Alex Noerdin dalam Kenangan: Sosok Banyak Terobosan-Berhasil Laksanakan Asian Games
- Mantan Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), Alex Noerdin tutup usia pada Rabu (25/2/2026) siang.
Alex meninggal dunia di usia ke-75 tahun setelah menjalani perawatan di ruang Intensive Care Unit (ICU) Rumah Sakit (RS) Siloam Semanggi Jakarta.
Jenazah Alex langsung dibawa ke rumah duka yang berlokasi di kediaman anaknya, Dodi Reza, yang berlokasi di Kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
Rumah duka di Kawasan Kebayoran Baru itu turut dihiasi jejeran karangan bunga yang berisi ungkapan duka cita atas wafatnya Alex.
Berdasarkan pantauan Kompas.com di lokasi Rabu (25/2/2026) sekitar pukul 20.00 WIB, ada karangan bunga dari tiga mantan ketua umum Partai Golkar yakni Jusuf Kalla, Aburizal Bakrie, dan Akbar Tanjung.
Baca juga: Jenazah Alex Noerdin Akan Dishalatkan di Masjid Agung Palembang Sebelum Dimakamkan
Karangan bunga Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia, Sekretaris Jenderal Partai Golkar M Sarmuji, dan Wakil Ketua DPR dari Fraksi Partai Golkar Sari Yuliati juga terpampang di rumah duka politikus Golkar itu.
Selain karangan bunga, beberapa tokoh pun berdatangan untuk melayat, di antaranya Ketua Komisi Reformasi Polri Jimly Asshiddiqie, mantan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Indonesia Hatta Rajasa, hingga eks Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto.
Dimakamkan di Palembang
Jenazah Alex Noerdin akan dimakamkan di Palembang, Sumatera Selatan pada Kamis (26/2/2026) hari ini.
Anak Alex, Dodi menyebut, jenazah ayahnya akan dibawa ke Palembang pada sekitar pukul 07.00 WIB.
Nantinya, jenazah akan dibawa lebih dahulu ke rumah untuk disalatkan para keluarga dan kerabat.
"Pada esok hari, akan dibawa ke Palembang pada pukul 7 pagi dan insya Allah akan dibawa dulu ke rumah, untuk disalatkan, dengan seluruh keluarga dan kerabat," kata Dodi di kediamannya yang menjadi rumah duka.
Setelah itu, jenazah Alex juga akan dibawa ke Masjid Agung Palembang untuk disalatkan bersama masyarakat setempat.
Hal ini, kata Dodi, dilakukan atas permintaan masyarakat di Palembang.
"Dan dibawa, sebelum dimakamkan, ke Masjid Agung Palembang, atas permintaan masyarakat Sumatera Selatan, agar beliau mampir dulu, untuk disalatkan bersama-sama seluruh masyarakat Kota Palembang Sumatera Selatan," lanjut dia.
Mewakili keluarga besar, Dodi meminta maaf atas kesalahan almarhum. Ia juga mendoakan ayahnya mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa.
Baca juga: Jimly Sebut Alex Noerdin Gubernur Sumsel yang Kreatif: Terobosannya Banyak
"Atas nama keluarga besar Bapak Haji Alex Noerdin, saya mohon agar apapun yang menjadi kesalahan beliau, dan yang menjadi amal baik beliau, diberikan tempat yang sebaik-baiknya sehingga Papa, akan menuju bertemu dengan, Sang Khalik Penciptanya dalam keadaan tenang dan husnul khotimah," ungkapnya.
Menurutnya, almarhum Alex meninggal dunia dalam keadaan baik dan tenang. Alex disebut meninggal dunia sekitar pukul 13.26 WIB.
"(Meninggal dunia) bertepatan dengan 7 Ramadhan 1447. Di bulan yang penuh keberkahan ini dan, alhamdulillah beliau juga tadi kami melihat, dan kami menyaksikan secara langsung, bahwa beliau meninggalkan kita semua dengan tenang," tuturnya.
Kasus Hukumnya Selesai
Di akhir hidupnya, Alex terjerat kasus hukum terkait dugaan korupsi revitalisasi Pasar Cinde.
Alex semestinya menjalani sidang sebagai saksi pada Senin (23/2/2026) lalu di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Kelas IA Palembang terkait perkara dugaan korupsi revitalisasi Pasar Cinde.
Kapuspenkum Kejagung, Anang Supriatna ditemui di Gedung Kejagung, Jakarta, Selasa (3/2/2026).
Namun, karena kondisi kesehatannya terus menurun, politisi senior Partai Golkar tersebut dirujuk ke Jakarta untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.
Kejaksaan Agung (Kejagung) pun menegaskan, perkara pidana yang menjerat mantan Gubernur Sumatera Selatan itu ditutup karena Alex meninggal dunia.
Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung Anang Supriatna mengatakan, secara hukum, apabila seorang tersangka atau terdakwa meninggal dunia, perkara pidananya otomatis gugur.
"Kalau meninggal, secara otomatis kasus pidananya untuk yang bersangkutan tutup demi hukum. Sedangkan yang lainnya tetap berproses di persidangan,” kata Anang kepada Kompas.com, Rabu.
