Daftar Rekor Buruk Layvin Kurzawa, Cuma Modal Nama Besar PSG
-
Persib Bandung dikabarkan sedang bernegosiasi serius dengan mantan bek Timnas Prancis Layvin Kurzawa.
-
Rumor transfer ini mencuat seiring rencana Federico Barba meninggalkan Bandung demi kembali ke Italia.
-
Manajemen mempertimbangkan riwayat cedera Kurzawa yang hanya bermain tujuh kali sejak tahun 2022.
Dunia maya mendadak gempar dengan munculnya kabar mengejutkan mengenai pergerakan bursa transfer klub Persib Bandung.
Klub berjuluk Maung Bandung tersebut dikaitkan dengan pemain bertahan ternama asal Prancis yakni Layvin Kurzawa.
Nama besar Kurzawa tentu sudah tidak asing lagi bagi para pecinta sepak bola di level internasional.
Ia tercatat pernah mengenakan seragam Tim Nasional Prancis serta menjadi bagian penting dari raksasa Paris Saint-Germain.
Isu kedatangan pemain bertabur bintang ini muncul tepat saat Persib sedang bersiap melepas salah satu pemain asingnya.
Federico Barba yang merupakan bek asal Italia dikabarkan memiliki keinginan kuat untuk segera meninggalkan Bandung.
Pemain bertahan tersebut berencana melanjutkan sisa karier sepak bolanya di benua biru terutama di negara asalnya.
Kabar mengenai komunikasi intens antara pihak manajemen Persib dengan sang pemain Prancis pun mulai tercium publik.
Salah satu media olahraga terkemuka Prancis yakni Foot Mercatoo menyebutkan bahwa proses pembicaraan tengah berlangsung serius.
Kabarnya Layvin Kurzawa memiliki ketertarikan besar untuk mencicipi atmosfer sepak bola di kawasan Asia Tenggara.
Jika melihat sejarah perjalanannya di lapangan hijau prestasi yang dimiliki Kurzawa memang sangat mengagumkan bagi banyak orang.
Pemain ini pernah memperkuat jajaran klub elit mulai dari AS Monaco hingga tim Premier League Fulham.
Selain itu ia juga sempat merasakan atmosfer kompetisi di Portugal saat dipinjamkan menuju klub Boavista.
Meskipun memiliki portofolio yang mewah performa Kurzawa dalam tiga musim belakangan ini justru mengundang keraguan.
Data statistik menunjukkan bahwa sang pemain sangat jarang mendapatkan kesempatan bermain secara reguler di liga domestik.
Terhitung sejak tahun 2022 Kurzawa tercatat hanya mampu turun ke lapangan dalam tujuh pertandingan liga saja.
Rinciannya adalah ia bermain tiga kali untuk Fulham satu kali bagi PSG dan empat kali bersama Boavista.
Durasi penampilannya di atas lapangan hijau pun dianggap sangat jauh dari angka ideal pemain profesional.
Ketika berada di Boavista pada paruh pertama tahun 2025 ia hanya mencatatkan empat kali penampilan saja.
Secara akumulasi ia cuma mengantongi 170 menit bermain dengan tambahan catatan dua koleksi kartu kuning.
Kondisi fisik sang pemain semakin menjadi perdebatan karena statusnya yang menganggur tanpa klub sejak Juli 2025.
Faktor yang paling menjadi beban pertimbangan utama bagi manajemen tim adalah riwayat cedera yang cukup panjang.
Berdasarkan data dari laman Transfermarkt Kurzawa telah dihantam empat jenis cedera berbeda sejak tahun 2022 silam.
Permasalahan kesehatan tersebut memaksanya harus beristirahat total dari aktivitas lapangan selama kurang lebih enam bulan.
Pada kalender tahun 2025 saja ia harus mengalami dua kali cedera otot yang cukup mengganggu performanya.
Akibat cedera otot tersebut Kurzawa terpaksa absen selama 73 hari dan melewatkan total sembilan laga penting timnya.
Walaupun sering menepi ia sebenarnya sempat memperlihatkan sisa-sisa ketajamannya saat berlaga di turnamen Piala FA Inggris.
Ketika masih membela panji Fulham ia berhasil memberikan kontribusi nyata berupa torehan dua gol dan satu assist.
Angka tersebut menjadi bukti valid bahwa kemampuan teknis yang dimilikinya sebenarnya belum sepenuhnya memudar dimakan usia.
Namun risiko mengenai kondisi kebugaran jangka panjang tetap menjadi variabel krusial yang wajib dipikirkan matang oleh Persib Bandung.
Tag: #daftar #rekor #buruk #layvin #kurzawa #cuma #modal #nama #besar