KKB Tembaki Konvoi TNI-Polri dan Freeport, Komisi I: Itu Tindakan Teroris
Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Laksono saat ditemui di Gedung DPR RI, Selasa (18/3/2025).(KOMPAS.com/Tria Sutrisna)
12:54
13 Februari 2026

KKB Tembaki Konvoi TNI-Polri dan Freeport, Komisi I: Itu Tindakan Teroris

- Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Laksono mengutuk penembakan terhadap rombongan kendaraan PT Freeport Indonesia dan iring-iringan mobil TNI-Polri di Papua oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB).

Dia menyebut, aksi tersebut sebagai tindakan teroris dan meminta aparat penegak hukum untuk segera menindak para pelakunya.

“Ya pastinya itu adalah sebuah tindakan teroris yang kami kutuk dan kami ya terus meminta agar ada solusi yang jelas dan tegas dari pemerintah,” kata Dave, di Gedung DPR RI, Jumat (13/2/2026).

“Apa yang terjadi ini, kita mengutuk kejadian terorisme ini, dan kita terus meminta aparat hukum untuk menindak para pelaku,” sambung dia.

Baca juga: Bandara Korowai Ditutup Sementara Pasca-penembakan Pesawat Smart Air oleh KKB

Menurut Dave, konflik di Papua telah berlangsung lama dan membutuhkan strategi penyelesaian yang menyeluruh.

Oleh karena itu, perlu ada pendekatan yang lebih luas untuk mengakhiri konflik berkepanjangan tersebut.

“Dan kita tetap mendorong pendekatan-pendekatan humanis, baik diplomasi dalam negeri ataupun luar negeri untuk mengajak semua pihak yang bertikai untuk bisa duduk bersama, sehingga bisa menghasilkan satu kesepakatan yang permanen,” tutur dia.

Dave mengakui bahwa konflik di Papua memang kompleks dan melibatkan banyak pihak.

Namun, dia meyakini persoalan tersebut tetap dapat diselesaikan pada masa pemerintahan saat ini.

“Kami yakin pemerintahan hari ini di bawah pimpinan Presiden Prabowo dan Mas Gibran mampu mengurai persoalan ini dengan terus meningkatkan kualitas hidup, kualitas sumber daya manusianya, dan juga memanajemen kekayaan yang dimiliki oleh rakyat Papua untuk meningkatkan kesejahteraan mereka,” pungkas dia.

Baca juga: Prabowo Janji Akan Beri Kapolri Penghargaan Bintang Mahaputra

Diberitakan sebelumnya, Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat Organisasi Papua Merdeka dilaporkan melakukan penyerangan terhadap rombongan kendaraan PT Freeport Indonesia di Mile 50, Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Rabu (11/2/2026).

Peristiwa tersebut menyebabkan satu prajurit TNI gugur.

Kapendam XVII/Cenderawasih Letkol Inf Tri Purwanto mengatakan, penembakan terjadi saat personel Koramil 1710-04/Tembagapura, Kodim 1710/Mimika, melaksanakan tugas di wilayah tersebut.

“Benar telah terjadi insiden kontak tembak di KM 50 Area PTFI. Saat ini seluruh korban sudah dievakuasi dan mendapatkan penanganan medis secara optimal," ujar Tri, dalam keterangan yang diterima Kompas.com.

Berdasarkan laporan pendahuluan yang diterima Kodam XVII/Cenderawasih, Serka AC gugur dalam kontak tembak tersebut.

Baca juga: Prabowo Resmikan 1.072 SPPG-18 Gudang Ketahanan Pangan Polri

Sementara Sertu H mengalami perdarahan pada hidung.

Selain itu, satu warga sipil berinisial HR yang merupakan karyawan KPI PT FI mengalami luka tembak dan tengah menjalani perawatan.

Tri menyatakan, aparat keamanan saat ini memburu pelaku penembakan.

Respons PT Freeport Indonesia

Sementara itu, Vice President Corporate Communications PT Freeport Indonesia Katri Krisnati mengatakan, manajemen menerima laporan dari aparat keamanan terkait insiden tersebut.

"Kami menerima laporan dari aparat keamanan pemerintah terkait insiden penembakan yang terjadi pada Rabu, 11 Februari 2026 sekitar pukul 15.00 WIT di Mile Post 50, jalan utama menuju Tembagapura. Akses jalan utama menuju Tembagapura untuk sementara masih ditutup," ujar Katri, dalam keterangan resmi, Rabu malam.

Baca juga: Smart Air Ditembaki KKB, IPI: Risiko yang Tak Seharusnya Dihadapi Pilot Sipil

Dia menambahkan, perusahaan memprioritaskan keselamatan dan keamanan seluruh karyawan serta pihak yang berada di wilayah kerja PT Freeport Indonesia.

"Prioritas utama kami adalah memastikan keselamatan dan keamanan seluruh karyawan dan semua pihak di wilayah kerja PT Freeport Indonesia. Kami terus berkoordinasi dengan aparat keamanan pemerintah terkait hal ini," kata dia.

Tag:  #tembaki #konvoi #polri #freeport #komisi #tindakan #teroris

KOMENTAR