Sepeda Motor Listrik Dipastikan Tak Dapat Insentif pada Tahun Ini
Ilustrasi motor listrik Honda di IIMS 2025(KOMPAS.com/DIO DANANJAYA)
17:36
29 Januari 2026

Sepeda Motor Listrik Dipastikan Tak Dapat Insentif pada Tahun Ini

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita memastikan pemerintah tidak memberikan insentif pembelian sepeda motor listrik pada 2026.

Keputusan itu diambil setelah mempertimbangkan sejumlah faktor, termasuk kondisi fiskal negara.

Agus menyebut Kementerian Perindustrian melakukan perhitungan biaya dan manfaat terhadap setiap usulan insentif.

Perhitungan tersebut mencakup dampak terhadap perekonomian nasional.

Hasilnya, insentif motor listrik tidak dimasukkan sebagai usulan utama insentif sektor otomotif kepada Kementerian Keuangan.

"Motor listrik tidak diberikan insentif tahun ini. Pertimbangannya dimana kita memahami kekuatan fiskal seperti apa. Cost and benefit mana yang paling tinggi, yang lebih bermanfaat bagi perekonomian secara keseluruhan," ujar Agus usai Indonesia Semiconductor Summit 2026 di Bandung, Kamis (29/1/2026).

Baca juga: Menperin Usul Insentif Motor Listrik Rp 7 Juta Lanjut Tahun Depan

Agus berharap kepastian ini menghentikan spekulasi di masyarakat. Pasar motor listrik diharapkan bergerak sejak awal 2026 tanpa sikap menunggu insentif atau subsidi pemerintah.

Pengembangan ekosistem industri motor listrik tetap menjadi perhatian jangka panjang.

Agus menyebut peluang pemberian insentif masih terbuka pada 2027, bergantung evaluasi lanjutan dan kondisi fiskal.Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita.Dok. Kemenperin Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita.

Sementara itu, pembahasan insentif mobil masih berlangsung. Agus mengatakan Kemenperin terus berkoordinasi secara teknis dengan Kementerian Keuangan. Keputusan akhir diharapkan segera keluar agar industri otomotif memperoleh kepastian.

Rincian usulan insentif mobil belum diungkap. Agus menyebut skema yang dibahas lebih detail agar tepat sasaran.

Parameter insentif mencakup teknologi, segmen kendaraan komersial atau penumpang, harga, hingga indikator Tingkat Komponen Dalam Negeri.

"Detail itu bisa berarti per teknologi, bisa per sektor, komersial atau passenger, atau gabungan teknologi dengan jenis mobil. Harga, atau bisa indikator lebih detail dari TKDN (Tingkat Komponen Dalam Negeri)," ujar Agus.

Baca juga: Menperin Sebut Skema Insentif Motor Listrik Sudah Selesai

Agus memahami kehati-hatian Kementerian Keuangan dalam menghitung dampak fiskal. Perhitungan biaya dan manfaat dinilai krusial sebelum keputusan diambil.

"Kalau kami maunya secepatnya, supaya market-nya bisa bergerak. Tapi saya mengerti Kemenkeu ekstra hati-hati, karena kami (mengusulkan insentif) sangat detail," kata Agus.

Artikel ini sudah tayang di Kontan dengan judul Menperin Sebut Tidak Ada Insentif untuk Motor Listrik pada Tahun Ini

Tag:  #sepeda #motor #listrik #dipastikan #dapat #insentif #pada #tahun

KOMENTAR