Resmi, Michael Carrick Pelatih Interim Man United sampai Akhir Musim
- Manchester United resmi menunjuk Michael Carrick sebagai pelatih interim. Ia akan menukangi Man United sampai akhir musim 2025-2026.
Michael Carrick diberikan tugas utama membawa Setan Merah kembali ke Liga Champions.
Penunjukan Michael Carrick sebagai pelatih interim Man United, menggantikan Darren Fletcher, diumumkan klub pada Selasa (13/1/2025) atau Rabu dini hari WIB.
Carrick, yang kini berusia 44 tahun, dipercaya menangani tim utama setelah manajemen klub menilai pengalamannya cukup untuk menstabilkan situasi hingga kompetisi berakhir.
“Mendapat tanggung jawab untuk memimpin Manchester United adalah sebuah kehormatan,” tutur Carrick.
Ia dikenal sebagai salah satu gelandang paling konsisten dalam sejarah modern United, dengan torehan 12 trofi utama selama 12 tahun karier bermainnya di Old Trafford.
Sebelum ditunjuk sebagai manajer interim saat ini, Carrick sempat menjalani peran sebagai pelatih sementara pada 2021 dan mencatatkan rekor tak terkalahkan dalam tiga pertandingan.
Setelah pengalaman singkat tersebut, Carrick menerima tantangan pertamanya sebagai manajer permanen dengan menangani Middlesbrough di kasta kedua Liga Inggris pada Oktober 2022.
Namun, karier kepelatihannya di Middlesbrough berakhir pada Juni tahun lalu setelah klub tersebut finis di posisi ke-10 klasemen Championship.
Tantangan pertama Carrick bersama Manchester United kali ini terbilang berat karena ia harus mempersiapkan tim menghadapi rival sekota Manchester City di Liga Inggris pada Minggu.
Saat ini Manchester United menempati peringkat ketujuh klasemen sementara Liga Inggris dan masih berada dalam persaingan untuk lolos ke Liga Champions untuk pertama kalinya dalam tiga musim terakhir.
Setan Merah terpaut tiga poin dari Liverpool yang berada di posisi keempat, serta hanya tertinggal satu angka dari Brentford yang menempati peringkat kelima.
Finis di empat besar klasemen akhir akan memastikan tiket otomatis ke Liga Champions, sementara posisi lima besar juga diperkirakan cukup karena performa kuat klub-klub Inggris di kompetisi Eropa.
Menanggapi target tersebut, Carrick menyatakan, “Saya tahu apa yang dibutuhkan untuk meraih sukses di sini; fokus saya sekarang adalah membantu para pemain mencapai standar yang kami harapkan di klub luar biasa ini, yang kami tahu kelompok ini lebih dari mampu untuk menunjukkannya.”
Ia menambahkan keyakinannya terhadap sisa musim dengan mengatakan, “Masih banyak hal yang bisa diperjuangkan musim ini, kami siap menyatukan semua pihak dan memberikan penampilan yang pantas didapatkan para penggemar atas dukungan setia mereka.”
Penunjukan Carrick terjadi setelah Manchester United mengakhiri kerja sama dengan Ruben Amorim pekan lalu menyusul masa jabatan 14 bulan yang dinilai mengecewakan.
Harapan akan kebangkitan cepat usai kepergian Amorim tidak langsung terwujud karena pelatih sementara Darren Fletcher hanya mampu membawa tim bermain imbang 2-2 melawan Burnley di Liga Inggris dan kalah 1-2 dari Brighton di Piala FA.
Kegagalan di dua kompetisi domestik tersebut, ditambah absennya United dari turnamen Eropa, membuat jumlah pertandingan mereka musim ini hanya mencapai 40 laga.
Catatan tersebut menjadi yang terendah bagi Manchester United sejak musim 1914/1915, sebuah statistik yang menegaskan betapa menantangnya periode ini bagi klub.
Pengalaman panjang Carrick di Manchester United, baik sebagai pemain maupun pelatih, diyakini menjadi faktor utama yang meyakinkan jajaran petinggi klub bahwa ia adalah sosok yang tepat untuk memegang kendali sementara.
Direktur sepak bola Manchester United, Jason Wilcox, menegaskan kepercayaan klub dengan mengatakan, “Michael adalah pelatih yang luar biasa dan sangat memahami apa yang dibutuhkan untuk menang di Manchester United.”
Wilcox menambahkan, “Ia siap memimpin kelompok pemain kami yang bertalenta dan bertekad untuk sisa musim ini saat kami terus membangun klub menuju kesuksesan yang konsisten dan berkelanjutan.”
Sebelum bergabung dengan Manchester United sebagai pemain, Carrick sempat memperkuat West Ham United dan Tottenham Hotspur.
Selama 12 tahun membela United, ia memenangkan lima gelar liga dan satu trofi Liga Champions, menjadikannya salah satu figur penting di era tersebut.
Setelah pensiun sebagai pemain pada 2018, Carrick bergabung dengan staf pelatih Manchester United sebagai asisten Jose Mourinho dan kemudian Ole Gunnar Solskjaer.
Usai pemecatan Solskjaer lima tahun lalu, Carrick sempat memimpin tim utama dalam beberapa laga dan meraih hasil mengesankan melawan Chelsea, Arsenal, dan Villarreal.
Meski demikian, perjalanan kepelatihannya bersama Middlesbrough tidak berjalan sesuai harapan dalam jangka panjang.
Dengan dukungan salah satu anggaran terbesar di Championship, Middlesbrough mampu mencapai babak play-off pada musim pertamanya di bawah Carrick sebelum kalah dari Coventry City dalam dua leg semifinal.
Pada dua musim penuh kepemimpinannya, Middlesbrough finis di posisi kedelapan dan ke-10 klasemen akhir Championship.
Kegagalan membawa klub promosi kembali ke Liga Inggris akhirnya membuat Carrick diberhentikan dari jabatannya di akhir musim lalu.
Kini, dengan status sebagai manajer interim Manchester United, Carrick kembali ke lingkungan yang sangat dikenalnya, dengan harapan mampu menutup musim dengan hasil positif.
Tag: #resmi #michael #carrick #pelatih #interim #united #sampai #akhir #musim