Selamat Ulang Tahun ke-100 Televisi, Dirakit dari Benda Sederhana, Sekarang Smart Semua
Ilustrasi perangkat televisi mekanis pertama dengan boneka ventroloquis yang diperkenalkan ke publik oleh John Logie Baird pada 26 januari 1926 silam.(Wikipedia)
15:27
27 Januari 2026

Selamat Ulang Tahun ke-100 Televisi, Dirakit dari Benda Sederhana, Sekarang Smart Semua

Ringkasan berita

  • Televisi genap berusia 100 tahun pada 26 Januari 2026, menandai satu abad sejak penemu asal Skotlandia, John Logie Baird, mendemonstrasikan sistem televisi elektro-mekanis pertama kepada publik di Soho, London. Peristiwa ini disaksikan puluhan ilmuwan dan dikenal sebagai demonstrasi televisi publik pertama di dunia.
  • Kelahiran televisi melalui proses panjang dan penuh eksperimen, mulai dari penggunaan cakram Nipkow, boneka “Stooky Bill” sebagai objek uji coba, hingga keberhasilan menampilkan wajah manusia secara jelas.
  • Temuan Baird menjadi fondasi perkembangan televisi modern, yang kini berevolusi dari sistem mekanis ke teknologi elektronik, digital, smart TV, dan streaming.

– Televisi (TV), perangkat elektronik yang sudah begitu lekat dengan kehidupan sehari-hari, genap berusia 100 tahun pada Senin (26/1/2026).

Gagasan tentang televisi sebenarnya sudah muncul sejak akhir abad ke-19 lewat berbagai eksperimen teoretis dan mekanis. Namun, teknologi ini baru benar-benar diperkenalkan kepada publik pada 26 Januari 1926.

Pada saat itu, penemu asal Skotlandia, John Logie Baird, mendemonstrasikan sistem televisi elektro-mekanis ciptaannya di hadapan para jurnalis dan ilmuwan. Lokasinya berada di kawasan Soho, London.

Demonstrasi tersebut digelar di sebuah loteng sempit di 22 Frith Street, tepat di atas kafe yang kini dikenal sebagai Bar Italia.

Sekitar 40 ilmuwan terkemuka dari Royal Institution hadir dan menyaksikan langsung transmisi gambar wajah manusia secara nyata. Peristiwa ini kemudian dikenal luas sebagai demonstrasi televisi publik pertama di dunia.

Meski begitu, momen bersejarah tersebut bukanlah hasil dari proses yang singkat. Perjalanan menuju kelahiran televisi memakan waktu bertahun-tahun dan penuh eksperimen.

Dari cakram Nipkow hingga "Stooky Bill"

Sejak 1923, Baird telah membayangkan sebuah sistem televisi yang utuh dengan memanfaatkan cakram Nipkow. Cakram ini merupakan paten lama yang hampir belum pernah digunakan untuk menyiarkan gambar bergerak.

Ia merakit purwarupa televisi pertama di Hastings, Inggris, saat sedang memulihkan diri dari penyakit serius. Perangkat tersebut dirakit dari berbagai benda sederhana, mulai dari kotak topi, peti teh, hingga jarum rajut dan lensa lampu sepeda.

Gambar pertama dari televisi buatan John Logie Bard yang menampilkan wajah orang.Wikipedia Gambar pertama dari televisi buatan John Logie Bard yang menampilkan wajah orang.

Pada akhir 1924, Baird kembali ke London untuk melanjutkan eksperimennya. Setahun kemudian, tepatnya pada 25 Maret 1925, ia menggelar demonstrasi publik pertama berupa siluet gambar bergerak di toko Selfridges, London.

Saat itu teknologi yang dibuat belum bisa menangkap wajah manusia dengan sempurna. Untuk mengakalinya, Baird menayangkan potongan gambar dan kepala boneka ventriloquis.

Wajah boneka yang kemudian diberi nama “Stooky Bill” itu dicat secara khusus agar memiliki kontras tinggi.

