Pemerintah Bakal Bangun Huntap 17.969 Unit di Tiga Provinsi Terdampak Bencana Banjir Sumatera
Penampakan pembangunan Hunian Tetap (Huntap) di Desa Pandomuan, Kecamatan Adian Koting, Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara. Hunian ini bakal ditinggali warga Dusun Lobu Pining, Desa Dolok Nauli, yang terdampak banjir dan longsor pada akhir Novermber 2025.(Dokumentasi Pengembang Hunian Tetap)
11:46
27 Februari 2026

Pemerintah Bakal Bangun Huntap 17.969 Unit di Tiga Provinsi Terdampak Bencana Banjir Sumatera

- Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera mempercepat pembangunan hunian tetap (huntap) di tiga provinsi terdampak banjir Sumatera.

Ketua Satgas PPR Pascabencana Sumatera Muhammad Tito Karnavian menuturkan, pembangunan huntap direncanakan sebanyak 17.969 unit.

"Berdasarkan data Satgas PRR per 26 Februari, pembangunan huntap di tiga daerah terdampak bencana di Sumatera direncanakan sebanyak 17.969 unit, dan sudah terbangun 401 unit," ujar Tito, dalam keterangan pers, Jumat (27/2/2026).

Rincian pembangunan huntap di tiga provinsi tersebut yakni 9.430 unit yang untuk penyintas di Aceh, sebanyak 104 unit dalam progres pembangunan.

Baca juga: Satgas PRR Kebut Pembangunan 17.969 Huntap di Sumatera, Realisasi Masih Tahap Awal

Kemudian, dari 4.493 unit yang direncanakan dibangun untuk penyintas di Sumut, sebanyak 524 unit dalam progres pembangunan.

"Jumlah pembangunan huntap di Sumut meningkat dibandingkan pekan lalu yang berjumlah 297 unit per 20 Februari," ucap dia.

Sementara di Sumbar, dari 4.046 unit huntap yang direncanakan dibangun untuk penyintas, sebanyak 817 unit dalam progres pembangunan.

Tito menuturkan, pembangunan hunian permanen memerlukan kesiapan lahan, perencanaan teknis, serta infrastruktur permanen sesuai standar bangunan tahan bencana yang lebih kompleks dibandingkan huntara.

Baca juga: Bansos Reguler dan untuk Penyintas Sumatera Sudah Cair 90 Persen

"Angka ini menunjukkan bahwa pembangunan huntap masih berada pada tahap awal konstruksi," tutur dia.

Pembangunan huntap dilakukan setelah Satgas PRR merampungkan sebagian besar hunian sementara.

Lima sektor bekerja sama membangun huntap, mulai dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Polri, Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Yayasan Buddha Tzu Chi, Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), Danantara, serta Kamar Dagang dan Industri (Kadin).

Tag:  #pemerintah #bakal #bangun #huntap #17969 #unit #tiga #provinsi #terdampak #bencana #banjir #sumatera

KOMENTAR