Keuntungan Jika Utamakan Fungsionalitas Pakaian daripada Tren
Ilustrasi diskon belanja(Shutterstock/Have a Nice Day Photo)
09:10
26 Februari 2026

Keuntungan Jika Utamakan Fungsionalitas Pakaian daripada Tren

- Tren fesyen yang terus berganti, serta ragam pilihan warna dan model, kerap membuat lemari pakaian cepat penuh karena kita tak bisa menahan diri untuk membeli pakaian dengan tren terbaru.

Tanpa perencanaan, belanja pakaian bisa jadi pos pengeluaran beras, belum lagi jika akhirnya hanya dipakai satu kali dan cuma menumpuk di lemari.

Sustainability Lead PT Fast Retailing Indonesia (Uniqlo), Michelle Marietta Secoa, membagikan sejumlah tips mindful buying agar pembelian lebih terukur dan tidak sekadar mengikuti keinginan sesaat.

Baca juga: Tips Cegah Boros Saat Belanja Baju Lebaran

1. Utamakan fungsionalitas

Ilustrasi mix and match pakaian.Google Gemini AI Ilustrasi mix and match pakaian.

Menurut Michelle, salah satu cara paling sederhana untuk berbelanja secara bijak adalah mempertimbangkan fungsi pakaian.

“Membeli pakaian bisa berdasarkan fungsionalnya. Beberapa pakaian bisa dipakai untuk hal lain juga,” tutur dia kepada Kompas.com di Jakarta Pusat, Rabu (25/2/2026).

Ia menjelaskan, pakaian dengan konsep timeless (tidak lekang oleh waktu) memungkinkan satu item digunakan dalam berbagai situasi.

Satu atasan, misalnya, bisa dipakai untuk kegiatan santai maupun olahraga, tergantung cara memadukannya.

“Karena timeless, satu baju biasa bisa saja dipakai untuk (tampilan) sporty atau kasual. Tinggal dipadupadan atau layering saja,” kata Michelle.

Pendekatan layering menjadi salah satu strategi agar pakaian dasar tetap sama, tetapi tampilan bisa disesuaikan kebutuhan.

Fleksibilitas ini membuat satu potong pakaian tidak hanya terpaku pada satu aktivitas saja. Penambahan outer menjadi cara instan untuk mengubah fungsi pakaian dalam sekejap, tanpa harus mengganti seluruh tampilan.

“Tapi outer-nya disesuaikan. Kalau lagi dingin bisa pakai jaket tebal. Kalau lagi olahraga di luar ruangan, bisa pakai jaket yang punya UV protection. Dalamannya tetap sama, tapi tampilannya bisa berbeda-beda,” ucap Michelle.

Baca juga: Cara Mix and Match Baju Lama untuk Lebaran 2026, Hemat Tanpa Beli Baru

2. Bijak memilih warna

Ilustrasi mix and match pakaian.Google Gemini AI Ilustrasi mix and match pakaian.

Agar suatu pakaian benar-benar bisa dipadupadankan dengan segala sesuatu di dalam lemari, aspek pemilihan warna memegang peranan yang tidak kalah penting.

Michelle menyoroti kecenderungan konsumen membeli produk yang sama, tetapi dalam warna yang berbeda.

“Biasanya, ketika mereka sudah menyukai suatu pakaian, mereka kembali beli pakaian itu, cuma beda warna saja,” ungkap dia.

Baca juga: Warna Tren Baju Lebaran 2026, Ada Butter Yellow yang Lembut dan Elegan

Memilih warna pakaian yang cenderung kalem sebenarnya akan memudahkan dalam layering pakaian.

Misalnya, kaus beige bisa dipadukan dengan bawahan berwarna sage green dan outer hitam, atau bawahan berwarna broken white dan outer denim.

Selain itu, memilih warna seperti itu bisa membuat pakaian lebih fleksibel untuk berbagai suasana.

“Bisa dipakai kapan saja menyesuaikan suasana hati, baik untuk acara formal ataupun acara yang fun,” tutur Michelle.

Melalui pertimbangan fungsi, fleksibilitas pemakaian, dan pemilihan warna yang mudah dipadukan, pembelian pakaian dapat dilakukan secara lebih terarah, sehingga lemari tidak cepat penuh oleh item yang jarang digunakan.

Baca juga: Tren Baju Lebaran 2026, One Set Kebaya yang Bisa Buat Kondangan

Tag:  #keuntungan #jika #utamakan #fungsionalitas #pakaian #daripada #tren

KOMENTAR