Kata-kata Fabregas Usai Como Hancurkan Lazio 3-0: Bukan soal Uang
Pelatih Como 1907, Cesc Fabregas, saat menangani kubu milik Grup Djarum asal Indonesia tersebut di ajang Liga Italia 2025-2026.(AFP/PIERO CRUCIATTI)
06:18
20 Januari 2026

Kata-kata Fabregas Usai Como Hancurkan Lazio 3-0: Bukan soal Uang

- Como asuhan Cesc Fabregas berpesta tiga gol di markas Lazio. Tetapi, Fabregas tetap respek kepada sang guru dengan menyebut pelatih Lazio jenius.

Kemenangan telak 3-0 berhasil diukir Como kala bertamu ke markas Lazio asuhan Maurizio Sarri.

Gol-gol Martin Baturina (2') dan Nico Paz (24', 49') memastikan hasil Lazio vs Como 0-3, dalam partai pekan ke-21 Liga Italia di Stadion Olimpico, Senin (19/1/2026) atau Selasa dini hari WIB.

Kemenangan tandang ini terasa istimewa bagi Como karena mereka tampil dominan sejak awal laga. Lazio pun dibuat kesulitan mengembangkan permainan di hadapan pendukungnya sendiri.

Usai pertandingan, Fabregas menegaskan bahwa performa apik Como 1907 musim ini bukan semata-mata hasil dari kekuatan finansial klub, melainkan buah dari kesamaan prinsip dan pemahaman sepak bola di dalam tim.

“Saya senang Anda menyebut bahwa ini bukan hanya soal seberapa besar uang yang kami keluarkan,” kata Fabregas dilansir dari Football Italia.

“Apa yang penting adalah seberapa besar yang pemain dapatkan dan bagaimana mereka berkembang,” ujar pelatih asal Spanyol itu melanjutkan.

Fabregas menilai bahwa ketika para pemain memiliki pemahaman yang sama tentang sepak bola, maka kontrol permainan sepenuhnya berada di tangan mereka.

“Ketika para pemain memahami sepak bola dengan cara yang sama, permainan itu milik mereka, bukan milik pelatih,” ucap Fabregas.

“Saya tidak percaya pada sepak bola yang robotik,” katanya menambahkan.

Menurut Fabregas, filosofi tersebut membuat sejumlah pemain Como mampu berkembang pesat dan menampilkan performa konsisten dalam pertandingan-pertandingan penting.

Ia secara khusus menyoroti peran pemain seperti Maximo Perrone, Lucas Da Cunha, Maxime Caqueret, Nico Paz, dan Martin Baturina yang dinilainya memiliki kreativitas tinggi dan visi bermain yang sejalan.

“Mereka saling memahami dan mengerti ruang,” kata Fabregas saat menjelaskan kekompakan lini tengah dan sektor ofensif timnya.

“Itu memberi Anda persepsi permainan yang sama sekali berbeda,” ujarnya.

Sebut Maurizio Sarri Jenius

Selain membahas kinerja timnya, Fabregas juga menyampaikan apresiasi khusus kepada Maurizio Sarri mentor sekaligus lawannya di laga Lazio vs Como.

“Maurizio adalah seorang jenius,” kata Fabregas ketika diminta menilai sosok Sarri.

“Ia telah membuktikannya di Italia dan di Inggris bersama kami di Chelsea,” ujar Fabregas yang pernah dilatih Sarri di Chelsea.

Fabregas mengungkapkan bahwa hubungannya dengan Sarri tetap terjaga dengan baik dan ia masih sering mengambil pelajaran dari ide-ide "sang guru".

“Saya selalu senang bertemu dengannya dan saya masih menggunakan banyak ide yang ia ajarkan kepada saya,” katanya.

Kemenangan atas Lazio ini juga memiliki makna emosional tersendiri bagi Fabregas karena diraih tidak lama setelah Como mengalami hasil mengecewakan di laga sebelumnya melawan AC Milan.

Pada partai sebelumnya, Como yang tampil dominan harus menyerah 1-3 dari Milan di kandang sendiri.

“Kalah dari Milan lalu bereaksi empat hari kemudian melawan tim kuat bukanlah hal yang mudah,” ujar Fabregas.

“Itulah sebabnya hasil ini sangat berarti,” kata Fabregas yang kini melihat Como asuhannya bertengger di peringkat enam klasemen Liga Italia dengan 37 poin.

Tag:  #kata #kata #fabregas #usai #como #hancurkan #lazio #bukan #soal #uang

KOMENTAR