Pernyataan Mengejutkan Amorim Soal Perannya di Manchester United
Pelatih Ruben Amorim bereaksi usai pertandingan pekan ke-19 Premier League Man United vs Wolves di Stadion Old Trafford, Manchester, pada Rabu (31/12/2025) dini hari WIB.(AFP/OLI SCARFF)
23:35
4 Januari 2026

Pernyataan Mengejutkan Amorim Soal Perannya di Manchester United

– Pelatih Manchester United, Ruben Amorim, melontarkan pernyataan mengejutkan terkait perannya di Old Trafford.

Ruben Amorim menegaskan bahwa dirinya direkrut sebagai manajer, bukan sekadar kepala pelatih, sekaligus mengisyaratkan kemungkinan meninggalkan klub saat kontraknya berakhir.

Pernyataan itu disampaikan Amorim dalam konferensi pers seusai hasil imbang 1-1 pada laga Leeds United vs Man United di Elland Road, Minggu (4/1/2026), ketika ia ditanya apakah masih mendapat dukungan penuh dari jajaran direksi klub.

Amorim direkrut dari Sporting CP pada November 2024 dengan kontrak dua setengah tahun hingga Juni 2027 merasa perlu meluruskan posisinya di Manchester United.

“Saya datang ke sini untuk menjadi manajer Manchester United, bukan untuk menjadi pelatih Manchester United. Itu jelas,” kata Amorim dikutip dari Sky Sports.

Ia menambahkan bahwa status tersebut berlaku hingga masa kerja yang telah disepakati.

“Nama saya memang bukan Thomas Tuchel, bukan Antonio Conte, dan bukan Jose Mourinho, tetapi saya adalah manajer Manchester United. Ini akan seperti itu selama 18 bulan atau sampai dewan memutuskan untuk mengubahnya,” ujar Amorim.

“Saya tidak akan mundur. Saya akan melakukan pekerjaan saya sampai ada orang lain yang datang ke sini untuk menggantikan saya,” ucapnya.

Sindiran ke Manajemen dan Kritik Publik

Amorim juga menyinggung soal dinamika internal klub serta kritik yang kerap muncul dari publik, termasuk dari pengamat sepak bola dan legenda Setan Merah yang mengisi layar kaca di Inggris seperti Gary Neville.

“Jika orang-orang tidak bisa menangani kritik dan komentar dari Gary Neville serta kritik terhadap segala hal, maka kami perlu mengubah klub,” kata Amorim.

Ia menegaskan bahwa setiap departemen di klub memiliki tanggung jawab masing-masing dan bisa jadi akan meninggalkan Setan Merah apabila kontraknya sudah usai.

“Setiap departemen—pencari bakat, direktur olahraga—harus melakukan pekerjaannya. Saya akan melakukan pekerjaan saya selama 18 bulan, lalu kita semua akan melangkah ke arah masing-masing,” ujarnya.

Sistem Permainan dan Dukungan Klub

Pernyataan Amorim muncul setelah pada malam Natal ia mengindikasikan belum mendapat dukungan penuh untuk menerapkan sistem permainan favoritnya.

“Saya merasa jika harus memainkan 3-4-3 yang sempurna, kami membutuhkan banyak uang dan waktu. Saya mulai memahami bahwa itu tidak akan terjadi. Jadi, mungkin saya harus beradaptasi,” kata Amorim saat itu.

Manchester United sempat bermain dengan empat bek saat mengalahkan Newcastle United pada Boxing Day, sebelum kembali ke skema tiga bek ketika menghadapi Wolverhampton Wanderers.

Tag:  #pernyataan #mengejutkan #amorim #soal #perannya #manchester #united

KOMENTAR