Mentan Amran Sebut Cetak Sawah di Papua Sudah 80.000 Hektare
Panen perdana padi di lahan cetak sawah demplot dilangsungkan di Kampung Wanam, Papua Selatan, Jumat (16/5/2025).(DOK.SATGAS KETAHANAN PANGAN)
19:12
11 Juni 2026

Mentan Amran Sebut Cetak Sawah di Papua Sudah 80.000 Hektare

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyebut pemerintah sudah mencetak sawah baru di Papua seluas 80.000 hektare.

Informasi itu Amran sampaikan setelah menggelar rapat terkait sejumlah program pertanian bersama beberapa gubernur dan bupati dari Papua di Kantor Kementerian Pertanian, Jakarta, Jumat (11/6/2026).

“Total sekarang 80.000, 2025 dan 2026, 80.000 hektare,” kata Amran.

Sebanyak 30.000 hektare dicetak pada tahun 2025 dan 50.000 hektare lainnya dicetak pada 2026.

Menurut Amran, beberapa waktu lalu lahan sawah di sana bisa memproduksi padi 3 ton per hektare.

“Bisa naik menjadi 7 ton, 5 ton (per hektare),” ujar Amran.

Produksi padi pada seluruh lahan sawah baru di Papua direncanakan bakal sepenuhnya menggunakan teknologi mesin.

Nantinya, tidak ada lagi petani yang mengolah lahan menggunakan cangkul melainkan traktor.

Amran mengaku mendengar laporan dari salah satu bupati, di wilayahnya terdapat 20 hektare sawah yang diolah menggunakan cangkul.

Mendengar laporan itu, ia langsung memerintahkan anak buahnya menyiapkan traktor untuk wilayah tersebut dan akan tiba dalam waktu dua hingga tiga minggu kedepan.

"Traktornya ratusan, totalnya, ya, ratusan,” tutur Amran.

Mengenai kebutuhan bahan bakar minyak (BBM) untuk pertanian di Papua, Amran bakal berkoordinasi dengan PT Pertamina (Persero),

Ia meminta petani tidak terbebani kenaikan maupun kelangkaan BBM. Produksi pertanian juga menggunakan BBM subsidi.

“Kita sepakat karena arahan bapak presiden, petani jangan dibebani. BBM kan tidak naik, bener enggak? BBM subsidi,” ucap Amran.

Tag:  #mentan #amran #sebut #cetak #sawah #papua #sudah #80000 #hektare

KOMENTAR