Perdana, KRI Prabu Siliwangi-321 Uji Tembak Meriam Raksasa 127 Mm
TNI Angkatan Laut untuk pertama kalinya melaksanakan uji penguatan kemampuan alat utama sistem persenjataan (alutsista) dan kesiapan tempur melalui structural firing meriam 127 milimeter pada KRI Prabu Siliwangi-321.(DOK. Dinas Penerangan Angkatan Laut )
13:02
29 Januari 2026

Perdana, KRI Prabu Siliwangi-321 Uji Tembak Meriam Raksasa 127 Mm

TNI Angkatan Laut untuk pertama kalinya melaksanakan uji penguatan kemampuan alat utama sistem persenjataan (alutsista) dan kesiapan tempur melalui structural firing meriam 127 milimeter pada KRI Prabu Siliwangi-321.

Uji tembak ini berlangsung dalam rangkaian Sea Going terakhir sebelum bertolak menuju Indonesia pada Selasa (27/1/2026).

Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut (Kadispenal) Laksamana Pertama (Laksma) TNI Tunggul menyampaikan, kegiatan ini sekaligus menjadi uji coba penembakan perdana meriam 127 milimeter sebagai bagian dari pengujian sistem senjata dan struktur kapal.

“Pencapaian tersebut menandai pertama kalinya kapal perang TNI Angkatan Laut mengoperasikan meriam dengan kategori Large Caliber Gun atau kaliber di atas 120 mm secara operasional, setelah sebelumnya senjata sekelas pernah dioperasikan pada korvet kelas Fatahillah,” jelas Tunggul, dikutip dari siaran pers pada Kamis (29/1/2026).

Baca juga: Jet Rafale yang Tiba di Indonesia Sudah Bisa Digunakan TNI AU

Ia menjelaskan, structural firing meriam 127 mm dilakukan untuk memastikan kekuatan dan respons struktur kapal terhadap beban serta getaran tembakan, sekaligus memverifikasi kesiapan sistem senjata dari aspek mekanis, elektrikal, dan keselamatan.

Seluruh tahapan kegiatan dilaksanakan secara profesional dengan menerapkan prosedur keselamatan yang ketat dan melibatkan personel sesuai fungsi serta tanggung jawab masing-masing.

“Keberhasilan penembakan perdana meriam 127 mm menjadi bukti kesiapan KRI Prabu Siliwangi-321 sebagai salah satu unsur tempur modern TNI AL, sekaligus mencerminkan profesionalisme prajurit Jalasena dalam mengoperasikan sistem persenjataan utama secara aman, terukur, dan andal,” tegas dia.

Diberitakan sebelumnya, Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali menyampaikan, KRI Prabu Siliwangi akan segera memperkuat jajaran armada TNI AL pada awal 2026.

Baca juga: Tiba di Indonesia, Ini Spesifikasi 3 Jet Tempur Rafale yang Akan Diresmikan Prabowo

Ali menuturkan, pengiriman kru kapal ke Italia dijadwalkan pada Oktober 2025.

Setelah itu, proses pengiriman kapal akan berlangsung pada 17 Desember 2025.

“Untuk KRI Prabu Siliwangi itu Oktober sudah mulai pengiriman kru ke Italia. Kemudian 17 Desember, delivery, kemungkinan awal tahun Januari 2026 sudah bisa memperkuat jajaran armada," kata Ali, yang ditemui di atas geladak KRI Brawijaya-320 yang baru bersandar di Dermaga 107, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (8/9/2025).

KRI Prabu Siliwangi menjadi kapal fregat kedua yang dibangun melalui kerja sama Indonesia dengan galangan kapal Italia, Fincantieri, setelah KRI Brawijaya-320 yang baru saja tiba di Indonesia hari ini.

Kehadiran kedua kapal tersebut disebut sebagai bagian dari program modernisasi alutsista TNI AL dan implementasi kebijakan Perisai Trisula Nusantara untuk memperkuat postur pertahanan maritim Indonesia.

Tag:  #perdana #prabu #siliwangi #tembak #meriam #raksasa

KOMENTAR