Pesawat T-50i Tiba Melalui Kargo Udara, Bakal Dirakit Ulang di Lanud Iswahjudi
- Kementerian Pertahanan RI mengungkapkan bahwa pesawat jet latih T-50i dikirim melalui kargo udara dari Korea Selatan sebelum akhirnya tiba di Indonesia.
“Saat ini telah tiba dua unit pesawat T-50i yang dikirimkan melalui kargo udara dari Korea Selatan ke Lanud Juanda,” ujar Karo Infohan Setjen Kemhan Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait, saat dikonfirmasi, Jumat (13/2/2026).
Pesawat tersebut selanjutnya akan dikirim melalui jalur darat ke Lanud Iswahjudi, Madiun, Jawa Timur.
Setelah sampai di sana, pesawat akan menjalani perakitan ulang dan tahapan teknis lanjutan sesuai prosedur.
Baca juga: TNI AU Kedatangan 2 Jet Latih Tempur T-50i dari Korsel
Dalam kesempatan ini, Rico juga meluruskan informasi mengenai metode pengiriman T-50i yang tersebar di media sosial.
“Kami tegaskan bahwa seluruh proses logistik dan pemindahan alutsista dilakukan melalui mekanisme resmi, aman, serta sesuai ketentuan yang berlaku,” tegas dia.
Rekaman video yang diunggah akun TikTok @militaryaviation35 memperlihatkan dua truk trailer yang diduga mengangkut pesawat tempur T-50i.
Kedua truk tersebut melintas di sebuah jalan sambil membawa pesawat yang ditutup kain hitam.
Iring-iringan itu juga dikawal mobil polisi militer.
Diberitakan sebelumnya, dua unit pertama pesawat tempur T-50i yang akan memperkuat TNI Angkatan Udara (AU) mulanya dijadwalkan tiba di Indonesia pada November 2025.
Pesawat buatan Korea Aerospace Industries (KAI) itu merupakan bagian dari pengadaan enam unit yang akan dikirim secara bertahap.
Baca juga: KKB Tembaki Konvoi TNI-Polri dan Freeport, Komisi I: Itu Tindakan Teroris
Wakil Kepala Staf Angkatan Udara (Wakasau) Marsekal Madya TNI Tedi Rizalihadi memimpin langsung commander inspection proses produksi pesawat tersebut di fasilitas KAI, Sacheon, Korea Selatan, pada Senin (29/9/2025).
“Pengiriman enam unit pesawat tempur T-50i akan dilakukan secara bertahap. Dua pesawat pertama direncanakan tiba pada November 2025, disusul pengiriman berikutnya," kata Kepala Dinas Penerangan Angkatan Udara (Kadispenau) Marsekal Pertama TNI I Nyoman Suadnyana, dalam keterangannya, Selasa (30/9/2025).
Penambahan kekuatan ini merupakan bagian dari program modernisasi alat peralatan pertahanan dan keamanan (alpalhankam) untuk meningkatkan kesiapan tempur TNI AU.
Dalam kunjungan itu, Wakasau dan delegasi disambut Senior Executive Vice President KAI, Jae-Byoung Cha, yang memaparkan perkembangan program produksi enam unit T-50i.
Baca juga: Prabowo Janji Akan Beri Kapolri Penghargaan Bintang Mahaputra
Delegasi kemudian meninjau secara langsung pesawat dan fasilitas produksi yang dimiliki KAI.
"Kegiatan ini dilaksanakan untuk meninjau langsung perkembangan pengadaan enam unit pesawat T-50i yang nantinya akan memperkuat TNI Angkatan Udara," ungkap Nyoman.
Pengadaan pesawat T-50i ini merupakan bagian dari program modernisasi alpalhankam.
TNI AU menargetkan kekuatan udara yang semakin tangguh dengan mengedepankan prinsip Adaptif, Modern, Profesional, Unggul, dan Humanis (AMPUH) seperti yang ditegaskan Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI M Tonny Harjono.
Tag: #pesawat #tiba #melalui #kargo #udara #bakal #dirakit #ulang #lanud #iswahjudi