19 Kampung Nelayan Merah Putih Mulai Beroperasi, Sebagian Diklaim Sudah Ekspor
Staf Ahli Menteri Kelautan dan Perikanan Bidang Ekologi dan Sumber Daya Laut, Hendra Yusran Siry (dua dari kiri) dalam konferensi pers di kantor Kementerian Kelautan dan Perikanan, Jakarta, Rabu (28/1/2026).(KOMPAS.com/Syakirun Ni'am)
13:48
28 Januari 2026

19 Kampung Nelayan Merah Putih Mulai Beroperasi, Sebagian Diklaim Sudah Ekspor

Kementerian Kelautan dan Perikanan menyebut 19 Kampung Nelayan Merah Putih sudah rampung dibangun dan telah beroperasi.

Staf Khusus Menteri Kelautan dan Perikanan Bidang Humas dan Komunikasi Media Doni Ismanto menjelaskan, 19 kampung nelayan tersebut tersebar di sejumlah daerah.

“19 saja sudah operasi. Kan sudah ada yang ekspor,” kata Doni saat ditemui di Kantor KKP, Jakarta, Rabu (28/1/2026).

Baca juga: Prabowo Targetkan Bangun 1.100 Kampung Nelayan Tahun Ini: Anak-anak Harus Makan Banyak Protein

Sebanyak 19 kampung itu berada di Bumiharjo, Jepara; Pujiharjo, Malang; Lebetawi, Maluku; Gebang Mekar, Cirebon; Karangduwur, Kebumen; serta Poncosari, Bantul.

Kesembilan belas kampung tersebut merupakan bagian dari proyek tahap pertama yang dikerjakan di 65 titik.

Pembangunan 46 Kampung Nelayan Merah Putih lain telah mencapai sekitar 80 persen.

Doni menyebut, seluruh kampung itu ditargetkan mulai beroperasi pada akhir Januari.

“Sudah 80 an persen itu tinggal cuman paling bersih-bersih jalan,” ujar Doni.

Setiap Kampung Nelayan Merah Putih memiliki komoditas unggulan berbeda. Penentuan komoditas menyesuaikan potensi hasil tangkapan nelayan setempat.

Pemerintah membangun ekosistem bisnis nelayan secara terintegrasi. Skema mencakup proses penangkapan, penyimpanan di cold storage, hingga penjualan.

Baca juga: Prabowo Dorong Percepatan Pembangunan Kampung Nelayan dalam Retret Kabinet

Model tersebut telah berjalan di Kampung Samber dan Kampung Binyeri di Pulau Biak, Papua.

“Kalau di Biak itu dia sudah ke Semarang terus dia ekspor, sudah jalan. Kan pilot project-nya di Biak,” jelas Doni.

Kampung Nelayan Merah Putih menjadi salah satu program unggulan Presiden Prabowo Subianto. Program ini diarahkan untuk memperkuat ekosistem pangan sektor kelautan.

Presiden menargetkan pembangunan 1.100 Kampung Nelayan Merah Putih rampung pada 2026.

“Tahun 2026 ini, kita targetkan 1.100 desa nelayan (Kampung Nelayan Merah Putih). Tahun-tahun depan mungkin lebih banyak lagi,” kata Prabowo saat menghadiri panen raya dan pengumuman swasembada beras di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Rabu (7/1/2026).

Prabowo berharap desa nelayan mampu mendorong produksi dan budidaya ikan skala besar.

Kebutuhan protein anak-anak Indonesia menjadi perhatian utama.

“Rakyat kita anak-anak kita harus makan protein yang banyak. Dia harus tumbuh kuat, tumbuh pintar, dan tumbuh menjadi masa depan Indonesia yang hebat,” ujar Prabowo.

Tag:  #kampung #nelayan #merah #putih #mulai #beroperasi #sebagian #diklaim #sudah #ekspor

KOMENTAR