Saingi GPT-5.1, ByteDance Luncurkan Doubao 2.0 yang Lebih Murah
Kantor ByteDance di Singapura.(KOMPAS.com/Reza Wahyudi.)
07:09
16 Februari 2026

Saingi GPT-5.1, ByteDance Luncurkan Doubao 2.0 yang Lebih Murah

- Perusahaan teknologi ByteDance merilis model kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) Doubao 2.0 pada Sabtu (14/2/2026). Ini merupakan model AI yang ditingkatkan dari Doubao versi sebelumnya.

Doubao 2.0 diposisikan sebagai "agent era", yaitu model AI yang diharapkan mampu menjalankan tugas-tugas kompleks di dunia nyata, bukan hanya menjawab pertanyaan.

Doubao 2.0 hadir dalam dua versi yaitu versi "reguler" dan versi Pro yang mencakup kemampuan penalaran kompleks serta mengeksekusi tugas multi-step.

Versi Pro-nya diklaim mampu menyaingi kemampuan GPT-5.1 milik OpenAI serta Gemini 3 Pro dari Google.

Baca juga: ByteDance Rilis Seedream 4.0, Model AI yang Hasilkan Gambar 2K Cuma 1,8 Detik

Lebih murah

Perbedaannya adalah bahwa Doubao 2.0 Pro didesain lebih murah dibanding dua model AI asal Amerika Serikat tersebut.

"Keunggulan biaya ini semakin penting lagi karena tugas-tugas kompleks di dunia nyata melibatkan inferensi skala lebih besar dan generasi multi-tahap (pemrosesan AI dalam beberapa langkah) yang akan menghabiskan sejumlah besar token," kata ByteDance.

Doubao 2.0 mencerminkan ambisi ByteDance untuk menawarkan layanan yang lebih dari sekadar chatbot, menuju agen otonom yang mampu mengeksekusi tugas end-to-end.

Tim pengembang model AI ini menyatakan bahwa Doubao versi sebelumnya memang mampu memecahkan masalah ala kompetisi akademis. Akan tetapi, agak sulit mengatasi tugas seperti membuat program sederhana karena kurang mampu membangun alur kerja yang efisien secara independen.

Nah, Doubao 2.0 bertujuan mengatasi kekurangan tersebut dengan memperluas cakupan pengetahuan domain dan memperkuat kemampuan mengikuti instruksi, sehingga memungkinkan konsistensi dan kontrol yang lebih besar.

Baca juga: Induk TikTok Mau Borong Chip AI Canggih Nvidia Senilai Rp 238 Triliun

Multimodal meningkat

Pemahaman multimodal pada model AI ini juga ditingkatkan signifikan. Upaya ini ditempuh demi menjawab kebutuhan pengguna ketika memproses materi yang tidak terstruktur, seperti dokumen campuran dan grafik.

Selain itu, model ini juga dibekali peningkatan kemampuan penalaran visual, kesadaran spasial, serta pemahaman konteks panjang.

Peningkatan lainnya yaitu bahwa Doubao 2.0 memperbaiki persepsi deret waktu dan gerakan, sehingga memungkinkan analisis video secara real-time.

Fitur ini membuka peluang penggunaan untuk berbagai skenario, seperti pelatihan kebugaran, rekomendasi fashion, hingga dukungan perawatan.

Model AI Doubao 2.0 sudah tersedia di aplikasi Doubao dan Doubao versi web, khususnya melalui “Expert Mode”, dihimpun KompasTekno dari Caixin Global.

Tag:  #saingi #bytedance #luncurkan #doubao #yang #lebih #murah

KOMENTAR