Otoritas Arab Saudi Tangkap WNI Terkait Penipuan Haji Palsu
- Otoritas Arab Saudi menangkap seorang Warga Negara Indonesia (WNI) di Mekkah.
Kabar tersebut disampaikan oleh media resmi Arab Saudi, Saudi Press Agency (SPA), Senin (4/5/2026).
Dia ditangkap karena karena melakukan penipuan melalui iklan layanan Haji palsu melalui platform media sosial.
Baca juga: Kemenhaj: Larangan City Tour Sebelum Puncak Haji demi Lindungi Jemaah
"Individu tersebut ditahan, prosedur hukum dilakukan terhadapnya, dan dia dirujuk ke Kejaksaan," tulis SPA.
Sementara itu, Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Jeddah melaporkan ada tiga WNI yang ditangkap di Mekkah pada 30 April.
Ketiganya ditangkap terkait dugaan penipuan dalam praktik promosi dan jual beli haji ilegal dan penyediaan hewan kurban.
Ketiga WNI berinisial LFS, LRH, dan LNR diamankan setelah aparat melakukan operasi penyamaran menyusul temuan penawaran jasa badal haji dan kurban melalui media sosial.
Baca juga: Jangan Asal Beli, Ini Oleh-oleh Haji yang Dilarang di Pesawat
Pada 3 Mei 2026, KJRI Jeddah telah mengunjungi kantor Kepolisian Sektor Al Mansur, Mekkah, untuk menindaklanjuti kasus tersebut.
"Berdasarkan penjelasan pihak Kepolisian, disampaikan bahwa perkara ini telah dilimpahkan ke Kejaksaan," tulis KJRI Jeddah dalam siaran pers.
Saat ini, kasus tersebut dalam tahap penyidikan sebelum diproses lebih lanjut di pengadilan.
Ketiga WNI saat ini juga masih dalam penahanan otoritas Arab Saudi.
"KJRI Jeddah akan terus memantau perkembangan kasus ini dan memberikan pendampingan hukum," tulis konsulat.
Dalam seminggu terakhir, setidaknya telah ditangkap sebanyak 10 orang WNI dengan tuduhan terlibat dalam promosi dan jual beli haji ilegal.
Di samping WNI, ada pula penangkapan terhadap warga negara asing lainnya.
KJRI Jeddah mengimbau kepada seluruh WNI di Arab Saudi untuk mematuhi hukum yang berlaku.
"Dan tidak terlibat dalam aktivitas promosi dan jual beli paket haji illegal, termasuk di dalamnya promosi dan jual beli kurban," tulis pernyataan KJRI Jeddah.
KJRI Jeddah juga mengimbau seluruh WNI untuk tidak tergiur dengan tawaran haji tanpa antre.
Baca juga: Daker Bandara Jeddah Terima 49 Koper Cadangan untuk Jamaah Haji yang Kopernya Rusak
Tag: #otoritas #arab #saudi #tangkap #terkait #penipuan #haji #palsu