Kejutan Besar Playoff Liga Champions: Atalanta Menang Dramatis dan Nasib Tragis Juventus di Kandang
Juventus (IG Juventus)
08:18
26 Februari 2026

Kejutan Besar Playoff Liga Champions: Atalanta Menang Dramatis dan Nasib Tragis Juventus di Kandang

Baca 10 detik
  • Atalanta lolos ke 16 besar setelah mengalahkan Borussia Dortmund dengan skor agregat 4-3.

  • Real Madrid singkirkan Benfica asuhan Jose Mourinho dan melaju ke babak sistem gugur.

  • Galatasaray sukses mendepak Juventus lewat kemenangan dramatis di babak perpanjangan waktu playoff.

Peta persaingan kompetisi sepak bola kasta tertinggi Eropa Liga Champions kini telah memasuki babak yang sangat krusial.

Empat tiket terakhir menuju babak 16 besar Liga Champions baru saja disegel pada Kamis dini hari.

Persaingan di fase playoff ini menyuguhkan drama luar biasa bagi para penggemar bola di seluruh dunia.

Kejutan demi kejutan terjadi di lapangan hijau hingga menit-menit akhir pertandingan yang sangat menegangkan.

Beberapa raksasa Eropa harus berjuang mati-matian demi menjaga martabat dan posisi mereka di turnamen ini.

Atalanta menjadi sorotan utama setelah berhasil membalikkan keadaan saat menghadapi tantangan berat dari Borussia Dortmund.

Klub asal Italia ini tampil sangat perkasa di hadapan publik sendiri demi mengejar ketertinggalan agregat mereka.

Gol-gol pembuka dari Gianluca Scamacca, Davide Zappacosta, hingga Mario Pasalic membuat stadion langsung bergemuruh seketika.

Meskipun Karim Adeyemi sempat memperkecil ketertinggalan Dortmund, semangat juang para pemain Atalanta sama sekali tidak luntur.

Skor agregat sempat menyentuh angka 3-3 yang membuat ketegangan di area teknis kedua tim meningkat.

Lazar Samardzic akhirnya muncul sebagai pahlawan kemenangan Atalanta lewat gol krusialnya pada masa injury time.

Hasil akhir 4-1 ini membawa klub berjuluk La Dea tersebut menang secara agregat tipis 4-3.

Kemenangan ini membuktikan bahwa mentalitas tim asuhan Gian Piero Gasperini tetap kuat di kancah Eropa.

Dortmund terpaksa harus angkat koper lebih awal setelah gagal membendung gelombang serangan balik yang mematikan.

Kini Atalanta resmi bergabung dengan jajaran elite benua biru dalam babak sistem gugur selanjutnya.

Beralih ke laga lain, Real Madrid sukses menjalankan misi balas dendam mereka saat menjamu Benfica.

Pasukan Los Blancos tampil sangat disiplin meski sempat dikejutkan oleh gol cepat dari kubu lawan.

Rafa Silva sempat membuat pendukung tuan rumah terdiam lewat gol pembukanya pada menit ke-14 pertandingan.

Namun, keunggulan tim asuhan Jose Mourinho tersebut hanya bertahan sebentar saja sebelum Madrid kembali bereaksi.

Aurelien Tchouameni langsung menyamakan kedudukan lewat penyelesaian akhir yang tenang hanya dua menit berselang setelahnya.

Pertandingan berjalan sangat alot dengan intensitas fisik yang sangat tinggi di lini tengah kedua tim.

Memasuki sepuluh menit terakhir, Vinicius Jr akhirnya mencatatkan namanya di papan skor untuk kemenangan Madrid.

Kemenangan 2-1 di leg kedua ini memastikan langkah Madrid ke babak berikutnya dengan agregat 3-1.

Jose Mourinho harus mengakui keunggulan taktis mantan klubnya tersebut dalam duel dua leg yang melelahkan.

Real Madrid kembali menegaskan status mereka sebagai kandidat kuat peraih gelar juara Liga Champions musim ini.

Di Prancis, duel sesama klub Ligue 1 antara Paris Saint-Germain melawan AS Monaco berlangsung sangat panas.

