Satgas PRR Kebut Pembangunan 17.969 Huntap di Sumatera, Realisasi Masih Tahap Awal
Ketua Satgas PRR Pascabencana Sumatera Muhammad Tito Karnavian.(DOK. Humas Kemendagri)
11:42
27 Februari 2026

Satgas PRR Kebut Pembangunan 17.969 Huntap di Sumatera, Realisasi Masih Tahap Awal

– Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera mengebut realisasi tahapan pembangunan hunian tetap (huntap) untuk penyintas bencana di Provinsi Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar).

Berdasarkan data Satgas PRR per Kamis (26/2/2026), total huntap yang direncanakan dibangun di tiga provinsi tersebut mencapai 17.969 unit. Dari jumlah itu, 401 unit telah terbangun.

Pembangunan huntap dilakukan setelah Satgas PRR merampungkan sebagian besar hunian sementara (huntara).

Di Aceh, dari total 9.430 unit huntap yang direncanakan, sebanyak 104 unit saat ini dalam progres pembangunan.

Di Sumut, dari 4.493 unit yang direncanakan, 524 unit tengah dibangun. Angka ini meningkat dibandingkan pekan lalu yang tercatat 297 unit per 20 Februari.

Baca juga: Tito Sebut SK Menhut soal Pemanfaatan Kayu Sisa Bencana Sumatera Percepat Pemulihan

Sementara di Sumbar, dari 4.046 unit yang direncanakan, sebanyak 817 unit dalam progres pembangunan. Jumlah tersebut naik dari 655 unit per 20 Februari.

Meski menunjukkan tren peningkatan, angka tersebut menandakan pembangunan huntap masih berada pada tahap awal konstruksi.

Pasalnya, pembangunan hunian permanen membutuhkan kesiapan lahan, perencanaan teknis, serta infrastruktur sesuai standar bangunan tahan bencana yang lebih kompleks dibandingkan huntara.

Kolaborasi lintas sektor

Pembangunan huntap dilakukan secara paralel oleh berbagai pihak, antara lain Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Kepolisian Republik Indonesia (Polri), Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Yayasan Buddha Tzu Chi, Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam), Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), Danantara, serta Kamar Dagang dan Industri (Kadin).

Baca juga: Safari Ramadhan di Aceh, Kasatgas PRR Tito Tinjau Kehidupan Para Penyintas

Sebelumnya, dalam rangkaian kunjungan ke daerah pascabencana di Sumatera, Ketua Satgas PRR Pascabencana Sumatera Muhammad Tito Karnavian menegaskan komitmen pemerintah untuk memprioritaskan percepatan pembangunan huntap.

Percepatan itu dilakukan guna memberikan kepastian tempat tinggal bagi warga yang kehilangan hunian akibat bencana.

Namun, Tito menekankan bahwa kelancaran pembangunan sangat bergantung pada validitas data penerima bantuan yang disiapkan pemerintah daerah (pemda).

Oleh karena itu, ia menyatakan akan terus menagih kelengkapan data tersebut kepada bupati dan gubernur agar proses konstruksi tidak terhambat oleh kendala administratif.

“Kecepatan membangun huntap itu nomor satu adalah data dari pemda. Ini harus ditanya satu per satu warga ini,” ujar Tito dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Jumat (27/2/2026). 

Baca juga: Kasatgas Tito Minta Pendataan Dipercepat agar Bantuan Penyintas Bencana Sumatera Segera Cair

Ia menegaskan, Satgas PRR akan mengawasi dan meminta seluruh kepala daerah di wilayah terdampak untuk segera menuntaskan pendataan.

Tag:  #satgas #kebut #pembangunan #17969 #huntap #sumatera #realisasi #masih #tahap #awal

KOMENTAR