Minum Kopi di Bulan Puasa Bikin Lebih Fokus, tapi Bisa Ganggu Tidur
– Minum kopi menjadi kebiasaan banyak orang untuk meningkatkan energi dan menjaga fokus, termasuk saat bulan puasa.
Tidak sedikit yang memilih mengonsumsi kopi saat sahur atau berbuka dengan harapan dapat menahan kantuk dan mengurangi rasa lelah setelah seharian menahan lapar dan haus.
Namun, konsumsi kopi saat berpuasa tetap perlu diperhatikan karena kandungan kafein di dalamnya dapat memberikan efek yang berbeda pada tubuh, baik positif maupun negatif.
Baca juga: Minum Kopi dan Teh Saat Sahur, Amankah? Ini Efeknya bagi Tubuh Menurut Ahli Gizi
Menurut Dokter Spesialis Gizi Klinik, dr. Jovita Amelia, M.Sc., Sp.Gk., kopi pada dasarnya tetap boleh dikonsumsi selama puasa, selama tidak berlebihan dan disesuaikan dengan kondisi tubuh.
“Mengonsumsi kopi saat puasa aman, asal tidak ada masalah lambung dan diminum di saat yang tepat," katanya kepada Kompas.com, Kamis (26/2/2026).
Ia menjelaskan, kafein dalam kopi dapat memberikan efek tertentu pada tubuh, salah satunya meningkatkan kewaspadaan.
Baca juga: Bukan Hanya untuk Ibadah, Puasa Bantu Kurangi Stres dan Mengelola Emosi Menurut Psikolog
Bantu Tingkatkan Fokus
Kafein dalam kopi bekerja dengan cara merangsang sistem saraf pusat, sehingga tubuh menjadi lebih waspada.
Peningkatan hormon adrenalin membuat tubuh lebih siap beraktivitas, sementara dopamin berperan dalam meningkatkan konsentrasi dan suasana hati.
“Kafein dapat menstimulasi pelepasan adrenalin dan meningkatkan sensitivitas dopamin sehingga dapat meningkatkan kewaspadaan,” jelas dr. Jovita.
Baca juga: Kapan Anak Boleh Mulai Berlatih Puasa? Ini Kata Dokter Anak
Menurutnya, efek tersebut membuat seseorang menjadi lebih fokus, membantu mengatasi rasa lelah, serta mengurangi kantuk.
Efek ini yang membuat kopi sering menjadi pilihan untuk membantu meningkatkan produktivitas, termasuk saat menjalani aktivitas selama puasa.
Namun, respons tubuh terhadap kafein dapat berbeda pada setiap individu, tergantung pada tingkat sensitivitas masing-masing.
Pada sebagian orang, efek ini dapat dirasakan dengan cepat dan cukup kuat, sedangkan pada orang lain mungkin tidak terlalu signifikan.
Baca juga: Perubahan Pola Tidur yang Buruk Saat Ramadhan Bisa Ganggu Metabolisme dan Konsentrasi
Bisa Ganggu Kualitas Tidur
Di sisi lain, konsumsi kopi saat puasa juga dapat memengaruhi kualitas tidur, terutama jika diminum pada waktu yang kurang tepat.
Pada sebagian orang yang sensitif terhadap kafein, efek stimulan ini dapat bertahan lebih lama dan mengganggu waktu istirahat.
“Kalau diminum ketika berbuka, pada orang yang sensitif terhadap efek ini dapat memengaruhi jadwal dan kualitas tidurnya,” jelas dr. Jovita.
Gangguan tidur ini dapat berdampak pada kondisi tubuh keesokan harinya, seperti rasa lelah, kurang fokus, hingga menurunnya energi saat berpuasa.
Baca juga: Manfaat Jalan Kaki Setelah Sahur dan Buka Puasa bagi Kesehatan
Perhatikan Waktu Konsumsi
Agar tetap aman, konsumsi kopi saat puasa perlu memperhatikan waktu minum.
Kopi sebaiknya tidak dikonsumsi saat sahur karena bersifat diuretik yang dapat meningkatkan produksi urine dan mempercepat keluarnya cairan tubuh.
Sebaliknya, konsumsi kopi lebih dianjurkan saat berbuka karena tubuh masih memiliki waktu untuk menggantikan cairan yang hilang.
Meski begitu, konsumsi kopi sebaiknya tidak dilakukan terlalu dekat dengan waktu tidur agar tidak mengganggu kualitas istirahat.
Baca juga: Olahraga Saat Puasa Idealnya Berapa Menit? Ini Kata Dokter
Selain itu, penting untuk menyesuaikan konsumsi kopi dengan sensitivitas masing-masing individu agar tidak menimbulkan efek yang mengganggu kesehatan.
Dengan memahami efek kafein serta waktu konsumsi yang tepat, kopi tetap dapat dinikmati selama puasa tanpa mengganggu kesehatan maupun kualitas tidur.
Namun, konsumsi tetap perlu disesuaikan dengan kondisi tubuh masing-masing agar manfaatnya bisa dirasakan tanpa menimbulkan efek samping.
Tag: #minum #kopi #bulan #puasa #bikin #lebih #fokus #tapi #bisa #ganggu #tidur