Injury Time Jadi Momok Liverpool, 8 Poin Hilang Percuma
- Masa injury time saat ini menjadi momok bagi Liverpool di Liga Inggris 2025-2026.
Musim ini, Liverpool tercatat sudah enam kali gagal membukukan poin penuh karena kebobolan di masa injury time.
Kekalahan Liverpool dari Manchester City pekan lalu jadi bukti terbaru kerentanan The Reds di momen-momen pengujung laga tersebut.
Seperti diketahui, Liverpool harus menelan kekalahan 1-2 dari Manchester City di Anfield pada Minggu (8/2/2026).
Setelah sempat unggul lewat tendangan bebas apik dari Dominik Szoboszlai di menit ke-74, gawang Alisson dijebol dua kali oleh City.
Bernardo Silva berhasil menyamakan kedudukan di menit ke-84, sebelum penalti Erling Haaland di menit ke-90+3 memastikan kemenangan bagi tim tamu.
Ini bukanlah kali pertama Liverpool kehilangan poin di detik-detik akhir pertandingan akibat kebobolan gol injury time.
Baca juga: Usai Liverpool Vs Man City 1-2, Arne Slot Nilai Marc Guehi Juga Layak Kartu Merah
Injury Time Jadi Momok Liverpool
Sepanjang musim ini, tim asuhan Arne Slot tercatat telah kehilangan poin maksimal di enam pertandingan karena hal yang sama.
Contohnya, saat melawan Crystal Palace pada 27 September 2025, Liverpool hampir meraih hasil imbang 1-1, tetapi Eddie Nketiah mencetak gol di menit ke-90+7 dan membuat mereka kalah 1-2.
Dalam laga melawan Chelsea (4/10/2025), hasil imbang 1-1 juga buyar ketika Estevao mencetak gol di menit ke-90+5.
Berikutnya, saat melawan Leeds United (6/12/2025), Liverpool yang sudah unggul 3-2 harus puas dengan hanya satu poin setelah Ao Tanaka menyamakan kedudukan di menit ke-90+6.
Begitu juga saat berhadapan dengan Fulham pada 4 Januari 2026.
Meski berhasil membalikkan keadaan menjadi 2-1, mereka harus merelakan dua poin setelah Harrison Reed mencetak gol di menit ke-7 injury time.
Dalam laga melawan Bournemouth (24/1/2026), setelah berhasil menyamakan kedudukan menjadi 2-2, Liverpool kembali kebobolan di menit ke-90+5 oleh Amine Adli. Kekalahan dari Man City jadi catatan terbaru The Reds.
Baca juga: Bek Man City Tak Bantah Dirinya Layak Dikartu Merah karena Langgar Salah
Liverpool Kehilangan 8 Poin
Erling Haaland mencetak gol penalti ke gawang Liverpool. Hasil Liverpool vs Man City dalam lanjutan Liga Inggris (Premier League) 2025-2026, Minggu (8/2/2026), berakhir dengan skor 1-2.
Dari enam pertandingan melawan tim-tim tersebut, Liverpool kehilangan potensi meraup total delapan poin.
Seandainya mereka tidak kebobolan di waktu-waktu kritis tersebut, jumlah poin Liverpool bisa mencapai 47, bukan 39 seperti sekarang.
Dengan 47 poin, Liverpool akan menduduki posisi ketiga atau keempat di klasemen Liga Inggris.
Oleh karena itu, jika Liverpool gagal lolos ke Liga Champions, salah satu penyebab utamanya adalah kelemahan pertahanan mereka di masa injury time yang terus berlanjut dari awal musim.
Baca juga: Eks Liverpool: Bruno Fernandes Gelandang Serang Terbaik di Eropa
Terancam Gagal Finis di Zona UCL
Sejak awal tahun ini, Liverpool mengalami penurunan performa yang signifikan, termasuk kekalahan terbaru melawan Manchester City.
Tim asuhan Arne Slot hanya mampu meraih satu kemenangan dari tujuh pertandingan yang dimainkan sejak Januari 2026, dengan empat hasil imbang dan dua kekalahan.
Akibat dari hasil-hasil tersebut, posisi Liverpool di klasemen Liga Inggris tergerus.
Dari sebelumnya di posisi keempat, kini The Reds terjun ke peringkat enam, tertinggal lima poin dari Manchester United yang berada di posisi keempat.
Virgil van Dijk dan rekan-rekannya sekarang terancam tidak dapat berpartisipasi di Liga Champions musim depan jika mereka terus mengalami hasil buruk.
Duel kontra Sunderland pada laga Liga Inggris tengah pekan ini, Kamis (12/2/2026) dini hari WIB, jadi kesempatan Liverpool jika ingin bangkit dari tren negatif.
Tag: #injury #time #jadi #momok #liverpool #poin #hilang #percuma