PDI-P Respons Wacana Duet Prabowo-Zulhas: Lebih Baik Selesaikan Masalah Rakyat
Sekretaris Jenderal PDI-P Hasto Kristiyanto ditemui di Sekolah Partai, Lenteng Agung, Jakarta, Rabu (11/2/2026).(KOMPAS.com/NICHOLAS RYAN ADITYA)
17:58
11 Februari 2026

PDI-P Respons Wacana Duet Prabowo-Zulhas: Lebih Baik Selesaikan Masalah Rakyat

Sekretaris Jenderal PDI-P Hasto Kristiyanto menyatakan, partainya ingin fokus pada penyelesaian persoalan rakyat ketimbang membahas kontestasi elektoral jelang Pemilian Presiden (Pilpres) 2029.

Hal ini disampaikan Hasto merspons partai-partai politik yang mulai memperbincangkan Pilpres 2029, termasuk Partai Amanat Nasional (PAN) yang mengusulkan duet Prabowo Subianto-Zulkifli Hasan.

"Kita lihat dalam sektor pendidikan, penanganan bencana yang juga belum selesai, ketidakadilan di dalam mendapatkan kehidupan yang layak secara kemanusiaan itu masih terjadi, ya lebih baik kita fokus untuk menyelesaikan masalah-masalah rakyat," kata Sekretaris Jenderal PDI-P Hasto Kristiyanto di Sekolah Partai PDI-P, Jakarta Selatan, Rabu (11/2/2026).

Baca juga: Usulan Duet Prabowo-Zulhas 2029 Direspons Gibran, PAN Buka Suara

Menurut Hasto, masih terlalu dini untuk membicarakan pasangan calon yang akan berlaga pada Pilpres 2029 karena pemilu adalah agenda rutin yang punya jadwal tersendiri.

Namun, ia meyakini bahwa setiap partai politik sudah punya strategi masing-masing untuk menghadapi agenda lima tahunan tersebut.

“Pemilu tanpa kita bahas sekarang, itu akan terjadi lima tahunan. Setiap partai sudah menyiapkan suatu strategi-strategi baik secara organik, ya melalui kekuatan di dalam partainya sendiri untuk tumbuh dan berkembang maupun juga strategi dengan melihat setiap momentum politik untuk dijawab melalui strategi politik dari masing-masing partai," ujar dia.

Baca juga: Belum Ada 1,5 Tahun Memimpin, Gelombang Dukungan Prabowo Dua Periode Mencuat, Apakah Terlalu Dini?

Ia menegaskan, bagi PDI-P, kontestasi politik seharusnya dimaknai sebagai upaya menghadirkan prestasi bagi rakyat, bukan sekadar persaingan elektoral.

“Jadi kontestasi adalah kontestasi mencapai prestasi bagi rakyat, bukan kontestasi di dalam sekadar berbicara elektoral yang memang waktunya itu sudah terjadwal dan masih lama. Itu sikap dari PDI Perjuangan," ujar Hasto.

Wacana duet Prabowo-Zulhas

Sebelumnya, wacana duet untuk Pilpres 2029 semakin menguat setelah Wakil Ketua Umum PAN Eddy Soeparno menyatakan dukungannya kepada Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan untuk mendampingi Prabowo Subianto pada Pilpres 2029.

“Kalau ditanyakan hari ini, saya dukung Pak Zulhas mendampingi Pak Prabowo di tahun 2029 tentu,” ujar Eddy, Kamis (5/2/2026).

Meski demikian, Eddy menegaskan dukungan tersebut belum menjadi keputusan resmi partai.

Adapun Presiden Prabowo Subianto sendiri belum memutuskan apapun mengenai wacana tersebut.

Baca juga: Zulhas soal Prabowo Dua Periode: 5 Tahun Tak Cukup Realisasi Program

Ketua Harian Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad menegaskan, Prabowo sampai saat ini belum menentukan langkah politik untuk Pilpres 2029, dan masih akan melihat terlebih dahulu kinerja pemerintahan pada periode pertama.

"Jadi, yang pertama, Pak Prabowo itu pasti akan menentukan langkah setelah melihat dalam periode pertama apakah pekerjaan dan tugas-tugas dapat diselesaikan dengan baik dan bermanfaat untuk rakyat banyak,” kata Dasco, ditemui usai perayaan HUT ke-18 Partai Gerindra di kediaman pribadi Presiden Prabowo Subianto di Jalan Kertanegara Nomor 4, Jakarta, Jumat (6/2/2026).

Tag:  #respons #wacana #duet #prabowo #zulhas #lebih #baik #selesaikan #masalah #rakyat

KOMENTAR