Gotong Royong Warga dan TNI, Jembatan Bailey hingga Armco Dikebut di Sumut dan Sumbar
TNI gotong royong pulihkan rumah dan sejumlah fasilitas umum warga pasca bencana di Sumatera/(Istimewa).
16:48
12 Januari 2026

Gotong Royong Warga dan TNI, Jembatan Bailey hingga Armco Dikebut di Sumut dan Sumbar

Pemerintah terus mempercepat pembangunan jembatan di sejumlah wilayah Sumatra Utara dan Sumatra Barat. Fokusnya jelas, membuka kembali akses masyarakat yang sempat terganggu, sekaligus memastikan aktivitas warga bisa kembali normal.    Salah satu langkah konkretnya adalah pembangunan jembatan Bailey dan Armco dengan melibatkan personel TNI agar prosesnya lebih cepat dan rapi.   Dari pantauan di lapangan Jumat (9/1), di Sumatra Utara, pembangunan Jembatan Bailey di Desa Aek Nabara, Kecamatan Marancar, Kabupaten Tapanuli Selatan, sudah masuk tahap akhir. Progresnya kini mencapai sekitar 90 persen.    Di lapangan terlihat suasana gotong royong yang cukup hangat. Warga dan personel TNI bahu-membahu membersihkan badan jembatan, merapikan area sekitar, sampai memastikan jalur aman untuk segera dilalui. Bahkan, ada warga yang memasang bendera Merah Putih di sekitar jembatan sebagai simbol bahwa negara benar-benar hadir di tengah kebutuhan masyarakat.   Tak hanya di Sumatra Utara, percepatan pembangunan juga dilakukan di Sumatra Barat. Di provinsi ini, pemerintah tengah membangun lima unit jembatan armco yang tersebar di beberapa kabupaten.  

  Lokasinya antara lain Jembatan Sampia Sungai Rangeh di Nagari Bayua, Jembatan Bancah Nagari Maninjau, Jembatan Salimpauang di Kecamatan Malalak, Jembatan Kampuang Jambu di Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, serta Jembatan Kampung 2 Mahakarya di Kabupaten Pasaman Barat.   Pantauan di lapangan menunjukkan alat berat masih wara-wiri mengeruk dan meratakan tanah. Sementara itu, personel TNI juga turun langsung mengerjakan detail-detail teknis. Ada yang merapikan tanah, menggergaji kayu, hingga memindahkan batu untuk fondasi jembatan. Kolaborasi ini membuat pekerjaan jadi lebih cepat dan terkoordinasi, terutama di medan yang cukup menantang.   Selain jembatan Armco, di Sumatra Barat juga sedang dibangun tiga unit jembatan bailey. Lokasinya berada di Jembatan Durian Kilangan Koja, Kecamatan Kinali, Kabupaten Pasaman Barat; Jembatan Muaro Busuak, Kecamatan Kubung, Kabupaten Solok; serta Jembatan Kubu Sarunai Canduang di Kabupaten Agam.    Jembatan-jembatan ini diprioritaskan untuk menghubungkan jalur vital warga, mulai dari akses ekonomi, pendidikan, hingga layanan kesehatan.   Dengan melibatkan TNI, pemerintah berharap pembangunan bisa selesai tepat waktu tanpa mengorbankan kualitas. Kehadiran aparat di lapangan juga memberi rasa aman dan semangat bagi warga.    Proyek ini bukan sekadar membangun jembatan, tapi juga memperkuat kepercayaan masyarakat bahwa negara bergerak cepat saat dibutuhkan.     Pastikan Bantuan Sampai ke Desa
Di samping itu, TNI memastikan seluruh bantuan logistik yang dikirim ke wilayah terdampak bencana Sumatra sampai ke warga hingga di pelosok. Di Kecamatan Sitahuis, Tapanuli Tengah, anggota Yonif 122/Tombak Sakti bahkan berjalan kaki menuju Desa Nauli 2 untuk mendistribusikan logistik.  

  Pada Jumat (9/1), beberapa anggota berjalan kaki menuju Desa Nauli 2 sambil memanggul dus-dus coklat berisi bantuan logistik. Jalan menuju desa masih berupa tanah dengan dikelilingi pohon serta tumbuhan lain yang cukup lebat. Sejumlah warga, termasuk anak-anak, mengikuti mereka dari belakang.   Pada pekan ini juga, alat salat berupa mukena, sajadah, baju koko, serta handuk dan kaos dengan total berat mencapai 150 kilogram (kg) dikirimkan ke Kabupaten Aceh Tamiang. Pengiriman itu dilakukan untuk Masyarakat Desa Lubuk Sidup, Kecamatan Sekerak.   Selain itu, ada pula bantuan sembako seberat 300 kg dan beras 1.200 kg yang dikirim lewat Bandara Blangkejeren, Kabupaten Gayo Lues, Aceh. Seluruh pengangkutan logistik ini dilakukan dengan pesawat udara dan helikopter TNI AL, pada Selasa (6/1).   Melalui pendistribusian logistik ini, pemerintah dengan bantuan kementerian dan lembaga lain berupaya memastikan kebutuhan dasar warga tetap terpenuhi, meskipun akses dan kondisi medan di lapangan cukup menantang.    

Editor: Mohamad Nur Asikin

Tag:  #gotong #royong #warga #jembatan #bailey #hingga #armco #dikebut #sumut #sumbar

KOMENTAR