Bursa Transfer Januari 2026: Inter Milan Butuh Wing Back dan Gelandang Baru
- Inter Milan akan fokus pada bursa transfer Januari 2026 untuk memperkuat skuad meski memimpin Serie A saat ini.
- Kebutuhan mendesak ada pada sektor wing-back karena cedera Dumfries dan ketergantungan sistem pada posisi tersebut.
- Regenerasi lini tengah dan bek tengah menjadi isu utama akibat penuaan pemain kunci seperti Acerbi dan Calhanoglu.
Memasuki tahun 2026, bursa transfer Januari menjadi momen penting bagi Inter Milan.
Sebagai pemuncak klasemen Serie A, Nerazzurri ingin memastikan skuad tetap kompetitif hingga akhir musim.
Pelatih Cristian Chivu diperkirakan tidak akan melakukan perombakan besar, namun beberapa sektor dinilai perlu perhatian serius.
Berikut gambaran kebutuhan Inter Milan pada bursa transfer Januari.
Lini Depan Aman, Inter Tak Butuh Striker
Inter dipastikan tidak akan mencari penyerang baru. Lautaro Martinez dan Marcus Thuram masih menjadi andalan di lini depan, sementara dua talenta muda, Francesco Pio Esposito dan Ange-Yoan Bonny, melengkapi komposisi yang dinilai ideal.
Dengan empat opsi striker yang seimbang antara pengalaman dan potensi, Chivu justru berada dalam posisi nyaman untuk sektor ini.
Bek Tengah: Antara Kebutuhan Mendesak dan Rencana Jangka Panjang
Masalah mulai terlihat di lini pertahanan, khususnya bek tengah. Inter memang masih mengandalkan pengalaman Francesco Acerbi dan Stefan de Vrij, namun usia keduanya menjadi pertimbangan besar.
Acerbi kini memasuki akhir usia 30-an, sementara De Vrij mulai menunjukkan tanda kelelahan di tengah padatnya jadwal.
Alessandro Bastoni tetap menjadi pilar utama, tetapi Inter sadar satu cedera saja bisa membuat lini belakang kekurangan opsi atletis.
PerbesarChivu Ungkap Sosok Ini Jadi Faktor Penting di Balik Kemenangan Inter Milan [Instagram Inter Milan]Nama Ibrahima Konaté sempat dikaitkan, namun transfer besar di Januari dinilai rumit dan mahal.
Opsi yang lebih realistis adalah Tarik Muharemovic, bek muda Sassuolo yang dinilai fleksibel dan memiliki potensi berkembang sesuai filosofi klub.
Keputusan Inter kemungkinan bergantung pada seberapa lama Acerbi dan De Vrij mampu tampil konsisten hingga musim panas.
Lini Tengah: Regenerasi Jadi Isu Utama
Di sektor tengah, Inter dihadapkan pada tantangan usia dan kesinambungan performa. Henrikh Mkhitaryan dan Hakan Calhanoglu masih menjadi motor permainan, namun keduanya sudah melewati usia 30 tahun.
Situasi Calhanoglu juga cukup sensitif. Gelandang asal Turki itu kembali dikaitkan dengan minat klub luar negeri.
Meski Inter tak berniat menjual dalam waktu dekat, manajemen sadar nilai sang pemain sedang tinggi.
Selain itu, masa depan Davide Frattesi masih abu-abu.
Jika Frattesi hengkang, bahkan pada Januari ini, Inter hampir pasti harus mencari gelandang pengganti, minimal sebagai solusi jangka pendek.
Inter menginginkan gelandang dengan energi, intensitas, dan kemampuan pressing, yang bisa langsung berkontribusi sekaligus menjadi investasi masa depan.
Wing-back Jadi Kebutuhan Paling Mendesak
Dari semua posisi, wing-back disebut sebagai area yang paling mungkin diperkuat pada Januari.
Cedera yang dialami Denzel Dumfries memperlihatkan minimnya kedalaman skuad di sisi kanan.
Sistem permainan Inter sangat bergantung pada peran wing-back, sementara Matteo Darmian dinilai tidak lagi muda untuk mengarungi paruh musim kedua yang padat.
Nama Marco Palestra mencuat sebagai kandidat potensial. Pemain muda ini dinilai dinamis, kuat secara fisik, dan mampu bermain di kedua sisi lapangan.
Transfer seperti ini dianggap berisiko rendah namun langsung berguna, sesuai strategi Inter.
Kontributor: M.Faqih
Tag: #bursa #transfer #januari #2026 #inter #milan #butuh #wing #back #gelandang #baru