Mensos Jamin Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional Terus Diperbarui
Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul, di Kantor Kemenkop, Rasuna Said, Jakarta Selatan, Jumat (23/1/2026).(KOMPAS.com/FIRDA JANATI)
17:34
27 Januari 2026

Mensos Jamin Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional Terus Diperbarui

Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf menjamin Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) akan terus diperbarui agar penyaluran bantuan sosial (bansos) semakin tepat sasaran.

DTSEN dikelola oleh Badan Pusat Statistik (BPS) dan sudah menjadi pedoman bagi seluruh kementerian, lembaga, serta pemerintah daerah.

“Jadi pemutakhiran data ini yang menjadi sangat strategis dalam menghadirkan data yang makin akurat. Jadi yang saya maksud di sini data yang makin akurat adalah data di mana mendekati dengan kenyataan di lapangan,” ujarnya dalam rapat kerja bersama Komisi VIII DPR RI, Selasa (27/1/2026).

Baca juga: Data Bansos Tak Padu dan Tak Tepat Sasaran, Prabowo Terbitkan Inpres DTSEN

Presiden Prabowo Subianto menerbitkan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 4 Tahun 2025 tentang DTSEN pada 5 Februari tahun lalu karena Prabowo melihat ada ketidaktepatan penyaluran bansos.

“Dengan Inpres Nomor 4 itu, kita sekarang menggunakan DTSEN sebagai acuan penyelenggaraan program-program di lingkungan Kementerian Sosial,” sambungnya.

Meski demikian, Saifullah mengakui data sosial ekonomi masyarakat bersifat sangat dinamis, sehingga mustahil mencapai tingkat akurasi 100 persen.

Hal tersebut, lanjut Saifullah, dipengaruhi oleh kondisi sosial ekonomi keluarga yang dapat berubah-ubah dalam waktu singkat.

“Untuk 100 persen akurat rasa-rasanya tidak mungkin. Karena setiap hari ada yang meninggal, lahir, menikah, pindah tempat, naik kelas, dan turun kelas,” kata pria yang akrab disapa Gus Ipul itu.

“Tidak mungkin kita bisa menghadirkan data yang 100 persen akurat, tetapi dengan pemutakhiran yang terus-menerus, setidak-tidaknya data kita akan mendekati dengan kenyataan,” sambungnya.

Baca juga: Seskab Teddy Bawa Pesan Prabowo di Rakornas DTSEN, Apa Katanya?

Mekanisme Kemensos dan BPS dalam perbaikan DTSEN

Gus Ipul menekankan bahwa Kementerian Sosial juga turut ditugaskan untuk membantu proses pemutakhiran data. Hasil pemutakhiran data dari Kementerian Sosial akan diserahkan kepada BPS.

Setelah itu, BPS akan memberikan data balikan setiap tiga bulan sekali sebagai dasar penyaluran bansos.

“BPS akan memberikan data balikan sebagai hasil dari pemutakhiran setiap tiga bulan sekali, yaitu di tanggal 20 saat penyaluran akan dimulai,” jelas Gud Ipul.

Dengan demikian, lanjut Gus Ipul, penerima manfaat bansos berpotensi mengalami berubah, sesuai kondisi sosial ekonomi terkini dan lebih tepat menyasar masyarakat membutuhkan.

“Penerima manfaat itu bisa berubah-ubah. Di triwulan pertama dapat, triwulan kedua tidak dapat, ketiga mungkin dapat, tergantung pada kondisi sosial ekonomi masing-masing KPM,” kata Saifullah Yusuf.

“Dengan data satu tunggal ini kita harapkan intervensi pemerintah menjadi terintegrasi karena datanya sudah sama,” pungkasnya.

Tag:  #mensos #jamin #data #tunggal #sosial #ekonomi #nasional #terus #diperbarui

KOMENTAR