Momen Menlu Sugiono Jabat Tangan Dino Patti Djalal di Acara PPTM 2026
Menteri Luar Negeri (Menlu) menyalami mantan Wamenlu Dino Patti Djalal dalam acara Pernyataan Pers Tahunan Menteri Luar Negeri (PPTM) 2026, Rabu (14/1/2026).()
18:38
14 Januari 2026

Momen Menlu Sugiono Jabat Tangan Dino Patti Djalal di Acara PPTM 2026

- Momen menarik terjadi dalam acara Pernyataan Pers Tahunan Menteri Luar Negeri (PPTM) 2026, ketika Menteri Luar Negeri (Menlu) menyalami mantan Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu) Dino Patti Djalal.

Diketahui, Dino Patti Djalal sebelumnya merupakan sosok yang melontarkan empat kritik terhadap kepemimpinan Sugiono di Kementerian Luar Negeri (Kemenlu).

Adapun pada momen tersebut, terlihat Sugiono memakai setelan jas berwarna abu-abu dipadukan dengan kemeja putih dan peci hitam menyalami para tamu yang hadir dalam PPTM 2026.

Salah satu jajaran tamu yang ada dalam acara tersebut adalah Dino Patti Djalal yang mengenakan setelan jas berwarna hitam.

Tampak senyum terlihat di wajah Sugiono maupun Dino Patti Djalal dalam momen jabat tangan tersebut.

Sementara itu dalam pidatonya, Sugiono mengaku berupaya menjaga Kemenlu tetap hangat dalam suasana kekeluargaan.

Tujuannya agar kementerian yang dipimpinnya menjadi rumah bersama bagi seluruh insan diplomasi Indonesia lintas negara.

Dalam pidatonya, Sugiono secara khusus menyampaikan penghormatan kepada para mantan Menteri Luar Negeri RI yang hadir.

Saat berpidato, Sugiono memberikan rasa hormatnya dengan menyebut satu per satu nama eks Menteri Luar Negeri RI yang hadir dalam kesempatan ini.

Mereka yang hadir antara lain Alwi Shihab, Menteri Luar Negeri RI periode 1999–2001, serta Retno Marsudi, satu-satunya perempuan yang pernah menjabat sebagai Menteri Luar Negeri RI pada periode 2014–2024.

Selain itu, Sugiono juga menyampaikan penghormatan kepada para mantan Wakil Menteri Luar Negeri RI yang turut hadir, yakni Dino Patti Djalal, AM Fachir, dan Pahala Mansury.

Duta Besar Dino Patti Djalal, Duta Besar A.M. Fachir, dan Pahala Mansury, yang masing-masing menjabat sebagai Wakil Menteri Luar Negeri pada periode 2014, 2014–2019, dan 2023–2024.

A warm welcome home to all of you. Saya berusaha menjaga supaya Kementerian Luar Negeri, rumah kita bersama ini tetap hangat,” ujar Sugiono, Rabu (14/1/2026).

Menteri Luar Negeri Sugiono menyampaikan paparan dalam Pernyataan Pers Tahunan Menteri Luar Negeri (PPTM) 2026 di Jakarta, Rabu (14/1/2026). Dalam paparannya, Sugiono mengumumkan capaian diplomasi Indonesia sepanjang tahun 2025 salah satunya yaitu menegaskan peran aktif Indonesia dalam pembahasan pembentukan International Stabilization Force (ISF) sebagai langkah transitional untuk memastikan terwujudnya gencatan senjata permanen sekaligus membuka akses bantuan kemanusiaan di Gaza. ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/rwa.Rivan Awal Lingga Menteri Luar Negeri Sugiono menyampaikan paparan dalam Pernyataan Pers Tahunan Menteri Luar Negeri (PPTM) 2026 di Jakarta, Rabu (14/1/2026). Dalam paparannya, Sugiono mengumumkan capaian diplomasi Indonesia sepanjang tahun 2025 salah satunya yaitu menegaskan peran aktif Indonesia dalam pembahasan pembentukan International Stabilization Force (ISF) sebagai langkah transitional untuk memastikan terwujudnya gencatan senjata permanen sekaligus membuka akses bantuan kemanusiaan di Gaza. ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/rwa.

Dino Patti Djalal Kritik Sugiono

Sebelumnya, Dino Patti Djalal memberikan kritik dan saran kepada Sugiono yang kini menjabat sebagai Menlu.

"This is a message of love and support for you (Ini adalah pesan cinta dan dukungan untuk Anda),” kata Dino Patti Djalal melalui video berdurasi 9 menit 12 detik di akun media sosialnya, Instagram dan X, 21 Desember 2025.

Dino berharap agar Menlu Sugiono mengalokasikan lebih banyak waktu untuk Kemlu agar Kemlu yang diibaratkannya seperti mobil Ferrari berperforma tinggi dapat melaju dengan optimal.

Dia juga mendapat kabar bahwa banyak duta besar yang sulit menemui Menlu Sugiono saat duta besar itu pulang ke Indonesia.

Dino berharap masalah ini bisa diperbaiki agar tidak menjadi penyesalan di masa mendatang. Ia juga mengulas komunikasi publik Menlu Sugiono di dalam negeri.

"Mohon Menlu Sugiono dapat berkomunikasi dengan publik mengenai langkah-langkah politik luar negeri Indonesia. Ada ilmu dari Menlu Ali Alatas bahwa foreign policy begins at home, yang berarti segala langkah diplomasi di luar negeri akan percuma kalau tidak dijelaskan, dipahami, dan didukung publik di dalam negeri,” tutur Dino.

Ketua ormas hubungan internasional Foreign Policy Community of Indonesia (FPCI) ini mengatakan bahwa dia terpaksa mengkritik dari video sosial media karena jalur komunikasi ke Menlu Sugiono terblokir selama berbulan-bulan.

Tag:  #momen #menlu #sugiono #jabat #tangan #dino #patti #djalal #acara #pptm #2026

KOMENTAR