Tancap Gas! Polri Targetkan Bangun 1.500 SPPG Pada 2026, Bakal Serap 58 Ribu Tenaga Kerja
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. (Suara.com/Hiskia)
11:52
13 Februari 2026

Tancap Gas! Polri Targetkan Bangun 1.500 SPPG Pada 2026, Bakal Serap 58 Ribu Tenaga Kerja

Baca 10 detik
  • Polri menargetkan 1.500 Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi rampung 2026 untuk dukung ketahanan pangan nasional.
  • Presiden meresmikan 1.179 SPPG dan 18 Gudang Ketahanan Pangan di Jakarta pada Jumat (13/2/2026).
  • Proyek ini diprediksi manfaatnya bagi 2,9 juta orang dan serap 58.950 tenaga kerja.

Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) tancap gas dalam mendukung ketahanan pangan dan perbaikan gizi masyarakat. Tak tanggung-tanggung, Polri menargetkan pembangunan 1.500 Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG) di seluruh penjuru Indonesia yang ditargetkan rampung pada tahun 2026.

Langkah masif ini diawali dengan peresmian dan groundbreaking 1.179 SPPG serta 18 Gudang Ketahanan Pangan oleh Presiden RI Prabowo Subianto di kawasan Palmerah, Jakarta Barat, Jumat (13/2/2026).

Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa proyek besar ini bertujuan untuk memastikan pemerataan akses gizi bagi masyarakat luas.

“Hal ini dilakukan guna memperluas jangkauan pelayanan pemenuhan gizi dan memastikan bertambahnya akses masyarakat penerima manfaat terhadap makanan bergizi,” kata Listyo dalam acara tersebut.

Progres Pembangunan: Ribuan Titik Mulai Bergerak

Saat ini, Polri telah memiliki 1.179 unit SPPG dengan status pembangunan yang beragam. Berikut rinciannya:

  • 411 unit telah resmi beroperasi.
  • 162 unit dalam tahap persiapan operasional.
  • 499 unit sedang dalam proses pembangunan (target selesai Maret 2026).
  • 107 unit baru saja memulai tahap groundbreaking.

Jika seluruh unit ini sudah beroperasi penuh, dampaknya diprediksi akan sangat signifikan bagi sosial dan ekonomi masyarakat.

“Apabila seluruh SPPG tersebut telah beroperasi, diproyeksikan dapat memberi manfaat bagi 2.947.500 orang dan menyerap 58.950 tenaga kerja,” jelas Jenderal Sigit.

Fokus Wilayah 3T dan Penjangkauan Papua

Polri juga memberikan perhatian khusus pada wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Tercatat, sebanyak 33 SPPG dibangun di wilayah-wilayah yang selama ini sulit dijangkau.

Bahkan, untuk wilayah Papua, Polri tengah bergerak cepat melakukan survei bersama Badan Gizi Nasional (BGN). Fokus utama survei ini mencakup Provinsi Papua Pegunungan, Papua Barat Daya, dan Papua Tengah guna menentukan titik lokasi terbaik.

“Hal ini sebagai wujud komitmen Polri dalam mendukung pemerataan akses layanan pemenuhan gizi hingga ke daerah-daerah, agar manfaat program MBG dapat dirasakan oleh setiap anak bangsa di manapun mereka berada,” ucap Kapolri.

Acara yang berpusat di SPPG Palmerah ini turut dihadiri oleh deretan pejabat tinggi negara, menunjukkan soliditas pemerintah dalam mensukseskan program Makanan Bergizi Gratis (MBG).

Tampak hadir mendampingi Presiden Prabowo, di antaranya Menko Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menko Bidang Politik dan Keamanan Djamari Chaniago, serta Kepala BPOM Taruna Ikrar.

Dengan pembangunan ribuan SPPG ini, Polri tidak hanya menjalankan fungsi penegakan hukum, tetapi juga menjadi pilar penting dalam mewujudkan generasi emas Indonesia yang sehat dan bergizi. (Antara)

Editor: Dwi Bowo Raharjo

Tag:  #tancap #polri #targetkan #bangun #1500 #sppg #pada #2026 #bakal #serap #ribu #tenaga #kerja

KOMENTAR