Menaker Sebut BHR Ojol Tahun Ini Bakal Naik
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli saat ditemui di kantornya, Jakarta, Rabu (25/2/2026).(KOMPAS.com/Syakirun Ni'am)
17:48
27 Februari 2026

Menaker Sebut BHR Ojol Tahun Ini Bakal Naik

- Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli, menyebut Bantuan Hari Raya (BHR) driver ojek online (Ojol) tahun ini bakal naik dibanding 2025.

Yassierli mengatakan, para pengusaha platform angkutan digital atau aplikator menyatakan bakal menambah BHR.

“Kemarin yang hasil (pertemuan) kita ya mereka komitmen, ada yang menyampaikan kami lebih sekian dari tahun lalu dan itu kita apresiasilah,” kata Yassierli saat ditemui di kantornya, Jakarta, Jumat (27/2/2026).

Yassierli menekankan, pemberian BHR itu bagaimanapun tetap harus mempertimbangkan kondisi finansial perusahaan.

Baca juga: Soal THR Ojol, Menaker: Harus Konsultasi dengan Pak Presiden Dulu

Selain itu, masing-masing perusahaan juga memiliki kategori tersendiri terkait siapa saja mitra kerja yang berhak menerima BHR.

Pada tahun lalu misalnya, BHR atau THR itu disesuaikan dengan seberapa aktif driver ojol.

Sebab, bisnis angkutan digital itu memang fleksibel dan bergantung pada produktivitas mitra.

“Orang yang memang full dengan orang yang part-time tentu harusnya berbeda. Karena kan ini model bisnisnya beda dengan pekerja biasa,” tutur Yassierli.

Adapun jumlah driver ojol dan pekerja gig yang diperkirakan akan menerima BHR itu sekitar 1,2 juta sampai 1,5 juta orang.

Mereka merupakan driver ojol aktif, bukan part time atau waktu tertentu.

“Jumlah total itu sebenarnya yang aktif itu antara mungkin kasarnya sekitar 1,2 sampai 1,5 juta orang. Ya, kemarin berdasarkan data yang kita ini kan,” ujar Yassierli.

Meski demikian, Yassierlie mengaku belum mengetahui apakah BHR itu nanti akan bersifat wajib atau imbauan.

Kementerian Ketenagakerjaan harus konsultasi dengan Presiden Prabowo Subianto.

“Hari Senin mungkin kita bisa temui nanti, atau hari Selasa. Nanti dari situ nanti kita akan laporkan semua terkait dengan pertemuan kami dengan aplikator,” ucap Yassierli.

Diketahui, pada Lebaran tahun lalu Prabowo meminta perusahaan layanan angkutan membayarkan bonus hari raya dalam bentuk tunai.

Bonus diberikan berdasarkan tingkat produktivitas driver ojol maupun kurir online.

Saat itu, terdapat 250.000 driver ojol dan kurir online aktif dan 1 juta sampai 1,5 juta lainnya yang berstatus part time.

“(Bonus Hari Raya) Dalam bentuk uang tunai dengan mempertimbangkan keaktifan kerja,” ujar Prabowo di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Senin (10/3/2025).

Baca juga: Beli BBM dan Elpiji Pakai MyPertamina, Bisa Dapat THR

Tag:  #menaker #sebut #ojol #tahun #bakal #naik

KOMENTAR