PSG akhirnya memastikan diri lolos meski hanya mampu bermain imbang 2-2 di markas mereka sendiri.

Monaco sebenarnya memiliki peluang besar setelah Maghnes Akliouche mencetak gol untuk menyamakan agregat di akhir babak pertama.

Namun, kartu merah yang diterima Mamadou Coulibaly pada babak kedua mengubah jalannya pertandingan secara total.

Bermain dengan sepuluh orang membuat pertahanan Monaco menjadi sangat rapuh dan mudah ditembus pemain depan PSG.

Marquinhos dan Khvicha Kvaratskhelia langsung menghukum kelemahan lini belakang Monaco dalam waktu singkat secara beruntun.

Meskipun Jordan Teze sempat mencetak gol balasan di masa tambahan waktu, hal itu sudah terlambat bagi Monaco.

PSG dinyatakan berhak melaju ke fase 16 besar setelah unggul tipis secara agregat gol 3-2.

Kemenangan ini memberikan napas lega bagi Luis Enrique yang sempat tertekan oleh permainan agresif tim tamu.

Kini fokus PSG beralih sepenuhnya untuk menghadapi tantangan yang lebih berat di putaran knock-out mendatang.

Kejutan terbesar mungkin datang dari laga Juventus melawan Galatasaray yang berlangsung hingga babak perpanjangan waktu.

Juventus sebenarnya sempat berada di atas angin setelah memimpin 3-0 lewat aksi Locatelli, Gatti, dan McKennie.

Padahal raksasa Turin tersebut harus bermain dengan kekurangan pemain akibat kartu merah yang diterima Lloyd Kelly.

Skor tersebut memaksa laga berlanjut ke babak tambahan karena agregat kedua tim menjadi sama kuat 5-5.

Namun, Galatasaray yang pantang menyerah justru tampil menggila ketika memasuki masa perpanjangan waktu yang sangat krusial.

Victor Osimhen menjadi mimpi buruk bagi lini belakang Juventus melalui golnya di akhir babak tambahan pertama.

"Ia lolos dari kawalan lini belakang Juventus dan dengan dingin menaklukkan Mattia Perin," dalam momen krusial tersebut.

Baris Alper Yilmaz kemudian menyempurnakan kemenangan klub asal Turki itu lewat golnya di menit ke-119 laga.

Galatasaray secara luar biasa menyingkirkan Juventus dengan keunggulan agregat gol akhir yang mencapai angka 7-5.

Kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi Juventus yang gagal memanfaatkan keunggulan gol mereka di kandang sendiri.

Setelah serangkaian laga playoff yang sangat menguras energi, kini daftar 16 tim terbaik telah lengkap.

Inggris mengirimkan wakil terbanyak melalui tim-tim besar seperti Arsenal, Liverpool, Manchester City, Chelsea, hingga Tottenham Hotspur.

Spanyol juga tidak ketinggalan dengan kehadiran Real Madrid, Barcelona, serta Atletico Madrid di fase gugur.

Jerman tetap diwakili oleh raksasa mereka Bayern Munchen serta tim fenomenal musim ini, Bayer Leverkusen.

Satu wakil mengejutkan asal Norwegia, Bodo/Glimt, juga berhasil menembus babak 16 besar bersama klub besar lainnya.

Negara Portugal menyisakan Sporting sebagai wakil mereka setelah Benfica harus gugur di tangan Real Madrid.

Sementara itu, Italia masih diwakili oleh Atalanta yang berhasil melaju lewat jalur playoff yang sangat dramatis.

Galatasaray menjadi satu-satunya wakil dari Turki yang siap menjadi kuda hitam di babak selanjutnya nanti.

Lengkapnya daftar ini menandakan persaingan menuju final Liga Champions akan semakin sengit dan sulit diprediksi.

Seluruh tim kini menanti hasil pengundian untuk mengetahui siapa lawan mereka di babak 16 besar nanti.

Editor: Pebriansyah Ariefana

Tag:  #kejutan #besar #playoff #liga #champions #atalanta #menang #dramatis #nasib #tragis #juventus #kandang

KOMENTAR