untuk meminta pemburaman (blur) objek tertentu, termasuk rumah tinggal, demi menjaga privasi.
Lalu, bagaimana cara memburamkan rumah di Google Maps? Berikut langkah-langkahnya.
Blur rumah di Google Maps
Untuk memburamkan tampilan rumah di Google Street View pada Google Maps, pengguna perlu mengajukan permintaan langsung kepada Google.
Baca juga: Apa Itu Townhouse dan Bedanya dengan Perumahan Cluster?
Prosesnya relatif mudah dan bisa dilakukan secara mandiri melalui perangkat komputer maupun ponsel. Berikut tahapannya sebagaimana dilansir dari laman Bantuan Google:
- Temukan rumah Anda di Google Maps: Buka Google Maps melalui browser atau aplikasi, lalu cari alamat rumah yang ingin diburamkan.
- Masuk ke tampilan Street View: Klik gambar Street View hingga muncul tampilan visual rumah atau area yang ingin Anda lindungi privasinya.
- Pilih menu "Laporkan masalah": Pada tampilan Street View, gulir ke bagian kanan bawah layar, lalu klik opsi "Laporkan masalah".
- Isi formulir permintaan pemburaman: Anda akan diarahkan ke formulir pelaporan. Tentukan area yang ingin diburamkan, misalnya rumah, wajah seseorang, atau kendaraan. Sertakan alasan permintaan dengan jelas.
- Kirim permintaan ke Google: Setelah formulir terisi lengkap, kirim laporan tersebut. Google akan meninjau permintaan Anda sebelum mengambil tindakan.
Perlu dicatat, pemburaman yang telah disetujui bersifat permanen. Artinya, objek yang diburamkan tidak bisa dikembalikan ke tampilan semula.
Selain itu, Google tidak langsung memproses permintaan secara instan karena harus melalui tahap peninjauan.
Google juga menegaskan bahwa fitur ini disediakan sebagai upaya melindungi privasi pengguna, terutama untuk objek sensitif yang memang tidak seharusnya terekspos ke publik.
Dengan memanfaatkan fitur ini, pemilik rumah dapat merasa lebih aman dan nyaman tanpa harus sepenuhnya menghindari teknologi peta digital yang kini menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari.
Baca juga: Ini Perbedaan Kondominium dengan Apartemen