Filosofi Fabregas Bahan Bakar Como 1907 Tembus Liga Champions
Pelatih Como 1907, Cesc Fabregas, saat menangani kubu milik Grup Djarum asal Indonesia tersebut di ajang Liga Italia 2025-2026.(AFP/PIERO CRUCIATTI)
08:29
7 Februari 2026

Filosofi Fabregas Bahan Bakar Como 1907 Tembus Liga Champions

- Mantan penyerang Torino, Marco Ferrante, memberikan dukungan kepada Como 1907 untuk meraih tiket Liga Champions pada musim depan.

Persaingan untuk mendapatkan tiket Liga Champions 2026-2027 semakin ketat.

Hingga pekan ke-23 Liga Italia 2025-2026, terdapat enam klub yang berpeluang besar untuk menyelesaikan kompetisi di posisi empat besar.

Enam tim tersebut antara lain Inter Milan (55 poin), AC Milan (50 poin), Napoli (46 poin), Juventus (45 poin), AS Roma (43 poin), dan Como 1907 (41 poin).

Di antara enam klub tersebut, Como adalah satu-satunya tim yang tidak berstatus sebagai raksasa Italia.

Baca juga: Eden Hazard Berharap Cesc Fabregas Jadi Pelatih Chelsea

I Lariani, yang baru saja promosi kembali pada musim 2024-2025, menunjukkan performa yang mengesankan setelah lebih dari dua dekade tidak bermain di liga utama Italia.

Menurut Marco Ferrante, keberhasilan Como tidak terlepas dari filosofi permainan yang diterapkan oleh Cesc Fabregas.

Como Suguhkan Permainan Atraktif

Sejak ditangani oleh pelatih asal Spanyol tersebut, Como menunjukkan transformasi menjadi tim yang bermain dengan sangat menarik.

Fabregas mengadopsi gaya permainan yang mengutamakan penguasaan bola dan pendekatan pro-aktif.

Marc Oliver Kempf merayakan gol dengan rekan satu timnya  dalam pertandingan sepak bola Serie A Liga Italia antara Como vs Juventus di Stadion Giuseppe Sinigaglia di Como, Italia pada 19 Oktober 2025 (Foto oleh Piero CRUCIATTI / AFP)AFP/PIERO CRUCIATTI Marc Oliver Kempf merayakan gol dengan rekan satu timnya dalam pertandingan sepak bola Serie A Liga Italia antara Como vs Juventus di Stadion Giuseppe Sinigaglia di Como, Italia pada 19 Oktober 2025 (Foto oleh Piero CRUCIATTI / AFP)

Konsep sepak bola Fabregas sangat berbeda dari kebanyakan tim di Serie A yang biasanya lebih pragmatis dan defensif.

Baca juga: Fabregas Disebut Jadi Kandidat Kuat Pengganti Guardiola di Man City

Dengan filosofi ini, Ferrante merasa yakin bahwa klub yang dimiliki oleh Djarum Group ini memiliki kesempatan untuk mengakhiri kompetisi di posisi empat besar, sehingga berhak mendapatkan tiket Liga Champions secara otomatis.

"Saya penggemar Como karena cara mereka bermain dan kepercayaan diri mereka," ungkap Ferrante, dikutip dari Tutto Como.

Fabregas Bawa Mentalitas Berbeda

"Fabregas telah membawa mentalitas yang berbeda, dia tidak terduga, dan bisa menang melawan siapa pun."

"Akan sangat bagus untuk melihat mereka bermain di Liga Champions, semoga saja."

"Jika tidak, saya harap mereka lolos ke salah satu kompetisi Eropa," tambah pria berusia 55 tahun tersebut.

Cesc Fabregas sendiri bergabung dengan Como pada Agustus 2022 sebagai pemain dan pensiun di sana pada musim panas 2023.

Setelah itu, ia memulai karier sebagai pelatih dengan menangani tim U19 Como.

Secara perlahan, Fabregas berhasil naik jabatan hingga menjadi pelatih tim utama dan saat ini masih terikat kontrak di Como hingga musim panas 2028.

Selanjutnya, Como akan menjalani pertandingan penting melawan Napoli di babak perempat final Coppa Italia, yang dijadwalkan pada Selasa (10/2/2026) waktu setempat.

Tag:  #filosofi #fabregas #bahan #bakar #como #1907 #tembus #liga #champions

KOMENTAR