Baca juga: Hatta Rajasa Kenang Alex Noerdin Bawa Kemajuan di Sumsel
Anang menyebutkan, terkait kapasitas Alex sebagai saksi dalam perkara yang tengah berjalan, keterangan yang telah diberikan sebelumnya masih dapat digunakan dalam persidangan.
“Kalau ada kerugian yang dinikmati yang bersangkutan, nanti akan diserahkan ke Bidang Datun (Jaksa Pengacara Negara) untuk melayangkan gugatan keperdataannya,” kata Anang.
Sosok Penuh Terobosan
Alex Noerdin merupakan salah satu tokoh politik yang pernah memimpin Sumatera Selatan selama dua periode, yakni 2008–2013 dan 2013–2018.
Kepergian Alex menjadi pukulan berat bagi keluarga dan kerabatnya. Namun kenangan tentang Alex akan terus terukir di benak orang-orang terkasihnya.
Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Jimly Asshiddiqie menyampaikan duka cita atas meninggalnya Alex Noerdin.
Ketua Komisi Percepatan Reformasi Polri, Jimly Asshiddiqie usai takziah di rumah duka Alex yang berlokasi di Kawasan Kebayoran Baru, Jakarta, Rabu (25/2/2026)
Ketua Percepatan Reformasi Polri itu mengenang Alex sebagai sosok yang kreatif dan memiliki banyak terobosan.
"Ya saya baru takziah ini, ikut prihatin ikut berduka gubernur 2 periode yang sangat kreatif terobosannya banyak," kata Jimly usai melayat di rumah duka.
Menurut Jimly, Alex bukanlah orang yang jahat semasa hidupnya, meski kader Golkar itu sempat terjerat kasus korupsi.
"Tapi ya itu lah jadi masalah, terobosan sering menimbulkan masalah, maka dia tergelincir diproses hukum, itu yang tadi saya bilang sebetulnya penjara itu bukan untuk orang yang salah, tapi untuk orang jahat. Nah kalau kategorinya jahat beliau ini bukan orang jahat," ungkapnya.
Bawa Kemajuan di Sumsel
Selain itu, mantan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Hatta Rajasa mengenang kepemimpinan Alex Noerdin banyak membawa kemajuan untuk provinsi Sumsel.
Ia mencontohkan, salah satunya Alex berhasil melaksanakan Asian Games 2018 di provinsi tersebut.
Baca juga: Setnov Kenang Alex Noerdin: Beliau Sosok Luar Biasa
"Menurut saya, banyak sekali kemajuan Sumatera Selatan di bawah kepemimpinan beliau dan satu agenda besar yang bersifat internasional, yang mungkin orang tidak menyangka bahwa bisa dilaksanakan di Kota Palembang, yaitu event internasional Asian Games," kata Hatta seusai melayat.
Hatta menuturkan, banyak juga infrastruktur di Sumsel yang dibangun di era kepemimpinan Alex.
"Dan tidak cuma itu saya kira, banyak sekali ya, prasarana dan sarana serta infrastruktur di Sumatera Selatan yang terbangun di masa kepemimpinan beliau," kata dia.
Lebih lanjut, Hatta mengenang Alex sebagai sosok yang penuh perhatian.
Ia bercerita bahwa Alex kerap datang pada momen duka yang ia alami, yakni saat ayah dan ibunya meninggal dunia.
Bagi Hatta, Alex adalah orang yang sangat baik, meski tidak luput dari kesalahan.
"Sebagaimana manusia biasa tentu ada kekhilafan. Tidak ada manusia yang tidak ada khilaf dan salah. Oleh sebab itu tentu mari kita maafkan kesalahan kekhilafan beliau dan kita doakan semoga Almarhum diterima di sisi Allah di tempat yang terbaik," ujar dia.
Orang yang Luar Biasa
Selanjutnya, Alex Noerdin sebagai sosok yang luar biasa oleh mantan Ketua DPR RI Setya Novanto (Setnov).
Setnov juga mengaku bangga dan sangat hormat dengan Alex.
"Beliau sosok-sosok yang luar biasa yang tentunya saya hormat dan bangga. Karena beliau begitu kuat," kata Setnov.
Baca juga: Tokoh Golkar Kirim Karangan Bunga ke Rumah Duka Alex Noerdin, Ada dari JK hingga Bahlil
Setnov menuturkan, ketika ia menjabat sebagai ketua umum Golkar pada 2016-2017, Alex merupakan ketua DPD Golkar Sumatera Selatan.
Menurut dia, Alex selaku ketua DPD Golkar adalah sosok yang punya visi luar biasa akan daerahnya.
"Beliau orang yang memang mempunyai visi, misi yang luar biasa terhadap daerahnya. Membangun kota, membangun infrastruktur, semua dilakukan dengan baik," ujar Setnov.
Oleh sebab itu, Setnov mengaku sangat prihatin atas wafatnya Alex Noerdin. Ia mendoakan Alex mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT.
"Dan tentu kita sangat prihatin dan kita apapun yang terjadi, mudah-mudahan beliau diterima di sisi Allah dengan segala pengorbanannya waktu di Kota Palembang," ujar dia.
Tag: #alex #noerdin #dalam #kenangan #sosok #banyak #terobosan #berhasil #laksanakan #asian #games