Google Galang Dana Rp 268,3 Triliun untuk Waymo demi Mengamankan Dominasi Robotaksi Global
Robotaksi Waymo berhenti di jalanan San Francisco, menandai ekspansi layanan kendaraan otonom di Amerika Serikat (Fortune)
21:00
4 Februari 2026

Google Galang Dana Rp 268,3 Triliun untuk Waymo demi Mengamankan Dominasi Robotaksi Global

- Google melalui unit kendaraan otonomnya, Waymo, kembali mencatat langkah besar dalam persaingan teknologi global setelah berhasil meraih pendanaan USD 16 miliar (sekitar Rp 268,3 triliun) untuk memperluas operasi robotaksi di pasar internasional.

Pendanaan ini menjadi tonggak penting bagi rencana Waymo memperkuat posisinya di tengah persaingan ketat dengan rival seperti Tesla dan unit robotaksi yang didukung oleh Amazon. 

Pendanaan besar yang diumumkan pada Senin lalu itu menaikkan valuasi Waymo menjadi sekitar USD 126 miliar (sekitar Rp 2.114 triliun) dan menunjukkan kepercayaan investor terhadap prospek pertumbuhan mobil otonom sebagai layanan transportasi sah di berbagai kota besar di dunia. 

Dilansir dari Fortune, Rabu (4/2/2026), suntikan modal baru ini tidak hanya memperkuat posisi Waymo di Amerika Serikat, tetapi juga menjadi dasar ambisi perusahaan untuk memperluas layanan robotaksinya ke lebih dari 20 kota besar di seluruh dunia termasuk London dan Tokyo, menggambarkan langkah strategis menuju dominasi robotaksi global. 

Dalam pernyataan resmi yang dipublikasikan melalui blog perusahaan, co-CEO Waymo Tekedra Mawakana dan Dmitri Dolgov menyatakan, "Suntikan modal ini akan memastikan kami berada pada posisi untuk melangkah maju dengan kecepatan yang belum pernah terjadi sebelumnya, sekaligus mempertahankan standar keselamatan terdepan di industri," yang menunjukkan bahwa perusahaan bertujuan melakukan ekspansi cepat sambil tetap menjaga keselamatan operasional kendaraan otonomnya. 

Langkah ini mencerminkan transformasi Waymo dari sekadar proyek "moonshot", yaitu eksperimen teknologi berisiko tinggi dalam ekosistem Google, menjadi pemain komersial utama di segmen kendaraan tanpa pengemudi. Setelah beroperasi hampir dua dekade, layanan robotaksi Waymo kini menyediakan lebih dari 400.000 perjalanan setiap minggunya di enam wilayah metropolitan besar di AS, dan dengan suntikan modal terbaru, perusahaan siap mempercepat penetrasi pasar global. 

Investasi ini dipimpin oleh Alphabet Inc., perusahaan induk Google bersama sejumlah modal ventura besar seperti Dragoneer Investment Group, DST Global, Sequoia Capital, Andreessen Horowitz, dan Mubadala Capital. Keterlibatan para investor top ini mencerminkan keyakinan pasar terhadap prospek jangka panjang layanan mobil otonom sebagai bentuk layanan transportasi masa depan. 

Namun perlu dicatat bahwa ekspansi cepat bukan tanpa tantangan. Waymo menghadapi pengawasan dari regulator terkait insiden keselamatan di beberapa lokasi operasi. Misalnya, kendaraan robotaksi Waymo sempat menabrak seorang anak di California, yang memicu penyelidikan oleh lembaga keselamatan transportasi AS. 

Sejalan dengan itu, langkah strategis Google melalui Waymo juga dapat dibaca sebagai respons terhadap tekanan kompetitif yang kian menguat, terutama dari Tesla yang dipimpin Elon Musk serta Zoox yang didukung Amazon, yang sama-sama mengembangkan layanan robotaksi. Dalam konteks ini, persaingan bukan semata soal keunggulan teknologi, melainkan juga perebutan kepercayaan publik serta penerimaan regulasi di berbagai wilayah dunia.

Oleh karena itu, para analis industri teknologi menilai pendanaan besar ini sebagai sinyal bahwa robotaksi telah bergerak melampaui tahap eksperimen dan memasuki fase komersialisasi yang lebih matang. Dengan dukungan modal yang masif dan strategi ekspansi global yang agresif, Waymo berupaya mengokohkan posisinya di pasar yang diproyeksikan tumbuh eksponensial dalam satu dekade mendatang.

Sementara itu, spekulasi juga muncul terkait kemungkinan penawaran umum perdana (IPO) Waymo di masa depan sebagai unit yang terpisah dari Alphabet, membuka peluang bagi investor ritel untuk ikut serta dalam pertumbuhan sektor kendaraan otonom. Hal ini menunjukkan bahwa langkah Google tidak hanya soal dominasi teknologi, tetapi juga soal memetakan ulang lanskap bisnis mobil otonom global. 

Dengan sumber dana yang kuat dan rencana ekspansi yang ambisius, Waymo kini berada di garis depan transformasi industri transportasi global, sebuah pergeseran yang merefleksikan bagaimana teknologi otonom bukan hanya menjadi alat mobilitas, tetapi juga kekuatan ekonomi dan geopolitik yang terus berkembang. 

Editor: Candra Mega Sari

Tag:  #google #galang #dana #2683 #triliun #untuk #waymo #demi #mengamankan #dominasi #robotaksi #global

KOMENTAR