Upaya tersebut membuahkan hasil. Pada 2 Oktober 1925, wajah Stooky Bill akhirnya berhasil ditampilkan di layar dengan tingkat kejernihan yang belum pernah dicapai sebelumnya.

Cara kerja televisi pertama

Dalam demonstrasi pada 26 Januari 1926, Baird menggunakan sistem berbasis cakram Nipkow, baik untuk memindai gambar maupun menampilkannya kembali di layar.

Secara sederhana, objek atau subjek ditempatkan di depan sebuah cakram berputar yang dilengkapi lensa-lensa kecil. Saat cakram berputar, lensa tersebut menyapu gambar dan mengarahkannya ke sebuah sel foto yang bersifat statis.

Cahaya yang dipantulkan oleh subjek kemudian ditangkap oleh sel thalofide (thallium sulfide).

Sel foto ini dikembangkan oleh ilmuwan Amerika Serikat, Theodore Case, dan berfungsi mengubah cahaya menjadi sinyal listrik. Sinyal tersebut lalu dikirim melalui gelombang radio ke perangkat penerima.

Di sisi penerima, sinyal video tadi mengatur tingkat terang lampu neon yang ditempatkan di balik cakram Nipkow kedua. Cakram ini diputar secara sinkron dengan cakram pemindai, sehingga setiap lensa menghasilkan satu garis pemindaian gambar.

Pada tahap awal, sistem televisi Baird hanya menggunakan 16 lensa. Namun, dengan menambahkan dan mengombinasikan cakram lain, jumlah garis pemindaian meningkat menjadi 32 garis, cukup untuk menampilkan dan mengenali wajah manusia.

Kecepatan gambar pada awalnya hanya sekitar lima bingkai per detik. Seiring pengembangan, angka tersebut berhasil ditingkatkan menjadi sekitar 12,5 bingkai per detik dengan 30 garis pemindaian, sehingga tampilan gambar terlihat lebih halus.

Menjadi awal kecanggihan tv masa kini

Pada Juni 1926, foto televisi paling awal berhasil direkam, menampilkan wajah Oliver Hutchinson yang diproyeksikan menggunakan kamera televisi Baird.

Perkembangan berikutnya berlangsung cepat. Pada 1927, Baird berhasil mentransmisikan sinyal televisi sejauh 705 kilometer melalui sambungan telepon dari London ke Glasgow.

Setahun kemudian, perusahaannya menyiarkan sinyal televisi transatlantik pertama dari London ke New York, sekaligus melakukan siaran dari darat ke kapal.

Pada 1929, Baird terlibat dalam layanan televisi mekanis eksperimental pertama di Jerman. Di tahun yang sama, bersama Bernard Natan dari Pathé, ia mendirikan perusahaan televisi pertama di Prancis, Télévision-Baird-Natan.

Pada 1931, Baird melakukan siaran luar ruang (outside broadcast) pertama kalinya dengan menyiarkan ajang pacuan kuda Derby menggunakan sistem televisi mekanis.

Kini, televisi alias TV telah berkembang pesat dan tidak lagi mengandalkan sistem mekanis, melainkan teknologi elektronik dan digital yang jauh lebih canggih.

Meski demikian, kontribusi Baird tetap dikenang sebagai fondasi penting dalam sejarah penyiaran televisi.

Untuk memperingati satu abad televisi, gedung di 22 Frith Street—tempat demonstrasi televisi mekanis pertama dilakukan—kini dipasangi tiga plakat penghargaan.

Plakat tersebut menandai lokasi kelahiran televisi yang kemudian berkembang menjadi medium global, dari siaran analog, kehadiran smart TV, hingga era streaming digital saat ini, sebagaimana dirangkum KompasTekno dari Slashdot.

Tag:  #selamat #ulang #tahun #televisi #dirakit #dari #benda #sederhana #sekarang #smart #semua

KOMENTAR