4 Cara Mengurangi Kerusakan Rambut akibat Terlalu Sering Diwarnai
- Mewarnai rambut sudah menjadi bagian dari gaya hidup banyak orang, dengan tujuan menutupi uban atau pun hanya sebagai ekspresi diri. Namun, terlalu sering mengganti warna rambut tanpa perawatan yang tepat dapat memicu berbagai masalah, mulai dari rambut kering hingga kerusakan kulit kepala.
Ada batas aman dan langkah-langkah penting yang bisa dilakukan untuk meminimalisir risiko tersebut. Berikut cara meminimalisir rambut rusak akibat terlalu sering diwarnai.
Cara mengurangi kerusakan rambut akibat pewarnaan
1. Batasi frekuensi mewarnai rambut
Salah satu langkah paling penting untuk menjaga kesehatan rambut adalah mengontrol seberapa sering rambut diwarnai.
Dermatolog Zhao Zhaoming menyarankan agar proses pewarnaan rambut tidak dilakukan terlalu sering.
“Saran saya adalah tidak mewarnai rambut lebih dari satu kali setiap tiga bulan, atau maksimal empat kali dalam setahun,” ujar Zhaoming, seperti dikutip dari Vogue, Sabtu (31/1/2026).
Baca juga: Warna Rambut yang Cocok untuk 12 Zodiak, Aries Ash Blonde
Menurutnya, semakin sering rambut terpapar bahan kimia, semakin besar risiko kerusakan permanen pada batang rambut dan kulit kepala.
Zat kimia dalam pewarna rambut seperti amonia, hidrogen peroksida, dan paraphenylenediamine (PPD) berfungsi membuka kutikula rambut agar warna bisa masuk. Namun, proses ini juga membuat rambut menjadi lebih kering, rapuh, dan mudah patah jika dilakukan berulang kali.
2. Lindungi kulit kepala sebelum pewarnaan
Tak hanya batang rambut, kulit kepala juga sangat rentan terhadap efek pewarnaan. Paparan bahan kimia dapat menghilangkan minyak alami (sebum) pada kulit kepala, sehingga memicu iritasi, rasa gatal, hingga pengelupasan.
Zhaoming menyarankan penggunaan pelindung sebelum proses pewarnaan.
“Mengoleskan minyak seperti minyak kelapa atau argan oil pada kulit kepala dapat membentuk lapisan pelindung yang membantu membatasi penyerapan bahan kimia,” jelasnya.
Selain itu, penting untuk menghindari kontak langsung pewarna rambut dengan area sensitif, seperti kulit di belakang telinga, leher, dan wajah. Langkah sederhana ini dapat membantu menurunkan risiko reaksi alergi dan dermatitis kontak.
Baca juga: 7 Cara Mendukung Pertumbuhan Rambut agar Lebih Kuat dan Panjang
Cara mengatasi rambut rontok.
3. Jangan menggabungkan pewarnaan dengan perawatan kimia lain
Kesalahan yang kerap dilakukan adalah melakukan beberapa perawatan kimia dalam waktu berdekatan, seperti mewarnai rambut dan melakukan pengeritingan atau pelurusan sekaligus.
“Mewarnai dan melakukan perm pada waktu yang sama sangat membebani rambut,” kata Zhaoming.
Menurutnya, perm bahkan lebih merusak dibanding pewarnaan karena melibatkan bahan kimia yang lebih keras.
Ia menyarankan untuk memberi jeda waktu yang cukup agar rambut dapat pulih sebelum menjalani perawatan kimia lainnya. Memberikan waktu istirahat pada rambut membantu menjaga elastisitas dan kekuatan alami batang rambut.
Baca juga: Mengapa Rambut Kering Perlu Hair Oil Setelah Keramas
4. Fokus pada perawatan dan pemulihan rambut
Jika rambut sudah terlanjur sering diwarnai, perawatan intensif menjadi kunci. Rambut yang sering terpapar bahan kimia cenderung kehilangan kelembapan dan menjadi kurang elastis.
Zhaoming menekankan pentingnya menjaga keseimbangan nutrisi rambut melalui perawatan rutin.
Menggunakan sampo dan kondisioner yang diformulasikan khusus untuk rambut diwarnai, serta menghindari kebiasaan yang memperparah kerusakan seperti penggunaan alat panas berlebihan, dapat membantu memperlambat proses kerusakan.
Selain itu, stres juga dapat memperburuk kondisi rambut dan kulit kepala. Aktivitas relaksasi seperti yoga atau meditasi, serta menjaga pola makan sehat, turut berperan dalam menjaga kesehatan rambut secara keseluruhan.
Dengan membatasi frekuensi pewarnaan, melindungi kulit kepala, serta memberikan waktu pemulihan yang cukup, rambut tetap bisa tampil stylish tanpa harus mengorbankan kesehatannya.
Baca juga: 7 Penyebab Rambut Kering, Jangan Disepelekan
Tag: #cara #mengurangi #kerusakan #rambut #akibat #terlalu #sering #diwarnai