Dua Pendorong Maarten Paes ke Ajax Amsterdam dan 2 Kiper Bakal Tersingkir
-
Maarten Paes resmi pindah dari FC Dallas ke Ajax Amsterdam dengan nilai Rp20 miliar.
-
Kontrak jangka panjang hingga 2029 diberikan Ajax untuk menjamin masa depan posisi penjaga gawang.
-
Jordi Cruyff dan Denny Landzaat menjadi sosok kunci yang merekomendasikan kemampuan Maarten Paes.
Maarten Paes secara mengejutkan dikabarkan meninggalkan kariernya di Major League Soccer bersama FC Dallas demi bergabung dengan Ajax Amsterdam.
Kabar ini tergolong sangat cepat karena nyaris tidak ada desas-desus yang beredar di bursa transfer sebelumnya.
Raksasa Eredivisie tersebut dikabarkan telah mengetuk palu kesepakatan dengan pihak manajemen klub asal Amerika Serikat tersebut.
Nilai tebusan yang disiapkan Ajax untuk membawa pulang Paes mencapai angka lebih dari 1 juta euro.
Jika dikonversikan ke dalam rupiah nilai transfer tersebut setara dengan lebih dari Rp 20 miliar.
Langkah berani ini menunjukkan betapa seriusnya klub berjuluk de Godenzonen itu dalam memperkuat barisan pertahanan mereka.
Selain biaya transfer yang besar Ajax juga sudah menyodorkan durasi kontrak yang cukup panjang bagi Paes.
Kiper berusia 27 tahun tersebut diproyeksikan akan mengenakan seragam kebesaran Ajax hingga musim panas 2029 mendatang.
Hal ini menandakan komitmen jangka panjang klub untuk membangun stabilitas di posisi penjaga gawang utama.
Kepulangan Paes ke tanah kelahirannya ini menjadi sorotan tajam berbagai media olahraga terkemuka di Belanda.
Ia dipastikan tidak akan melenggang santai karena harus memperebutkan posisi inti dengan kiper-kiper berkualitas lainnya.
Paes akan bersaing ketat melawan Viteszlav Jaros yang sedang naik daun serta penjaga gawang senior Remko Pasveer.
Menariknya proses perpindahan ini berjalan sangat mulus berkat bantuan dua sosok yang mengenal baik karakter sang kiper.
Jordi Cruyff dan Denny Landzaat menjadi aktor di balik layar yang memberikan lampu hijau bagi transfer ini.
Saat ini Jordi Cruyff memegang peranan vital sebagai Direktur Teknik di klub kebanggaan warga Amsterdam tersebut.
Di sisi lain Jordi juga masih memiliki keterikatan sebagai penasihat teknis untuk skuat Garuda meski masa depannya belum diputuskan.
Sementara itu Denny Landzaat kini memegang jabatan strategis sebagai asisten pelatih untuk nakhoda sementara Ajax Fred Grim.
Landzaat sendiri bukan orang asing bagi publik sepak bola Indonesia karena pernah menjadi asisten Patrick Kluivert di timnas.
Kesamaan latar belakang kerja di level internasional membuat kedua tokoh ini sangat meyakini kapasitas teknis Maarten Paes.
"Di tim nasional Indonesia, Paes telah bekerja langsung dengan Jordi Cruijff yang kini menjabat sebagai direktur teknik Ajax, serta Denny Landzaat yang menjadi asisten pelatih kepala Fred Grim," ujar media Belanda, De Teleegraf.
Kedua sosok ahli taktik tersebut memberikan testimoni positif mengenai etos kerja dan kemampuan refleks yang dimiliki Paes.
"Keduanya memberikan penilaian positif terhadap kedatangan Paes ke Ajax," imbuhnya.
Manajemen Ajax menilai perekrutan ini merupakan sebuah langkah darurat yang bersifat strategis untuk masa depan klub.
Hal ini dikarenakan status Viteszlav Jaros di Johan Cruyff Arena hanya sebagai pemain pinjaman dari Liverpool.
Kondisi lain yang memaksa Ajax mencari kiper baru adalah faktor usia penjaga gawang utama mereka saat ini.
Remko Pasveer kini telah menyentuh usia 42 tahun yang secara fisik tentu sudah berada di pengujung karier.
Dengan mendatangkan Paes Ajax memiliki jaminan keamanan di bawah mistar untuk empat hingga lima tahun ke depan.
Pengalaman Paes di MLS dianggap cukup matang untuk memberikan tekanan kompetisi yang sehat di ruang ganti pemain.
Publik Indonesia kini menanti aksi gemilang kiper mereka dalam mengawal gawang salah satu klub tersukses di Eropa.
Tag: #pendorong #maarten #paes #ajax #amsterdam #kiper #bakal #tersingkir