Kritik Eks Barcelona Kepada Alvaro Arbeloa: Tak Selevel Xabi Alonso
Pelatih baru Real Madrid Alvaro Arbeloa tiba untuk menjalani konferensi pers di Real Madrid Sports City di Valdebebas, di pinggiran Madrid, pada 13 Januari 2026. Real Madrid menunjuk Alvaro Arbeloa sebagai pelatih baru pada 12 Januari 2026 setelah Xabi Alonso meninggalkan klub dengan persetujuan bersama, sehari setelah tim kalah di final Piala Super Spanyol melawan rival Barcelona, lapor AFP. (Foto oleh Oscar DEL POZO / AFP)(AFP/OSCAR DEL POZO%2
15:19
15 Januari 2026

Kritik Eks Barcelona Kepada Alvaro Arbeloa: Tak Selevel Xabi Alonso

Keputusan Real Madrid menunjuk Alvaro Arbeloa sebagai pelatih baru menggantikan Xabi Alonso menimbulkan banyak pertanyaan.

Real Madrid resmi menunjuk Alvaro Arbeloa sebagai pelatih baru menggantikan Xabi Alonso yang dipecat pada Senin (14/1/2026).

Keputusan Real Madrid untuk menunjuk Alvaro Arbeloa sebagai pelatih juga kurang mendapat respons positif dari sebagian besar pendukungnya (fans).

Laporan dari BBC mengatakan, banyak fans Real Madrid yang melihat langkah tersebut penuh risiko yang tidak perlu dan terlalu dini.

Bukan tanpa alasan mengingat Arbeloa tidak memiliki rekam jejak manajerial senior yang gemilang sebagai seorang pelatih kepala Real Madrid.

Mantan pemain FC Barcelona, Oscar Garcia-Junyent, juga melontarkan kritik keras terhadap Alvaro Arbeloa setelah ditunjuk sebagai juru taktik baru Los Blancos.

Oscar Garcia bahkan secara terang-terangan mengatakan jika selera pelatih Real Madrid menurun karena kualitas Alvaro Arbeloa tak selevel dengan Xabi Alonso.

Pelatih baru Real Madrid Alvaro Arbeloa menjalani konferensi pers pertama di Real Madrid Sports City di Valdebebas, di pinggiran Madrid, pada 13 Januari 2026. Real Madrid menunjuk Alvaro Arbeloa sebagai pelatih baru pada 12 Januari 2026 setelah pelatih Xabi Alonso meninggalkan klub dengan formula kesepakatan bersama, sehari setelah tim kalah di final Piala Super Spanyol melawan rival Barcelona, lapor AFP. (Foto oleh Oscar DEL POZO / AFP)AFP/OSCAR DEL POZO Pelatih baru Real Madrid Alvaro Arbeloa menjalani konferensi pers pertama di Real Madrid Sports City di Valdebebas, di pinggiran Madrid, pada 13 Januari 2026. Real Madrid menunjuk Alvaro Arbeloa sebagai pelatih baru pada 12 Januari 2026 setelah pelatih Xabi Alonso meninggalkan klub dengan formula kesepakatan bersama, sehari setelah tim kalah di final Piala Super Spanyol melawan rival Barcelona, lapor AFP. (Foto oleh Oscar DEL POZO / AFP)

Alvaro Arbeloa Tak Selevel Xabi Alonso

Setelah memecat Xabi Alonso secara mendadak, Real Madrid langsung membuat keputusan mengejutkan dengan mempromosikan Arbeloa, alih-alih mencari pelatih berkualitas lainnya.

Arbeloa sejauh ini hanya bertanggung jawab atas Castilla musim ini dan telah melakukan pekerjaan yang solid sejauh ini.

Meski begitu, Garcia-Junyent percaya bahwa mantan bek andalan Los Blancos itu masih jauh dari level Xabi Alonso dalam hal aspek taktis manajemen.

“Secara taktik, dari sedikit yang saya lihat dari Castilla, dia bahkan tidak mendekati level Xabi Alonso,” ujarnya pada program Tot Costa di Radio Catalunya, dikutip dari Mundo Deportivo.

Selain itu, mantan manajer Olympiacos dan RB Salzburg itu menambahkan jika Arbeloa terlalu terobsesi dengan Jose Mourinho.

“Arbeloa ingin menjadi seperti Jose Mourinho, dan satu-satunya alasan dia sekarang melatih Real Madrid adalah karena dia hanya berbicara tentang Mourinho," tandasnya.

Berpihak pada Pemain yang Kontra dengan Alonso

Garcia-Junyent memprediksi jika Arbeloa akan melakukan cara yang berbeda dalam mengendalikan situasi di ruang ganti Real Madrid.

Bukan tak mungkin, Arbeloa akan berpihak pada pemain yang tak akur dengan Alonso. Meski begitu, pada akhirnya kualitas yang akan menentukan masa depannya.

“Dia akan berpihak pada para pemain yang tidak akur dengan Xabi Alonso." 

"Adapun presiden, seberapa pun dia berpihak padanya, kita akan lihat siapa yang memiliki pengaruh lebih besar,” sambungnya.

Garcia-Junyet juga mengatakan jika ada masanya di mana Florentino Perez akan menentukan sikap terhadap Vini Jr dan Arbeloa.

“Bagi presiden, siapa yang lebih penting: Vinícius Jr. atau Arbeloa? Dia tahu bagaimana para penggemar ingin tim bermain, tetapi Arbeloa harus bermain sangat bagus untuk membalikkan keadaan,” tutupnya.

Pernyataan Garcia-Junyet agaknya terasa benar usai Real Madrid secara mengejutkan dikalahkan Albacete pada babak 16 besar Copa del Rey 2025-2026 dengan skor 2-3.

Hasil tersebut mencoreng debut Arbeloa bersama Real Madrid meski hanya mendapat satu kali sesi latihan di Valdebebas dan tampil tanpa sejumlah pemain kunci.

Tag:  #kritik #barcelona #kepada #alvaro #arbeloa #selevel #xabi #alonso

KOMENTAR