Libur Isra Miraj, Arus Kendaraan ke Timur Trans Jawa Diprediksi Naik 12,69 Persen
-Libur panjang Isra Miraj Nabi Muhammad SAW biasanya dimanfaatkan masyarakat untuk bepergian. Baik mudik singkat maupun liburan keluarga.
Tahun ini, lonjakan pergerakan kendaraan kembali diperkirakan terjadi, terutama menuju wilayah timur Pulau Jawa melalui jaringan Tol Trans Jawa. PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) memproyeksikan sekitar 288.440 kendaraan akan bergerak ke arah timur melalui Gerbang Tol Cikampek Utama atau meningkat 12,69 persen dibandingkan lalu lintas harian normal.
Angka ini menjadi sinyal penting bagi para pengguna jalan tol agar mempersiapkan perjalanan dengan lebih matang. Bagi kamu yang berencana melintas Tol Trans Jawa selama libur Isra Miraj, peningkatan volume kendaraan ini berpotensi memicu kepadatan, khususnya pada jam-jam favorit keberangkatan.
Karena itu, pengelola tol mulai melakukan berbagai langkah antisipasi demi menjaga kelancaran perjalanan. Menghadapi peningkatan mobilitas tersebut, JTT melakukan pemantauan lalu lintas secara intensif di seluruh ruas Tol Trans Jawa.
Kesiapan layanan menjadi fokus utama, mulai dari transaksi di gerbang tol, penempatan petugas di lapangan, hingga optimalisasi sarana keselamatan jalan. Tak hanya itu, pola pengaturan lalu lintas juga disesuaikan secara situasional mengikuti kondisi di lapangan.
Langkah ini diharapkan dapat meminimalkan antrean panjang. Terutama di titik-titik krusial seperti Jakarta–Cikampek yang kerap menjadi gerbang utama perjalanan ke Jawa Tengah dan Jawa Timur.
Untuk mempercepat layanan transaksi, JTT mengoptimalkan seluruh infrastruktur yang tersedia. Di Ruas Tol Jakarta–Cikampek, misalnya, dioperasikan 35 gerbang tol dengan total 209 gardu, serta diperkuat 66 unit Mobile Reader (MR).
Sementara itu, Tol Palimanan–Kanci (Palikanci) didukung 7 gerbang tol dengan 33 gardu dan 33 unit MR. Di wilayah Jawa Tengah, Tol Semarang Seksi A, B, dan C mengoperasikan 9 gerbang tol dengan 37 gardu dan 15 unit MR. Adapun di Jawa Timur, Tol Surabaya–Gempol disiagakan dengan 18 gerbang tol, 122 gardu, serta 44 unit MR.
"Optimalisasi ini dilakukan agar proses pembayaran tetap lancar meski volume kendaraan meningkat signifikan," kata VP Corporate Secretary & Legal PT Jasamarga Transjawa Tol Ria Marlinda Paallo melalui keterangannya.
Lonjakan perjalanan jarak jauh juga membuat keberadaan rest area Tol Trans Jawa menjadi sangat penting. JTT memastikan seluruh rest area siap digunakan secara optimal oleh pengguna jalan.
Pengendara diimbau tidak memaksakan diri jika merasa lelah atau mengantuk. Beristirahat sejenak di rest area justru menjadi kunci utama perjalanan aman, terutama bagi keluarga yang membawa anak-anak atau pengemudi yang menempuh perjalanan lintas provinsi.
Pengemudi juga diingatkan untuk mematuhi rambu lalu lintas, menjaga jarak aman, serta mengikuti arahan petugas di lapangan demi menghindari potensi kecelakaan. Selain itu, selama periode libur panjang, pengelola tol terus berkoordinasi dengan kepolisian dan instansi terkait.
Rekayasa lalu lintas akan disiapkan apabila kondisi di lapangan membutuhkan pengaturan khusus, terutama pada titik rawan kepadatan. Bagi pengguna jalan yang ingin memantau kondisi lalu lintas terkini, informasi real time dapat diakses melalui One Call Center Jasa Marga 14080 yang beroperasi 24 jam, atau melalui aplikasi Travoy.
Dengan meningkatnya arus kendaraan selama libur Isra Mikraj, perencanaan waktu perjalanan, kondisi kendaraan yang prima, serta kesiapan fisik pengemudi menjadi faktor penting. Memahami potensi kepadatan sejak awal akan membantu perjalanan liburan tetap nyaman dan bebas stres.
Tag: #libur #isra #miraj #arus #kendaraan #timur #trans #jawa #diprediksi #naik #1269 #persen