Sering Kehujanan? Ini 5 Dampak Air Hujan yang Diam-Diam Bisa Merusak Cat Mobil
Banyak pemilik kendaraan menganggap air hujan aman bagi mobil karena terlihat jernih dan bersih. Padahal, air hujan yang turun ke permukaan kendaraan kerap sudah bercampur dengan zat asam serta partikel polusi di udara.
Kombinasi tersebut dapat menimbulkan masalah serius pada lapisan cat mobil, terutama jika air hujan dibiarkan mengering tanpa segera dibersihkan. Dalam jangka pendek mungkin hanya terlihat sebagai noda biasa. Namun dalam jangka panjang, dampaknya bisa membuat cat kehilangan kilap, berubah warna, bahkan mempercepat kerusakan lapisan pelindung.
Berikut lima dampak air hujan pada cat mobil yang perlu Anda waspadai, seperti dirangkum dari laman resmi Suzuki Indonesia.
1. Munculnya Water Spot di Permukaan Cat
Water spot terbentuk akibat sisa mineral dan partikel kotoran yang tertinggal setelah air hujan menguap. Noda ini biasanya berbentuk bercak putih atau keabu-abuan yang membuat tampilan cat terlihat kusam dan tidak merata.
Jika dibiarkan terlalu lama, noda tersebut dapat menempel semakin kuat dan sulit dibersihkan hanya dengan mencuci biasa.
2. Lapisan Clear Coat Perlahan Terkikis
Air hujan yang telah terkontaminasi polusi umumnya mengandung unsur asam. Ketika mobil terlalu sering terkena hujan tanpa perlindungan tambahan seperti wax atau coating, zat asam tersebut dapat mengikis lapisan clear coat sedikit demi sedikit.
Akibatnya, perlindungan utama pada cat berkurang dan permukaan menjadi lebih rentan terhadap goresan maupun paparan sinar matahari.
3. Kilap Cat Mobil mulai Memudar
Penurunan kualitas lapisan pelindung secara perlahan akan berdampak langsung pada tampilan bodi. Mobil yang sering kehujanan cenderung terlihat lebih kusam, meskipun usia pemakaiannya belum lama.
Panel yang paling sering terpapar hujan, seperti kap mesin dan atap, biasanya mengalami penurunan kilap lebih cepat dibanding bagian lainnya.
4. Warna Cat Berubah dalam Jangka Panjang
Paparan air hujan secara terus-menerus juga bisa memengaruhi kestabilan warna. Dalam jangka panjang, beberapa bagian bodi dapat tampak lebih pudar dibandingkan area lain.
Perbedaan warna ini biasanya muncul pada panel yang paling sering terkena air hujan secara langsung tanpa perlindungan.
5. Risiko Oksidasi semakin Tinggi
Ketika lapisan clear coat mulai menipis, permukaan cat menjadi lebih mudah mengalami oksidasi. Tanda-tandanya antara lain tekstur cat terasa kasar serta warna yang tampak buram dan tidak lagi cerah.
Jika tidak segera ditangani melalui perawatan seperti polishing atau coating ulang, oksidasi dapat mempercepat kerusakan cat secara keseluruhan. (*)
Tag: #sering #kehujanan #dampak #hujan #yang #diam #diam #bisa #merusak #mobil