Pintu Mobil Mulai Berat? Ini 5 Penyebab Engsel Berkarat yang Sering Kamu Abaikan
Pintu mobil rusak. (ilustrasi) (Istimewa)
14:28
2 Januari 2026

Pintu Mobil Mulai Berat? Ini 5 Penyebab Engsel Berkarat yang Sering Kamu Abaikan

 

- Pintu mobil yang awalnya ringan saat dibuka bisa berubah menjadi berat, berdecit, bahkan terasa macet tanpa kamu sadari penyebab pastinya. Banyak pemilik mobil mengira masalah ini sepele, padahal sering kali sumbernya adalah karat pada engsel pintu yang dibiarkan berkembang pelan-pelan.

Karat pada engsel tidak muncul dalam semalam. Prosesnya berlangsung bertahap akibat reaksi logam dengan udara lembap, kotoran, hingga kurangnya perawatan. Sama seperti komponen kecil pada motor, engsel pintu mobil bekerja setiap hari dan sangat bergantung pada kondisi lingkungan serta kebiasaan pemiliknya.

Berikut 5 faktor utama yang membuat engsel pintu mobil mudah berkarat seperti dirangkum dari laman Suzuki Indonesia!

1. Kelembapan yang Terus-Menerus Menempel

Air dan uap lembap adalah musuh terbesar logam. Ketika engsel pintu sering terkena air hujan, embun pagi, atau cipratan genangan, proses oksidasi akan berlangsung lebih cepat. Jika setelah itu engsel tidak sempat kering sempurna, sisa kelembapan bisa terperangkap di celah sempit dan memicu munculnya karat.

Mobil yang sering kamu parkir di luar ruangan, apalagi tanpa atap pelindung, memiliki risiko lebih tinggi. Kondisi ini mirip seperti komponen motor yang terus terpapar air hujan. Awalnya masih normal, tetapi lama-kelamaan permukaan logam mulai kasar dan pergerakan engsel jadi tidak lagi mulus.

2. Debu dan Kotoran yang Menumpuk Diam-Diam

Debu jalanan dan kotoran halus sangat mudah masuk ke sela-sela engsel pintu. Jika dibiarkan, kotoran ini akan mengering dan meningkatkan gesekan saat pintu dibuka atau ditutup. Gesekan berlebih inilah yang secara perlahan merusak lapisan pelindung logam.

Dalam beberapa kasus, debu bercampur dengan sisa pelumas lama hingga membentuk kerak keras. Akibatnya, engsel terasa berat dan tidak fleksibel, seperti suspensi motor yang sudah aus. Jika kondisi ini terus dibiarkan, karat akan menyebar lebih cepat dan merusak struktur engsel secara permanen.

3. Salah Pilih Pelumas, Bukannya Lancar Malah Bermasalah

Melumasi engsel memang penting, tetapi menggunakan pelumas yang tidak tepat justru bisa menjadi bumerang. Pelumas rumah tangga atau oli serbaguna sering meninggalkan residu lengket yang mudah menarik debu dan kotoran.

Residu tersebut bukan hanya menghambat pergerakan engsel, tetapi juga menahan kelembapan di permukaan logam. Kondisi ini sangat ideal bagi karat untuk berkembang. Situasinya mirip seperti kamu salah memilih pelumas rantai motor, bukannya bersih dan awet, rantai justru cepat kotor dan aus.


4. Perubahan Suhu Ekstrem yang Berulang

Perubahan suhu drastis juga berpengaruh besar terhadap ketahanan engsel pintu. Saat mobil terpapar panas terik di siang hari lalu digunakan pada malam yang dingin, logam akan mengalami pemuaian dan penyusutan berulang.

Proses ini bisa menimbulkan retakan mikro pada lapisan anti karat. Retakan kecil tersebut mungkin tidak terlihat, tetapi cukup untuk menjadi celah masuk oksigen dan kelembapan. Dalam jangka panjang, kondisi ini mempercepat terjadinya korosi, sama seperti thermal stress pada komponen mesin motor.


5. Minim Perawatan Berkala

Tanpa disadari, banyak kasus karat pada engsel pintu terjadi karena kurangnya perawatan rutin. Engsel memang kecil, tetapi frekuensi kerjanya sangat tinggi karena setiap hari kamu membuka dan menutup pintu.

Jika kamu jarang membersihkan dan memeriksa kondisinya, tanda-tanda awal karat sering terlewatkan. Akibatnya, masalah baru terasa saat engsel sudah berderit, kaku, bahkan sulit digerakkan. Padahal, dengan perawatan sederhana dan rutin, potensi kerusakan ini sebenarnya bisa dicegah sejak dini.

 

Editor: Kuswandi

Tag:  #pintu #mobil #mulai #berat #penyebab #engsel #berkarat #yang #sering #kamu #abaikan

KOMENTAR