Niat Puasa Ganti Ramadan di Hari Kamis Lengkap dengan Keutamaannya
ilustrasi buka puasa (freepik)
12:39
29 Januari 2026

Niat Puasa Ganti Ramadan di Hari Kamis Lengkap dengan Keutamaannya

Puasa Senin dan Kamis merupakan salah satu amalan sunnah yang tidak pernah dilewatkan oleh Rasulullah SAW semasa hidupnya. Tak hanya sebagai ibadah tambahan, puasa sunnah juga menjadi waktu terbaik untuk melaksanakan qadha puasa Ramadhan.

Dalam pelaksanaanya, niat puasa ganti Ramadan hari Kamis menjadi hal yang sangat penting untuk diucapkan agar puasa menjadi sah dan diterima.

Untuk puasa sunnah Senin dan Kamis, niat dapat dilakukan pada malam hari hingga sebelum waktu zuhur, selama belum makan, minum, ataupun melakukan hal yang membatalkan puasa. Akan tetapi, untuk puasa qadha Ramadhan, niat harus dilakukan sejak malam hari.

Lantas, bagaimana bacaan niat puasa ganti Ramadan di hari Kamis? Simak artikel ini sampai selesai ya!

Niat Puasa Ganti Ramadhan di Hari Kamis 

Menggabungkan niat puasa sunnah dan wajib dalam satu waktu hukumnya tetap sah. Akan tetapi, menyebabkan salah satu ibadah sah, sementara yang lainnya batal atau gugur.

Jadi, jika mengqadha puasa Ramadhan bersamaan dengan puasa sunnah Kamis, maka yang dinilai sah yaitu puasa wajibnya.

Adapun bacaan niat puasa qadha Ramadhan di hari Kamis adalah:

نَوَيْتُ صَوْمَ شَهْرِ رَمَضَانَ الْمَاضِي، الَّذِي عَلَيَّ فَرْضٌ، صَوْمَ شَهْرِ رَمَضَانَ الْمُتَبَقِّي مِنْهُ، فِي هَذَا الْيَوْمِ الْمُصَادِفِ الْخَمِيْسِ، لِلَّهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma shahri Ramadan al-maadi, alladhi 'alayya fardhun, shauma shahri Ramadan al-mutabaqqi minhu, fi hadza al-yawmi al-musadiq al-khamis, lillahi ta'ala.

Artinya: "Saya niat berpuasa puasa qadha Ramadan tahun lalu, yang belum saya ganti, pada hari ini yang bertepatan dengan hari Kamis yang mulia, karena Allah Ta'ala.”

Ada pula bacaan niat puasa qadha Ramadhan di hari Kamis yang lebih ringkas. Berikut ini bacaannya:

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ قَضَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ لِلهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma ghadin 'an qadaa'i fardhi syahri Ramadhaana lillaahi ta'aalaa

Artinya: “Saya berniat mengganti (mengqadha) puasa bulan Ramadan karena Allah Ta'ala.”

Niat Puasa Ganti Ramadan di Hari Kamis

Rasulullah SAW sangat mencintai puasa di hari Senin dan Kamis. Bahkan, dalam salah satu hadits disebutkan jika amal perbuatan manusia akan diperlihatkan kepada Allah SWT di antara dua hari tersebut. Hal ini tentu menjadi keutamaan yang amat besar bagi umat Islam.

Puasa Senin Kamis tidak hanya memberikan pahala besar, namun juga memberi manfaat kesehatan. Pasalnya, tubuh akan mendapatkan kesempatan untuk beristirahat dari rutinitas konsumsi makanan yang berat, sehingga menjadikan metabolisme tubuh seimbang.

Tak hanya itu, puasa sunnah juga dapat menambah kekuatan iman serta menumbuhkan rasa syukur kepada Allah SWT.

Tata Cara Puasa Qadha Ramadan

Dikutip dari laman Badan Amil Zakat Nasional, berikut ini tata cara adalah melaksanakan puasa qadha Ramadhan di hari Kamis:

1. Membaca niat puasa qadha Ramadhan di malam hari sebelum waktu subuh.

2. Pastikan untuk makan sahur sebelum imsak.

3. Selama menjalani ibadah puasa, hindari hal-hal yang dapat membatalkan pahala puasa, seperti berbicara kasar, menggunjing, atau perbuatan dosa lainnya.

4. Ketika waktu berbuka tiba, disarankan untuk segera berbuka puasa dan membaca doa buka puasa. Berikut ini doa buka puasa:

اللَّهُمَّ لَكَ صُمْنَا وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْنَا، فَتَقَبَّلْ مِنَّا إِنَّكَ أَنْتَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ

Allaahumma laka shumnaa wa 'ala rezekika aftharnaa fataqabbal minnaa innaka antas samii'ul 'aliim

Artinya: "Ya Allah, kepada-Mu kami berpuasa dan atas rezeki-Mu kami telah berbuka, maka terimalah dari kami, sesungguhnya Engkau Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui."

Demikian tadi niat puasa ganti ramadhan di hari Kamis. Semoga bermanfaat!

Kontributor : Putri Ayu Nanda Sari

Editor: Ruth Meliana

Tag:  #niat #puasa #ganti #ramadan #hari #kamis #lengkap #dengan #keutamaannya

KOMENTAR