Kylian Mbappe Soroti Performa Real Madrid Usai Kalah dari Benfica
Bintang Real Madrid, Kylian Mbappe, melontarkan kritik pedas terhadap performa timnya sendiri setelah menelan kekalahan pahit dari Benfica.
Hasil minor ini memaksa Real Madrid mengakhiri fase liga dengan catatan mengecewakan dan harus berjuang melalui babak play-off untuk memastikan tempat di fase gugur.
Kekalahan 4-2 di Lisbon pada Rabu malam tersebut membuat Kylian Mbappe merasa frustrasi.
Sebab, Real Madrid kini terlempar ke peringkat sembilan klasemen akhir, sebuah posisi yang dianggap tidak mencerminkan status mereka sebagai penguasa Eropa.
Inkonsistensi permainan menjadi sorotan utama sang penyerang pasca-pertandingan di zona wawancara.
Baca juga: Hansi Flick Sanjung Gol Kiper Benfica yang Buat Real Madrid Tersingkir
Masalah Kontinuitas dan Performa Tim
Real Madrid sebenarnya sempat menunjukkan tajinya di pekan sebelumnya, namun performa tersebut hilang saat bertandang ke markas Benfica.
Mbappe menilai kegagalan timnya menjaga level permainan merupakan masalah serius yang harus segera dicarikan solusinya.
Saya tidak punya penjelasan yang jelas. Kami tidak memiliki kontinuitas dalam permainan, ini adalah masalah yang harus kami selesaikan.
Kami tidak bisa berada di posisi ini setiap hari, ini bukan tim juara.
Agak menyakitkan karena kami ingin memanfaatkan bulan Februari untuk meningkatkan performa, tetapi kami pantas berada di posisi ini.”
Ia juga menyoroti bagaimana timnya seolah kehilangan identitas juara di lapangan.
Baca juga: Tanggapan Jose Mourinho soal Aksi Heroik Anatoliy Trubin ke Gawang Real Madrid
"Kami bermain buruk… Kemudian kalah 3-2, gol keempat tidak mengubah apa pun, agak memalukan, tetapi tidak mengubah apa pun," kata Mbappe.
"Pekan lalu kami bermain bagus, tetapi tidak sekarang dan kami harus memiliki kontinuitas. Kami sedikit kekurangan segalanya."
Detail Kecil di Panggung Eropa
Bagi pemain internasional Prancis tersebut, kekalahan di UEFA Champions League tidak bisa hanya dituduhkan pada satu faktor saja.
Gelandang Real Madrid asal Uruguay, Federico Valverde (kiri) dan Jude Bellingham (kanan) menyemangati para pendukung setelah kalah dalam laga pekan ke-8 fase liga Liga Champions antara SL Benfica dan Real Madrid CF di Estadio da Luz di Lisbon pada 28 Januari 2026.
Menurutnya, kegagalan ini adalah akumulasi dari berbagai aspek yang tidak berjalan maksimal di lapangan, mulai dari taktik hingga mentalitas bertanding.
"Saya tidak akan mengatakan bahwa ini hanya masalah sikap atau hanya sepak bola, saya pikir ini masalah umum dan di Liga Champions setiap detail penting."
"Jika Anda tidak datang dengan segalanya untuk memenangkan pertandinga," lanjutnya.
Dengan hasil ini, Real Madrid akan menantikan hasil undian babak play-off pada hari Jumat mendatang.
Mereka berpeluang menghadapi tim kejutan asal Norwegia, Bodo/Glimt, atau bahkan melakoni laga ulangan melawan Benfica dan Jose Mourinho.
Baca juga: Calon Lawan Real Madrid Jika Menang di Babak Playoff Liga Champions
Seruan untuk Pendukung di Bernabeu
Meski sedang dalam dinamika yang kurang menguntungkan di Eropa, Mbappe mengajak para penggemar untuk tetap memberikan dukungan penuh, terutama saat mereka kembali ke kompetisi domestik akhir pekan ini melawan Rayo Vallecano.
Baginya, dukungan suporter di Stadion Santiago Bernabeu akan menjadi suntikan moral yang sangat dibutuhkan tim untuk bangkit.
"Saya meminta Bernabeu untuk datang dengan semangat mendukung tim. Kami belum tersingkir dan di La Liga kami berada dalam dinamika yang baik," tegas
"Jika Bernabeu bersama kami, kami akan memainkan pertandingan yang bagus pada hari Minggu," pungkasnya.
Tag: #kylian #mbappe #soroti #performa #real #madrid #usai #kalah #dari #benfica