3 Pesawat Tempur Rafale Sudah di Indonesia, 39 Unit Lagi Segera Tiba
- Pengadaan pesawat tempur Dassault Rafale masih terus berprogres. Setelah kedatangan tiga unit bulan lalu, Kementerian Pertahanan (Kemhan) menunggu kedatangan alat utama sistem persenjataan (alutsista) serupa pertengahan tahun ini.
Kepala Biro Informasi Pertahanan (Infohan) Sekretariat Jenderal (Setjen) Kemhan Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait menyampaikan bahwa saat ini tiga pesawat tempur baru tersebut berada di Pangkalan Udara (Lanud) TNI AU Roesmin Nurjadin, Pekanbaru
”Tiga unit Rafale bulan Januari lalu sudah tiba dan ditempatkan lokasinya adalah di Riau,” terang dia kepada awak media di Jakarta.
Dengan kedatangan tiga unit pesawat tempur itu, masih tersisa 39 pesawat tempur yang sama. Sebab, Pemerintah Indonesia membeli 42 unit jet tempur Rafale dari Perancis. Sesuai dengan jadwal, Kemhan menyampaikan bahwa pada pertengahan tahun ini pengiriman akan kembali dilaksanakan.
”Kami mengharapkan batch berikutnya akan hadir mungkin pertengahan tahun,” kata dia.
Meski belum pasti, Brigjen Rico menyampaikan bahwa saat pengiriman pada pertengahan tahun ini, Presiden Prabowo Subianto akan menerima secara langsung. Serupa dengan pengiriman pertama, pengiriman kedua juga sebanyak tiga unit.
”Pada saat itulah nanti akan ada acara penerimaan yang mungkin sudah disiapkan secara terpusat dan akan diselenggarakan bersama dengan bapak presiden. Kita tunggu tanggal mainnya. Batch-nya masih banyak karena jumlahnya memang Rafale itu 42 unit,” jelasnya.
TNI AU sebagai operator terus mempersiapkan kedatangan Rafale dari Perancis. Sesuai rencana, puluhan pesawat tempur baru itu secara bertahap tiba di Indonesia mulai akhir Januari 2026. Skadron Udara 12 di Lanud TNI AU Roesmin Nurjadin di Pekanbaru menjadi markas Rafale.
Sebagai bagian dari persiapan menyambut kedatangan Rafale, TNI AU menggeser pesawat tempur Hawk 109/209 dari Skadron Udara 12 ke Skadron Udara 1, Lanud TNI AU Supadio, Kubu Raya, Kalimantan Barat (Kalbar). Pergeseran pesawat tempur tersebut dilakukan melalui upacara tradisi pelepasan.
”Tradisi pelepasan pesawat merupakan bentuk penghormatan TNI Angkatan Udara terhadap alutsista yang telah mengabdi, sekaligus simbol estafet pengabdian antarsatuan,” kata Panglima Komando Operasi Angkatan Udara (Pangkoopsau) Marsekal Muda TNI Djoko Hadipurwanto dalam keterangan resmi TNI AU dikutip pada Jumat (9/1).
Tag: #pesawat #tempur #rafale #sudah #indonesia39 #unit #lagi #segera #tiba