Skandal Degradasi Klub Maladewa, Berujung Laporan ke FIFA dan AFC
Klub asal Liga Maladewa, Club Valencia melaporkan dugaan adanya pengaturan hasil pertandingan yang melibatkan rival mereka, Green Streets ke FIFA dan AFC.
Tuduhan tersebut ditujukan kepada Green Streets yang disebut sengaja mengalah dalam pertandingan untuk menghindari degradasi.
Aksi kurang sportif tersebut membuat Club Valencia terdegradasi dari Dhiraagu Dhivehi Premier League.
Baca juga: Timnas Indonesia Disebut Awali FIFA Series Lawan Saint Kitts and Nevis
Padahal, mereka mampu meraih kemenangan 2-0 atas Club Eagles di pertandingan terakhir mereka pada musim 2025-2026.
Tim besutan Ismail Asfi yang berada di peringkat sembilan, sebenarnya berhasil menyamai poin dengan Green Streets yang berada di peringkat kedelapan dengan 12 poin.
Namun, Club Valencia yang kalah selisih gol membuat mereka tetap berada di bawah Green Streets dalam klasemen akhir liga dan harus terdegradasi.
Kronologi Skandal Pengaturan Hasil
Club Valencia dan Green Streets sama-sama memperebutkan satu slot terakhir tim yang akan aman di Liga Maladewa untuk musim berikutnya.
Club Valencia membutuhkan kemenangan pada laga terakhir dan berharap Green Streets kalah dengan selisih minimal empat gol kala menghadapi New Radiant.
Perlu diketahui, New Radiant merupakan tim papan atas Maladewa yang menghuni peringkat ketiga klasemen sementara.
Namun, situasi mendadak jadi tragedi memalukan usai Green Streets memutuskan untuk tidak hadir pada saat pertandingan.
Padahal, sebelumnya telah mengumumkan sebelas pemain inti mereka dalam daftar skuad pra-pertandingan.
Akibat tidak hadir di pertandingan, Green Streets dinyatakan kalah Walk Over (WO) dengan skor 0-3, alias tidak mencapai empat gol seperti yang diharapkan Club Valencia.
Kemenangan 2-0 Club Valencia terasa sia-sia karena Green Streets tetap unggul selisih gol atas mereka di klasemen akhir.
Baca juga: Pernyataan Presiden FIFA soal Seruan Boikot Piala Dunia 2026
Ilustrasi logo AFC pada pertandingan futsal.
Laporkan ke FIFA dan AFC
Club Valencia telah meminta Asosiasi Sepak Bola Maladewa (FAM) untuk melakukan penyelidikan atas insiden tersebut.
Selain itu, mereka juga melayangkan laporan resmi kepada FIFA dan Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC).
Melalui pernyataan di akun Facebook resmi, Valencia menuding Green Streets dengan sengaja menetapkan hasil pertandingan setelah tidak hadir.
Baca juga: Carlo Ancelotti Siap Tur Eropa Jelang Piala Dunia 2026 dan FIFA Matchday
“Menentukan hasil pertandingan untuk diri sendiri sama dengan mengatur hasil pertandingan,” sebagaimana dikutip dari The Edition.
Skandal tersebut mendapat banyak respons di media sosial. Salah satu akun media sosial populer The Sweeper kemudian memposting cerita tersebut kepada 51.000 pengikut mereka di X.
"Skandal di Maladewa, di mana Club Valencia memenangkan pertandingan terakhir musim mereka dengan skor 2-0 tetapi masih membutuhkan rival degradasi mereka, Green Streets, untuk kalah dalam pertandingan terakhir mereka dengan selisih empat gol agar bisa lolos dari degradasi."
"Untuk mencegah hal itu, Green Streets diduga mengalah di pertandingan terakhir mereka & bertahan di liga dengan kemenangan 3-0!" tulis The Sweeper.
Tag: #skandal #degradasi #klub #maladewa #berujung #laporan #fifa