Respons PSSI Usai AFC Kasih Sanksi Gara-gara Timnas Indonesia
-
AFC menjatuhkan denda Rp25 juta kepada PSSI akibat keterlambatan administrasi uji coba lawan Mali.
-
Sumardji menegaskan bahwa PSSI siap mematuhi aturan dan segera membayar denda kepada pihak AFC.
-
Pelanggaran administratif ini menjadi sanksi ketujuh yang diterima federasi Indonesia dari Konfederasi Sepak Bola Asia.
Konfederasi Sepak Bola Asia atau AFC kembali menjatuhkan sanksi kepada PSSI. Denda sebesar USD 1.500 atau sekitar Rp25 juta resmi diberikan buntut pelanggaran administrasi dalam laga uji coba internasional Timnas Indonesia U-23 kontra Mali pada November 2025.
Reaksi pun datang dari federasi. Melalui Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji, PSSI menegaskan siap menyetujui keputusan tersebut.
Sanksi itu diumumkan AFC dalam rilis hasil sidang Komite Disiplin dan Etik pada Rabu (25/2/2026). Dalam dokumen tersebut, PSSI menilai melanggar Pasal 11.15 terkait prosedur pertandingan uji coba lintas konfederasi level dua.
Kasus ini bermula dari duel Timnas Indonesia U-22 melawan Mali U-22 yang digelar dua kali, masing-masing pada 15 dan 18 November 2025. Pertandingan tersebut merupakan bagian dari persiapan menuju SEA Games 2025.
Dalam regulasi AFC, setiap pertandingan uji coba lintas konfederasi—dalam hal ini antara anggota AFC dan CAF—wajib melalui prosedur pemberitahuan resmi sesuai tenggat waktu yang ditentukan.
PSSI disebut terlambat mengajukan pemberitahuan pertandingan tersebut sehingga sesuai dengan aturan.
Menangapi kabar sanksi itu, Sumardji mengaku belum menerima laporan resmi dari Departemen Internasional PSSI. Ia menegaskan akan segera melakukan pengecekan internal.
“Belum dapat laporan dari Departemen Internasional (PSSI). Nanti saya akan cek, karena saya juga belum dapat info mengenai sanksi tersebut,” kata Sumardji saat dihubungi, Kamis (26/2/2026).
Meski begitu, anggota Exco PSSI itu memastikan federasi akan menghormati dan mematuhi keputusan AFC sebagai induk sepak bola Asia.
Ia menjamin kesiapan PSSI untuk membayar denda yang telah ditetapkan.
“Kalau memang ada sanksi, pasti kami bayar,” tegas Sumardji.
Dalam pernyataan resminya, AFC tidak mengizinkan opsi banding bagi PSSI. Diberikan hanya diwajibkan membayar denda paling lambat 30 hari sejak keputusan diterbitkan.
Catatan ini menambah daftar panjang sanksi yang pernah diterima PSSI dari AFC.
Berdasarkan data sebelumnya, federasi sepak bola Indonesia itu telah enam kali dijatuhi hukuman oleh AFC, sehingga denda terbaru ini menjadi yang ketujuh.
Sedangkan hasil di lapangan dalam dua laga uji coba tersebut juga kurang memuaskan.
Pada pertemuan pertama, Garuda Muda takluk 0-3 dari Mali. Sementara pada laga kedua, tim asuhan Indra Sjafri bermain imbang 2-2.
Tag: #respons #pssi #usai #kasih #sanksi #gara #gara #timnas #indonesia