Dari Kilang Balongan, Pertamina Pastikan Kualitas BBM Sesuai RON
- PT Pertamina (Persero) melalui subholding PT Pertamina Kilang International (KPI) dan PT Pertamina Patra Niaga (PPN) memastikan kualitas bahan bakar minyak (BBM) yang diproduksi telah memenuhi standar angka Research Octane Number (RON) dan spesifikasi teknis yang ditetapkan pemerintah sebelum disalurkan ke masyarakat.
Superintendent Fuel RSD IT Balongan PT Pertamina Patra Niaga Firman Nugroho memastikan jika setiap pengolahan minyak dari kilang selalu diawasi melalui pengujian laboratorium.
Apabila hasil pengujian telah dinyatakan lolos, barulah produk tersebut dapat disalurkan.
"Karena produk kami, kami jamin sesuai dengan spesifikasi. Jadi apa yang kami salurkan, kami pastikan bisa akan memang sesuai dengan spesifikasi-spesifikasi tersebut," ujar Firman saat site visit di Integrated Terminal Balongan, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Jumat (30/1/2026).
Baca juga: Tak Hanya BBM, Kilang Balongan Jadi Andalan Distribusi Avtur hingga Elpiji
Firman menyebut pengujian laboratorium juga dilakukan secara rutin setiap hari guna memastikan mutu produk tetap sesuai standar hingga ke tahap distribusi.
Senada dengan Firman, Tester I CFR & Aviation Kilang RU VI Balongan, Zaeturohmah Febriyanti, menjelaskan setiap produk BBM wajib melewati proses pengujian laboratorium secara ketat sesuai standar Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Dirjen Migas).
“Laboratorium bertugas memastikan kualitas produk sesuai dengan spesifikasi yang ditetapkan Dirjen Migas. Semua produk dari kilang harus memenuhi standar," ujar Zaeturohmah saat site visit di Refinery Unit (RU) VI Balongan, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Kamis (29/1/2026).
Jaminan kualitas melalui pengujian berlapis
Jaminan kualitas tersebut dilakukan melalui pengujian berlapis di laboratorium Kilang RU VI Balongan yang berperan sebagai garda terakhir uji kualitas (quality control) dan penjaminan kualitas (quality assurance) seluruh produk kilang.
Ia menegaskan, pengujian kualitas BBM tidak hanya berfokus pada RON yang selama ini dikenal publik.
Namun setiap produk diuji menggunakan lebih dari 20 parameter, mencakup karakteristik fisik dan kimia.
Laboratorium RU VI Balongan menguji berbagai jenis BBM yang diproduksi kilang, mulai dari Pertalite, Pertamax, Pertamax Turbo, Pertamina Dex (Pertadex), hingga produk turunan lainnya.
Zaeturohmah juga memaparkan, pengujian kualitas sudah dilakukan sejak tahap awal, yakni saat minyak mentah (crude oil) tiba di kilang.
Nantinya crude yang datang melalui kapal tidak langsung diolah, melainkan diuji terlebih dahulu kesesuaiannya dengan spesifikasi.
Ia mengibaratkan proses pengolahan BBM di kilang seperti aktivitas di dapur.
Setelah crude diolah di unit proses, seperti Residual Catalytic Cracking (RCC), produk yang dihasilkan kembali diuji sebelum dinyatakan siap disalurkan.
Untuk menjaga keandalan hasil uji, laboratorium Balongan memastikan seluruh peralatan pengujian selalu dalam kondisi terkalibrasi, metode pengujian mengikuti standar internasional terbaru, serta personel laboratorium telah tersertifikasi.
Baca juga: Kilang Balongan, Penyangga 14,2 persen Pasokan BBM Nasional
Tag: #dari #kilang #balongan #pertamina #pastikan #kualitas #sesuai