Pemerintah Prioritaskan Pemulihan Pasar dan Rumah Ibadah di Sumatera Jelang Ramadhan
Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera, Amran, dalam jumpa pers di Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jakarta Pusat, Rabu (4/2/2026). (KOMPAS.com/BAHARUDIN AL FARISI)
19:26
4 Februari 2026

Pemerintah Prioritaskan Pemulihan Pasar dan Rumah Ibadah di Sumatera Jelang Ramadhan

- Menjelang Bulan Ramadhan, Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera memprioritaskan pemulihan pasar usai sejumlah wilayah terdampak banjir bandang dan tanah longsor.

“Untuk menjelang bulan Ramadhan atau bulan puasa ini, di samping untuk pemulihan ekonomi karena ini sangat penting sekali bagi masyarakat, tentunya pasar-pasar didorong untuk aktif secara keseluruhan,” kata Juru Bicara Satgas, Amran, dalam jumpa pers di Kementerian Dalam Negeri, Jakarta Pusat, Rabu (4/2/2026).

Selain pasar, Satgas juga memprioritaskan pemulihan rumah ibadah yang rusak akibat bencana Sumatera ini.

“Nah, yang berikutnya menjadi prioritas adalah rumah ibadah. Khususnya di daerah yang mayoritas masyarakat muslim, untuk masjid-masjid rumah ibadah ini didorong untuk bisa difungsionalkan, bisa digunakan,” tambah dia.

Baca juga: Satgas: Jalan Utama Sudah Berfungsi 100 Persen Pascabencana Sumatera

Sejauh ini, sebanyak 10 kabupaten/kota masih memerlukan perhatian khusus dari pemerintah setelah banjir bandang dan tanah longsor melanda tiga provinsi.

Amran mengatakan, di Provinsi Sumatera Barat, terdapat tujuh kabupaten/kota yang telah berfungsi normal dan tujuh kabupaten/kota yang mendekati normal.

Saat ini, masih ada dua kabupaten/kota yang memerlukan perhatian khusus karena tingkat penyelesaiannya belum optimal, yakni Agam dan Padang Pariaman.

Sementara itu, di Provinsi Sumatera Utara, sembilan kabupaten/kota telah dinilai berjalan normal dan tujuh kabupaten/kota mendekati normal.

Baca juga: Gelak Tawa Vendor Chromebook Saat Disentil Jaksa soal Kemahalan Harga

“Dan tinggal ada dua kabupaten/kota yang perlu atensi khusus yaitu Kabupaten Tapanuli Tengah dan Kabupaten Tapanuli Utara,” ujar dia.

Ia mengatakan, di Provinsi Aceh, dari total 18 kabupaten/kota, kini tersisa enam kabupaten/kota yang masih memerlukan perhatian khusus.

“Tinggal ada 6, yaitu Kabupaten Bireuen, kemudian Kabupaten Aceh Timur, Kabupaten Aceh Tengah, Kabupaten Aceh Utara, Kabupaten Aceh Tamiang, dan Kabupaten Pidie Jaya. Tinggal 6 yang perlu atensi khusus,” ungkap dia.

Baca juga: Pejabat Pajak-Bea Cukai Kena OTT KPK, Purbaya Tak Akan Minta Tolong Prabowo

Ia menambahkan, sebanyak 11 kabupaten/kota di Aceh telah berstatus normal, meningkat signifikan dari kondisi awal yang hanya satu kabupaten/kota.

Sementara itu, satu kabupaten/kota, yakni Kabupaten Nagan Raya, berada dalam kondisi mendekati normal.

Dengan demikian, secara umum kondisi di tiga provinsi tersebut sebagian besar telah normal dan mendekati normal, dengan total 10 kabupaten/kota yang masih memerlukan perhatian khusus.

Tag:  #pemerintah #prioritaskan #pemulihan #pasar #rumah #ibadah #sumatera #jelang #ramadhan

KOMENTAR