Jean-Paul van Gastel Soroti Atmosfer Pertandingan Persijap Vs PSIM
Pelatih PSIM Yogyakarta, Jean-Paul van Gastel, angkat bicara soal atmosfer laga melawan Persijap Jepara dalam lanjutan Super League 2025-2026.
Pertandingan pekan ke-15 Super League 2025-2026 antara Persijap vs PSIM berlangsung di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara.
Duel Persijap vs PSIM berakhir dengan skor imbang 1-1.Tim tuan rumah sempat unggul lewat gol Adzikry Fadlillah (51') dan dan Riyatno Abiyoso (90').
Dengan hasil tersebut, PSIM Yogyakarta tertahan di peringkat lima klasemen sementara Super League 2025-2026 dengan torehan 23 poin.
Sementara Persijap Jepara harus puas menempati posisi ke-17 dengan perolehan sembilan poin.
Jean-Paul van Gastel Evaluasi Performa Tim
Jean-Paul van Gastel mengaku belum sepenuhnya puas dengan penampilan timnya meski mampu membawa pulang satu poin dari markas Persijap Jepara.
“Saya tidak terlalu puas dengan penampilan tim saya karena saya yakin kita bisa bermain jauh lebih baik," kata Van Gastel dikutip dari situs resmi I League.
"Namun, saya harus memberikan pujian kepada pemain cadangan saya, karena saya yakin mereka mengubah jalannya pertandingan secara positif,” lanjutnya.
Ia menilai masuknya pemain pengganti memberikan dampak signifikan dan membantu PSIM Yogyakarta keluar dari tekanan hingga mampu menyamakan kedudukan.
Atmosfer Stadion Jadi Sorotan
Selain performa tim, Van Gastel juga menyoroti kondisi stadion yang relatif sepi penonton.
Menurutnya, atmosfer seperti itu memengaruhi motivasi pemain di lapangan.
“Bagi saya, bermain dalam suasana seperti ini tidak menyenangkan. Dan saya pikir hal itu mungkin tercermin pada tim saya,” tegas Van Gastel.
Pelatih PSIM Yogyakarta Jean-Paul van Gastel asal Belanda yang memimpin tim mengarungi Super League 2025-2026.
Dalam pernyataan lain, pelatih asal Belanda tersebut kembali menekankan pentingnya kehadiran suporter dalam pertandingan sepak bola.
“Bagi saya, bermain dalam suasana seperti ini sangat mengerikan. Dan saya pikir hal itu mungkin tercermin pada tim saya,” tegas pelatih asal Belanda tersebut.
“Jadi, jika tidak ada penggemar, maka suasana menjadi mengerikan. Bukan hanya bagi para pemain, tetapi saya pikir bagi semua orang yang ada di stadion,” lanjutnya.
Tanggapan dari Pemain PSIM
Di sisi lain, pencetak gol PSIM Yogyakarta, Riyatno Abiyoso, tetap mensyukuri hasil imbang yang diraih timnya meski gagal meraih kemenangan penuh.
“Syukur alhamdulillah atas hasil pada sore hari ini. Ini yang terbaik buat kita. Meski kita tidak bisa membawa pulang 3 poin, tapi alhamdulillah masih bisa membawa 1 poin,” tutur Abiyoso dikutip dari situs resmi klub.
Tag: #jean #paul #gastel #soroti #atmosfer #pertandingan #persijap #psim