Keheranan Pelatih Bali United Atas Cara Kerja Klub Indonesia Rekrut Pemain
- Pelatih Bali United Johnny Jansen mengungkapkan keheranannya atas cara kerja klub Indonesia dalam merekrut pemain.
Dalam sebuah siniar bernama Omroep Abe milik Leeuwarder Courant, Johnny Jansen menceritakan pengalamannya saat meminta manajemen Bali United mencarikan striker baru.
Ia kemudian mengetahui bahwa klub belum memiliki tim pemandu bakat khusus.
“Dan akan saya beri tahu: kami tidak punya tim pencari bakat,” ujar Johnny Jansen.
“Pemilik kami mendapatkan video YouTube dari agen, beserta detail dari Transfermarkt.”
“Lalu dia menghubungi saya dan berkata: kami sedang mencari striker, kan? Apakah ini sesuatu yang menarik ? Begitulah kira-kira prosesnya,” lanjutnya.
Situasi tersebut menjadi pengalaman baru bagi Jansen. Ia terbiasa bekerja dengan sistem pencarian pemain yang lebih terstruktur di klub sebelumnya.
Meski begitu, ia tetap menjalani proses diskusi dengan manajemen untuk menyesuaikan kebutuhan tim.
Harapan Pembenahan untuk Klub Indonesia
Johnny Jansen juga menceritakan kejadian lain saat klub sempat mendatangkan pemain dengan posisi berbeda dari kebutuhan tim.
Ia menyampaikan pandangannya secara terbuka kepada pemilik klub.
“Terkadang kita mencari seorang striker, dan kemudian pemilik kita yang sangat kaya muncul dengan seorang pemain sayap kiri setinggi 1,65 meter,” ujar pria asal Belanda tersebut.
“Dia sama sekali tidak bisa bermain sebagai striker.”
“Lalu pemilik klub menjawab bahwa orang seperti itu pasti bisa bermain sepak bola.”
“Lalu saya berkata: itu benar, tetapi kami menginginkan seorang striker.”
“Kemudian dia berkata oke, membatalkan kontrak, dan pemain baru datang.”
Pelatih Bali United Johnny Jansen memimpin latihan untuk persiapan Super League 2025-2026.
“Begitulah cara kami beroperasi. Tetapi bukan itu cara yang saya inginkan untuk bekerja, dan bukan itu cara yang biasa saya lakukan,” kata Johnny Jansen.
Jansen menilai sistem pencarian bakat di Super League 2025-2026 masih bisa dikembangkan. Ia berharap Bali United ke depan dapat membentuk tim pemandu bakat sendiri.
“Belum ada klub di sini yang mencapai hal itu,” ujar Jansen.
“Tapi akan sangat bagus jika kita memiliki seorang pemandu bakat yang bisa mencari pemain di dalam negeri, dan juga yang bisa mencari pemain di luar negeri,” lanjutnya.
Johnny Jansen Ingin Tinggal di Bali
Johnny Jansen menjalani musim pertamanya bersama Bali United pada Super League 2025-2026 setelah menyelesaikan tugas bersama PEC Zwolle.
Pelatih asal Belanda itu datang sejak awal musim dan turut membawa dua asisten dari negaranya.
Di Bali, Jansen berencana menjalani proyek jangka menengah dengan harapan bisa menetap selama dua hingga tiga tahun.
“Saya ingin sekali tinggal di sini selama dua atau tiga tahun lagi dan meninggalkan jejak saya,” ujar Johhny Jansen dalam sebuah siniar bernama Omroep Abe milik Leeuwarder Courant.
“Dan bagi klub untuk membangun kesuksesan itu, akan sangat fantastis,” lanjutnya.
Jansen melihat masa kerjanya di Bali United sebagai bagian dari proses membangun tim secara bertahap.
Ia juga berharap klub bisa berkembang secara berkelanjutan selama dirinya berada di Indonesia.
Tag: #keheranan #pelatih #bali #united #atas #cara #kerja #klub #indonesia #rekrut #pemain