Daftar 10 Paspor Paling Lemah di Dunia 2026, Afghanistan Terbawah
Ilustrasi paspor. Seorang warga Aceh TImur diduga direkrut ke Kamboja secara ilegal. Di sana ia diduga disiksa dan menjadi korban TPPO.(WIKIMEDIA COMMONS/AHMAD ALI KARIM)
18:04
31 Januari 2026

Daftar 10 Paspor Paling Lemah di Dunia 2026, Afghanistan Terbawah

Firma konsultan kewarganegaraan dan residensi global Henley & Partners merilis Henley Passport Index 2026 pada Januari 2026.

Indeks ini memeringkat kekuatan paspor berdasarkan jumlah destinasi yang dapat diakses pemegangnya tanpa harus mengurus visa sebelum keberangkatan.

Henley Passport Index menggunakan data eksklusif dari sistem Timatic milik Asosiasi Transportasi Udara Internasional (IATA), yang menjadi rujukan maskapai penerbangan untuk memverifikasi persyaratan masuk penumpang ke berbagai negara.

Baca juga: Daftar Paspor Terkuat di Dunia 2026, Singapura Teratas

Ilustrasi paspor.FREEPIK/FREEPIK Ilustrasi paspor.

Pada edisi 2026, sebanyak 199 paspor dibandingkan terhadap 227 destinasi di seluruh dunia.

Dalam laporan tersebut, Henley mencatat pemegang paspor terkuat dunia tahun ini dapat mengakses hingga 192 destinasi tanpa visa atau dengan visa on arrival.

Sebaliknya, paspor dengan peringkat terendah hanya membuka akses ke 24 destinasi.

“Selama 20 tahun terakhir, mobilitas global telah berkembang secara signifikan, tetapi manfaatnya terdistribusi secara tidak merata,” kata Christian H Kaelin, Chairman Henley & Partners, dalam Henley Global Mobility Report edisi Januari 2026.

Baca juga: Paspor Singapura Terkuat di Dunia 2025, Indonesia Urutan 66

Berikut daftar 10 paspor terlemah di dunia 2026 berdasarkan skor akses bebas visa (visa-free score) terendah versi Henley Passport Index.

1. Afghanistan

Akses bebas visa: 24 destinasi

Afghanistan kembali berada di posisi paling bawah dalam indeks 2026. Pemegang paspor Afghanistan hanya dapat mengakses 24 destinasi tanpa visa sebelumnya.

Henley mencatat bahwa konflik berkepanjangan, terbatasnya pengakuan diplomatik, serta persoalan keamanan menjadi faktor utama yang membatasi mobilitas internasional warga negara tersebut.

Ilustrasi paspor.  Singapura kembali menempati posisi pertama dalam daftar paspor terkuat di dunia versi Henley Passport Index 2025. Dengan akses bebas visa ke 193 negara, paspor Singapura mengungguli ratusan negara lain, termasuk Jepang, Korea Selatan, dan negara-negara Eropa Barat.PIXABAY/JOSHUA WORONIECKI Ilustrasi paspor. Singapura kembali menempati posisi pertama dalam daftar paspor terkuat di dunia versi Henley Passport Index 2025. Dengan akses bebas visa ke 193 negara, paspor Singapura mengungguli ratusan negara lain, termasuk Jepang, Korea Selatan, dan negara-negara Eropa Barat.

2. Suriah

Akses bebas visa: 26 destinasi

Suriah menempati peringkat kedua terbawah dengan akses ke 26 destinasi. Perang saudara yang berlangsung lebih dari satu dekade serta sanksi internasional memengaruhi hubungan diplomatik dan kebijakan visa terhadap pemegang paspor Suriah.

Baca juga: Daftar 10 Paspor Terkuat di Dunia, Indonesia Urutan Berapa?

Henley menyebut, negara-negara dengan ketidakstabilan jangka panjang cenderung mengalami stagnasi dalam peningkatan skor mobilitas.

3. Irak

Akses bebas visa: 29 destinasi

Irak berada di posisi ketiga terbawah dengan akses ke 29 destinasi.

Meskipun situasi keamanan menunjukkan perbaikan dibandingkan beberapa tahun lalu, persepsi risiko dan dinamika hubungan bilateral masih memengaruhi kebijakan visa terhadap warga Irak.

4. Pakistan

Akses bebas visa: 31 destinasi

Pakistan berbagi skor dengan Yaman, yakni 31 destinasi bebas visa. Posisi ini menempatkan Pakistan di kelompok lima terbawah secara global.

