Transportasi Baru Bakal Beroperasi, Batam-Singapura Cuma 25 Menit
- Moda transportasi Hovercraft AirFish akan melayani wisatawan dengan rute Batam-Singapura.
Hovercraft AirFish dijadwalkan mulai beroperasi pada paruh kedua 2026, melayani rute Singapura-Batam dari Tanah Merah Ferry Terminal.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri), Ardiwinata menyebut rencana pengoperasian AirFish sejatinya bukan hal baru.
“Ini sebenarnya sudah lama dibicarakan. Sekarang mulai mengerucut dan informasinya akan segera beroperasi. Dari sisi pariwisata, ini tentu sangat mendukung,” ujar Ardiwinata seperti dilansir dari Antara, Senin (10/2/2026).
Baca juga: 5 Tempat Rekreasi di Batam yang Populer Dikunjungi
Ia mengatakan, pembahasan sudah berlangsung sejak sekitar 2020 antara Kementerian Perhubungan, Badan Pengusahaan (BP) Batam, dan pihak pemerintah kota, yang saat itu masih dikenal dengan konsep ‘seaplane’.
Adapun Hovercraft Airfish dijalankan oleh ST Engineering AirX, hasil kolaborasi ST Engineering dengan startup Singapura Peluca, bekerja sama dengan operator feri BatamFast.
Dikutip dari ST Engineering AirX, AirFish merupakan transportasi pesawat yang memanfaatkan gaya aerodinamis dan tekanan udara yang tercipta di antara badan dengan permukaan air. Teknologi ini memungkinkan AirFish untuk "terbang" tepat di atas permukaan laut.
Dengan kapasitas delapan penumpang dan dua kru, AirFish Voyager menawarkan waktu tempuh Batam-Singapura dan sebaliknya sekitar 25 menit, lebih cepat daripada feri konvensional, yang menempuh waktu sekitar 45 menit.
Baca juga: 6 Hotel Ramah Muslim di Singapura, Ada yang Dekat Orchard Road
Ardiwinata menilai AirFish berpotensi menjadi amenitas sekaligus transportasi baru yang memperkuat aksesibilitas Batam.
“Yang perlu ditinjau mungkin dari sisi perizinan dan ketentuan internasional. Tapi secara prinsip, ini sangat baik untuk Batam. Akses adalah salah satu dari 5A pariwisata, dan ini menjawab kebutuhan itu,” katanya.
Menurutnya, pembangunan infrastruktur pendukung relatif tidak rumit karena dermaga dapat memanfaatkan fasilitas yang sudah ada.
“Untuk dermaga bisa memakai yang sudah ada, jadi pembangunan tidak sulit,” kata dia.
Ia menambahkan, dengan waktu tempuh yang lebih singkat, Batam akan semakin kompetitif sebagai destinasi wisata dan tujuan bisnis.
“Kajian untuk ini pasti sudah ada. Dulu juga pernah ada uji coba dan Batam sangat layak untuk mengoperasikan ini. Ini menambah kekuatan Batam sebagai kota pariwisata,” ujar Ardiwinata.
Tag: #transportasi #baru #bakal #beroperasi #batam #singapura #cuma #menit