Server Game Rainbow Six Siege Diretas, R6 Credits Dibagikan Gratis
Ilustrasi game Rainbow Six Siege.(Dexerto)
13:06
29 Desember 2025

Server Game Rainbow Six Siege Diretas, R6 Credits Dibagikan Gratis

Rangkuman berita:

  • Server Rainbow Six Siege diretas pada 27 Desember 2025, hacker membagikan R6 Credits dan item langka gratis serta melakukan ban acak ke pemain.
  • Ubisoft mematikan server dan melakukan rollback untuk mengembalikan kondisi akun sebelum peretasan.
  • Layanan dipulihkan bertahap, sebagian pemain sudah bisa masuk, sementara pengujian masih berlangsung.

Server dari game tembak-menembak (shooter) populer milik Ubisoft, Rainbow Six Siege diretas pada Sabtu (27/12/2025) siang waktu UTC.

Kabarnya, peretas (hacker) menyusup ke sistem inti game dan memodifikasi serta mengambil alih sejumlah fungsi penting.

Salah satunya adalah memberikan "hadiah" kurs premium alias uang dalam game, yaitu R6 Credits kepda banyak pemain secara cuma-cuma.

Selain itu, sejumlah pemain juga mendapatkan beragam barang di dalam game (in-game item) secara gratis, mulai dari "Renown", "Alpha Packs", hingga beberapa skin senjata langka yang sebelumnya tidak dimiliki.

Di luar pemberian item secara tiba-tiba, hacker juga melakukan pemblokiran (ban) terhadap beberapa pemain secara acak, serta mngubah sistem notifikasi dalam game dengan beragam kalimat lelucon.

Nah, karena banyak hal yang diluar kendali dan tak ingin kekacauan berlanjut, Ubisoft terpaksa mematikan server game pada hari yang sama ketika game tersebut diretas.

Berdasarkan status server dan layanan game Rainbow Six Siege per Senin (29/12/2025) pagi, server game tersebut terpantau masih tumbang (doiwn) di semua platform, mulai dari PC, PS4, PS5, Xbox One, dan Xbox Series X/S. 

Ilustrasi kantor Ubisoft.Gizmodo Ilustrasi kantor Ubisoft.

Sekadar informasi, Rainbow Six Siege hanya bisa dimainkan dalam mode online. Oleh karena itu, pemain otomatis tak bisa masuk (login) dan memainkan game ini untuk sementara waktu, sampai layanan sepenuhnya pulih.

Untuk saat ini, Ubisoft mengatakan pihaknya telah melakukan proses pemulihan (rollback) server ke status sebelum diretas oleh hacker.

Hal ini akan memulihkan semua kurs premium dan barang yang dimiliki pemain sebelum peretasan (27 Desember 2025), dan status akun pemain yang diblokir juga akan dikembalikan ke semula. 

"Saat ini, tim kami sedang berusaha sekuat tenaga untuk mengembalikan game ke kondisi semula. Kami akan memberikan informasi terbaru secara berkala, terima kasih atas pengertian dan kesabarannya," tulis Ubisoft lewat akun resmi Rainbow Six Siege (@Rainbow6Game) di X (dahulu Twitter).

Hingga berita ini ditulis, pihak Ubisoft mengeklaim sudah menyelesaikan proses investigasi dan tengah melakukan sejumlah pengujian, dan game disebut sudah bisa dimainkan oleh sejumlah pemain, namun tidak semua. 

"Kini kami sedang melakukan proses peluncuran game kembali secara berkala (soft launch), dan di saat bersamaan kami juga tengah merampungkan proses pengujian dan pengembalian status server secara penuh agar bisa dimainkan semua pemain," pungkas Ubisoft.

Tag:  #server #game #rainbow #siege #diretas #credits #dibagikan #gratis

KOMENTAR