Baca juga: Catat, Ini Biaya Pembuatan Paspor Terbaru

Sejumlah peliputan media internasional mencatat bahwa perubahan posisi Pakistan dalam indeks Henley dalam beberapa tahun terakhir dipengaruhi oleh kebijakan visa bilateral serta dinamika geopolitik regional.

5. Yaman

Akses bebas visa: 31 destinasi

Ilustrasi paspor. Polisi India menangkap seorang pria yang mengaku sebagai duta besar negara palsu, Westarctica, dan menjalankan kedutaan ilegal lengkap dengan paspor dan mata uang palsu.FREEPIK/FREEPIK Ilustrasi paspor. Polisi India menangkap seorang pria yang mengaku sebagai duta besar negara palsu, Westarctica, dan menjalankan kedutaan ilegal lengkap dengan paspor dan mata uang palsu.

Yaman juga mencatat akses ke 31 destinasi. Konflik bersenjata yang berkepanjangan dan krisis kemanusiaan yang masih berlangsung menjadi latar belakang rendahnya mobilitas paspor negara tersebut.

Henley menempatkan Yaman di posisi terbawah karena kondisi domestik yang belum stabil dan keterbatasan hubungan diplomatik.

6. Somalia

Akses bebas visa: 33 destinasi

Somalia memiliki akses ke 33 destinasi tanpa visa sebelumnya. Keterbatasan kapasitas negara, tantangan keamanan, dan minimnya perjanjian bebas visa bilateral memengaruhi skor mobilitas paspor Somalia.

Baca juga: JTPE Ekspor Komponen Paspor ke Ethiopia

7. Nepal

Akses bebas visa: 35 destinasi

Nepal mencatat akses bebas visa ke 35 destinasi.

Meski relatif stabil secara politik dibandingkan sejumlah negara dalam daftar ini, jaringan perjanjian perjalanan bebas visa yang terbatas membuat Nepal tetap berada di papan bawah indeks global.

8. Bangladesh

Akses bebas visa: 37 destinasi

Bangladesh berada di posisi kedelapan terbawah dengan akses ke 37 destinasi. Henley menilai bahwa kebijakan imigrasi global dan keterbatasan kesepakatan bilateral masih memengaruhi peringkat paspor negara ini.

9. Eritrea

Akses bebas visa: 38 destinasi

Eritrea mencatat skor 38 destinasi, berbagi peringkat dengan sejumlah entitas lain.

Baca juga: Pada Liburan ke Luar Negeri, Peruri Sebut Permintaan Paspor Naik 2,5 Lipat Pasca Pandemi

Isolasi politik dan pembatasan hubungan luar negeri menjadi faktor yang disebut dalam laporan Henley sebagai latar belakang rendahnya mobilitas internasional warga negara tersebut.

Ilustrasi pasporDok. Shutterstock/photobyphotoboy Ilustrasi paspor

10. Libya

Akses bebas visa: 39 destinasi

Libya melengkapi daftar 10 paspor terlemah dunia 2026 dengan akses ke 39 destinasi.

Ketidakstabilan politik pasca-konflik dan fragmentasi pemerintahan memengaruhi persepsi internasional terhadap dokumen perjalanan Libya.

Rata-rata global dan ketimpangan akses

Henley mencatat, rata-rata global jumlah destinasi bebas visa pada 2026 berada di angka 108 destinasi.

Baca juga: Cara Membuat Paspor, Syarat, dan Biayanya

Angka ini menunjukkan selisih yang signifikan dibandingkan paspor di peringkat terbawah yang hanya memiliki akses ke puluhan negara.

Menurut Kaelin, indeks ini merefleksikan hubungan diplomatik dan posisi suatu negara di panggung global.

“Akses terhadap perjalanan bebas visa semakin dipengaruhi oleh hubungan geopolitik dan kedudukan suatu negara di panggung global,” ujarnya.

Henley juga menyebut, negara-negara dengan konflik berkepanjangan, sanksi internasional, serta keterbatasan perjanjian bilateral cenderung mengalami hambatan dalam meningkatkan mobilitas paspor mereka.

Baca juga: Cara Menggunakan Aplikasi M-Paspor

Metodologi penghitungan

Henley Passport Index menghitung skor berdasarkan jumlah destinasi yang dapat diakses tanpa visa sebelumnya. Kategori yang dihitung mencakup visa-free, visa on arrival, dan electronic travel authorization (eTA).

Jika visa harus diperoleh sebelum keberangkatan, maka destinasi tersebut tidak dihitung dalam skor.

Data diperbarui secara berkala untuk mencerminkan perubahan kebijakan perjalanan internasional sepanjang tahun.

Tag:  #daftar #paspor #paling #lemah #dunia #2026 #afghanistan #terbawah

KOMENTAR